I Love You My Boss

I Love You My Boss
Liburan



Hari yang ditunggu tunggu akhirnya telah tiba, kini Melliza mengendarai mobilnya dan menuju ke tempat Salsa. Karena mereka hari sabtu ini pergi ke puncak untuk menginap di villa milik Salsa.


Tiga puluh menit kemudian Melliza sampai dirumah Salsa. Ternyata kedua sahabatnya telah menunggu dia dari tadi. Melliza yang melihat wajah kesal kedua sahabatnya langsung segera mungkin turun dari mobil.


"Sorry sorry gua telat dikit. Biasa tadi gua abis diceramahin dulu" ucapnya dengan nada memohon.


"Yaudah, Yuu mending kita cus berangkat dari pada nanti tambah siang tambah macet" ucap Audi.


Akhirnya merekapun memasukan barang barangnya dan pergi menuju puncak.


Setelah empat jam dalam perjalanan yang begitu melelahkan mereka telah sampai di villa Salsa.


Mereka disambut oleh kedua pengurus villa Salsa, yaitu Mang Udin dan Bi Asih


"Selamat datang Non, tumben sudah lama non baru kemari"


sapa Mang Udin lembut.


"Iyaa Mang, kemarin saya sibuk kuliah dan Alhamdulillah sekarang sudah lulus jadi kita ke sini buat ngerayain kelulusan kita. Ohhiyaa apa semuanya sudah siap?" tanya Salsa.


"Sudah non, kemarin Ibu nelpon kalau non mau datang dan saya langsung bereskan, semua sudah rapi. Silahkan masuk non" jawab Bi Asih.


"Terimakasih Bi, Mang"


Akhirnya merekapun masuk kedalam villa tersebut.


Melliza yang begitu sangat lelah karena sedari tadi mengemudi, kini merebahkan tubuhnya diatas kasur. Sedangkan Audi dan Salsa membereskan barang barang mereka.


Ohhiyaa mereka tidur bersama dalam satu kamar.


Walaupun mereka telah dewasa tapi ketiganya penakut. Tapi kamar villa utama ini sangat luas, tempat tidurnya pun cukup luas bagi mereka bertiga yang memiliki tubuh ideal dan kamar utama vila ini sangat lengkap didalamnya. Seperti ada Tv, kulkas, sofa, dan walk in closet yang besar.


Salsa yang melihat Melliza kelelah akhirnya mengajak dia untuk berkeliling menikmati pemandangan sekitar villanya.


"Girls kita keluar yuu jalan jalan liat pemandangan disekitar villa, gua jamin kalian bakalan seneng" ajak Salsa.


"Lo atau Audi yang bawa mobil ya" ucap Melliza dengan wajah lelah.


"Yudah ayoo lets go girls" kata Audi penuh semangat.


"Ahh gua males masih pengen rebahan. Lu pada enak duduk doang, gua dari tadi nyetir. Lu semua sih ga mau gantian" Adu Melliza dengan wajah sedih.


Karena kasian melihat wajah lelah sahabatnya, Salsa pun mengajak mereka untuk makan terlebih dahulu. Namun ternyata makanan belum siap Bi Asih hidangkan, sehingga mereka kini harus menunggunya terlebih dahulu.


Tak lama mereka menunggu dimeja makan, akhirnya Bi Asih mempersiapkan makanan untuk mereka. Karena lapar dan didukung oleh cuaca dingin membuat mereka menikmati makanan tersebut. Berbeda dari biasanya, walaupun sedang makan biasanya mereka tetap mengobrol karena ada saja hal yang akan dibahas, tapi saat ini tidak ada suara bahkan mereka begitu fokus melahap makanan yang dibuatkan oleh Bi Asih.


Setelah selesai makan mereka memutuskan untuk pergi berkeliling sekitar villa dengan berjalan kaki. Tak lupa sebelum pergi mereka pun pamit kepada Mang Udin dan Bi Asih


"Mang, Bi, kita mau keliling dulu ya liat liat pemandangan disekitar sini" ucap Salsa.


"Mau saya dan Bi Asih anter neng?"


"Ga usah Mang, Makasih. Saya masih ingat ko daerah sini"


"Yasudah kalau begitu hatihati ya neng. Nanti kalau ada apa apa hubungi Bibi atau Mang Udin ya!"


Ahirnya mereka pun pergi untuk melihat pemandangan disekitar villa milik Salsa.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like dan komen😘


Terima Kasih💛