I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMYB Episode 141



Siang ini Melliza dan Alvi telah tiba di Indonesia, mereka dijemput oleh supir pribadi Putra dan langsung menuju rumah baru yang telah Alvi beli untuk mereka tempati berdua.


Saat mereka pergi honeymoon, Alvi meminta sekretarisnya yaitu Johan untuk membersihkan rumah barunya dan tak hanya itu Alvi pun meminta mengganti semua isi furniture rumah itu dengan furniture yang baru.


Kini mobil yang mereka tumpangi tengah memasuki rumah minimalis modern yang terdiri dari dua lantai dan di dominasi oleh warna grey. Mereka berdua langsung keluar dari mobil dan mengucapkan terima kasih kepada supir yang telah mengantarnya pulang.


"Ayo masuk sayang" ucap Alvi yang kemudian diikuti Melliza.


Melliza pernah satu kali datang ke rumah ini sebelum menikah. Tapi sekarang sepertinya ada perbedaan, mungkin karena Alvi telah merenovasinya. Terlihat dari warna cat yang berbeda dari waktu itu.


"Gimana? Tiga hari yang lalu aku minta Johan ganti semua isi furniturenya sesuai yang kamu pilih" ucap Alvi.


"Astaga, jadi Mamah waktu itu nyuruh aku bantu pilihin furniture buat ini" ucap Melliza dengan menatap sekeliling isi rumahnya.


Beberapa hari lalu saat honeymoon sebelum mereka tertidur, Mitha mengirimkan pesan berisi gambar beberapa furniture dan meminta Melliza memilihnya. Tanpa bertanya dan curiga Melliza membantu memilih karena pikirnya itu untuk rumah Mitha.


"Iyaa aku nyuruh Mamah buat bantuin aku" ucap Alvi sambil tersenyum.


"Yaampun, kamu tuh ga perlu ganti semua sayang. Lagian pada bagus ko" ucap Melliza.


"Tapi barang itu kan punya pemilik yang dulu. Takut ga sesuai sama kamu, lagian semenjak beli saat itu belum di renovasi sama sekali" ucap Alvi.


Pada saat membeli rumah ini, pemilik rumah sebelumnya memang menjual rumah beserta barang-barang furniture yang ada di dalamnya.


"Makasih ya sayang" ucap Melliza tersenyum dan berhambur memeluk Alvi.


Mereka pun berkeliling rumah barunya untuk melihat perbedaan setelah direnovasi. Tampaknya yang dilakukan Johan sesuai dengan apa yang Alvi inginkan. Dari segi bangunan tidak ada yang berubah karena memang Alvi tak menginginkannya. Rumah itu masih terdiri dari enam kamar dan ada kolam renang.


Selanjutnya mereka menaiki lantai dua menuju kamar utama yang akan ditempati oleh pasangan baru itu. Kamar itu sangat luas, ada walk in closet didalamnya, televisi besar, sofa, dan tentunya kamar mandi.


Merasa lelah dan gerah, Melliza memilih mandi terlebih dahulu meninggalkan Alvi yang kini sedang rebahan diatas ranjang king sizenya.


"Ah berandam dulu deh" ucap Melliza langsung melepaskan pakaiannya dan masuk ke dalam bath up.


Karena berendam tubuh Melliza terasa relax sampai tak terasa dirinya tertidur di dalam bath up. Sedangkan di dalam kamar, beberapa kali Alvi terus melihat ke arah kamar mandi yang belum juga terbuka padahal sudah lima belas menit Melliza di dalam sana.


Sambil menunggu Melliza selesai mandi, Alvi pun membuka laptopnya lalu melihat email masuk dari beberapa orang penting. Dia mulai membaca dan membalas satu persatu pesan tersebut.


Tak terasa sudah lima belas menit yang artinya Melliza di dalam kamar mandi sudah tiga puluh menit tapi belum juga keluar. Tanpa perlu menunggu lagi, Alvi pun langsung menutup laptopnya dan pergi ke kamar mandi.


Beruntung saja pintu itu tidak dikunci sehingga Alvi bisa masuk. Saat pintu itu terbuka, Alvi hanya bisa menggelengkan kepala dan tersenyum ketika melihat sang istri dengan relaxnya tertidur di bath up.


Alvi duduk diujung bath up lalu memandangi dengan intens wajah cantik istrinya ketika tertidur. Ditempelkannya telapak tangan kanannya untuk mengecek suhu tubuh sang istri, karena jujur saja Alvi takut Melliza sakit akibat terlalu lama berendam.


"Syukurlah" ucap Alvi ketika mengetahui suhu tubuh Melliza normal.


Setelah itu Alvi mengusap lembut pundak Melliza yang tak tertutup apapun dan ternyata gerakan tersebut membuat Melliza terusik dari tidurnya. Melliza begitu terkejut ketika melihat Alvi yang ada di dalam kamar mandi.


"Ko kamu bisa disini?" tanyanya bingung.


"Bisalah kan sama kamu ga dikunci. Tau ga aku nungguin kamu dari tadi, eh taunya malah asik berendam sampai ketiduran kaya gituh" ucap Alvi malas.


"Maaf aku ketiduran sayang" ucapnya cengengesan.


"Yaudah aku bilas dulu deh" sambungnya namun saat akan keluar dari bath up tangannya ditahan dan Alvi malah masuk ke dalam bath up.


Setelah satu jam akhirnya mereka telah selesai mandi dan langsung pergi ke rumah orang tua Alvi.


****


Mana nih suaranya yang nunggu dari kemarin? Mohon maaf ya readers aku baru up karena kemarin lagi ada kesibukan.


Akan aku usahakan hari ini up dua eps, mungkin nanti malam ya satu eps laginya.


Terus like, komen dan vote yaaa


Terimakasih luvv💛💛💛