I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMYB Episode 102



Akhirnya setelah mencoba beberapa gaun, Melliza memilih satu gaun pilihan Alvi yang sangat cocok dengannya. Gaun itu akan dia gunakan nanti diacara pertunangannya.


Keesokan harinya Alvi dan Melliza sedang melakukan perjalanan bisnis diluar kota, mereka sangat sibuk sekali dengan pekerjaannya padahal hari pertunangan hanya tinggal tiga hari lagi.


Di dalam pesawat saat akan pulang kembali, Alvi meminta Melliza untuk segera cuti karena Alvi tak ingin jika kekasihnya itu kelelahan atau sakit saat nanti hari pertunangannya. Apalagi jika mengingat satu minggu kebelakang Melliza selalu lembur karena menyelesaikan proposal-prosal bisnis untuk proyek baru yang akan Alvi luncurkan.


Melliza pun menyetujuinya karena betul dia tak ingin nanti sakit dihari kebahagiaannya bahkan dia ingin memanjakan tubuhnya dengan pergi ke salon melakukan berbagai perawatan sebelum hari pertunangan tiba agar dirinya terlihat lebih fresh dan cantik.


Bukan hanya itu, Melliza pun pulang harus mengurus persiapan dekorasi karena memang acara pertunangan akan di adakan di kediaman orang tua Melliza dikota S. Memang untuk dekorasi sudah ada tim profesional yang Melliza panggil tapi tetap saja dia ingin ikut serta dan memantau agar dekorasinya sesuai dengan keinginannya.


Setelah tiba Alvi langsung meminta supir kantor untuk mengantarkan Melliza pulang ke kota S karena Alvi tak ingin jika calon tunangannya pergi sendiri membawa mobil.


"Hati-hati sayang, nanti kabarin aku kalau sudah sampai" Ucap Alvi mengusap kepala Melliza.


"Iyaa siap Boss" jawab Melliza.


"Hati-hati Pak, jangan sampai ngebut" ucap Alvi pada supir yang mengantar kekasihnya.


Setelah sampai di rumah dengan selamat, ternyata Melliza disambut oleh kedua sahabatnya yang telah menunggu dia di ruang tamu. Mereka seperti anak kecil saling berpelukan melepas rindu karena sudah lama tidak bertemu.


Tak lupa Melliza pun segera memberitahu Alvi jika dirinya telah sampai.


Audi dan Salsa pun berulang kali mengatakan kepada Melliza jika mereka masih tak percaya bahwa Melliza dan Alvi akan bertunangan.


"Gue masih ga nyangka nih Syaa kalau lu bakalan tunangan, dan itu sama Alvi lagi" ucap Salsa.


"Ini juga kan berkat doa-doa lu semua waktu itu" ucap Melliza tertawa.


Benar apa yang dikatakan Salsa dan Audi jika Melliza beruntung bisa mendapatkan laki-laki yang sedari dulu dia sukai. Dia pun tak menyangka jika setelah begitu lamanya dia bertemu kembali dengan Alvi walaupun dengan pertemuan mereka yang menyebalkan tapi itu merupakan rencana Tuhan untuk membuat mereka bersama.


Jodoh memang tidak ada yang tau, kadang kita begitu menginginkan seseorang namun Tuhan berkata bahwa dia bukan jodoh kita kadang juga kita begitu membenci seseorang tapi Tuhan membuat kita berjodoh dengannya.


Yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa memohon untuk mendapatkan jodoh yang terbaik.


Keesokan hari nya Melliza sedang melakukan panggilan video call dengan Alvi, memang saat mereka sedang berjauhan selalu saja melakukan video call agar tak terasa jika sedang berjauhan. Kali ini Alvi Alvi merengek seperti anak kecil mengatakan jika dirinya merindukan Melliza.


"Aku kangen kamu Syaa" rengek Alvi.


"Tapiiii... Aku engga tuh" jawab Melliza.


"Oh, yaudah aku kerja lagi" ucap Alvi kesal.


"Uhh sayang sayang, aku kangen aneutt ko" ledek Melliza seperti anak kecil.


Alvi yang mendengarkan itu malah tertawa geli karena tingkah lucu calon tunangannya itu. Panggilan video call mereka pun harus terhenti karena memang Johan terus meminta Alvi untuk segera pergi keruang meeting.


Sedangkan Melliza kini sedang sibuk memantau dekorasi yang mulai terpasang dirumahnya untuk acara besok pertunangannya.