
Hari ini adalah hari yang sangat menegangkan bagi Melliza Anantasya dan kedua sahabatnya yaitu Audi Ayunda dan Salsa Juliana, karena hari ini adalah hari sidang skripsi yang mereka tunggu tunggu, mereka bertiga merupakan kelompok pertama yang melalukan sidang skripsi di kampusnya.
Mereka sudah siap dan sedang menunggu para penguji, namun Melliza terus mundar mandir tak tenang karena dia merupakan orang yang pertama sidang pada hari itu.
"Melliza Anantasya silahkan masuk"
ucap seseorang memanggilnya
Melliza merasa sangat gugup saat namanya di panggil, dia mulai mengatur nafasnya untuk menghilangkan rasa gugup tersebut.
Ketika akan memasuki ruangan sidang kedua sahabatnya memberika semangat dan berdoa bersama untuk kelancaran mereka semua
"Semangaattt Syaa lu pasti bisa, jangan gugup oke"
"Semangaatt, Kita disini doain Lu"
Kata kedua sahabatnya sambil memegang tangan Melliza, padahal kedua sahabatnya pun merasakan hal yang sama seperti Melliza karena selanjutnya giliran mereka masuk jika Melliza sudah selesai
Setelah tiga jam akhirnya Melliza keluar dan merasakan lega di dada nya. Kini selanjutnya Salsa dan berikutnya Audi. Mereka saling menunggu memberikan dukungan dan juga doa hingga mereka bertiga selesai
Banyak sekali ucapan untuk Melliza atas kelancaran sidang skripsi yang telah dia lalui tak lupa bunga dan kado lainnya dari para sahabat dan tak lupa dari para pengagum rahasianya
Melliza bergegas pulang ke rumah karena hari telah sore, di rumahnya dia diberikan sambutan hangat oleh keluarganya karena dia telah melakukan sidang skripsinya dengan lancar dan baik
"Selamat ya sayang akhirnya anak mamah bentar lagi wisuda" ucap Ibu Melliza sambil memeluk dan menciumnya.
"Mana kadonya Mah Pah? Kan aku udah lulus sidang"
Melliza yang mendengar ucapan sang Ayah sangat bahagia, langsung saja dia mengucapkan keinginannya karena dia tak ingin menyianyiakan kesempatan yang diberikan Ayahnya
"Papah serius nih? termasuk ganti mobil baru yang aku inginkan?" ucapnya dengan raut wajah gembira dan memeluk sang Ayah.
"Iyaa sayang kita serius"
Terlihat raut wajah bahagia di wajah Melliza ketika Ibu dan Ayahnya mengiyakan keinginan dia, Melliza tak sabar untuk menunggu wisuda karena saat itu akan diumumkan juga mahasiswa dengan nilain cum laude, Melliza terus berdoa dan yakin bahwa dirinya akan mendapatkan nilai cum laude sehingga bisa membahagiakan orang tuanya dan mendapatkan hadiah yang dia inginkan.
Melliza kini menaiki anak tangga untuk menuju kamarnya yang berada dilantai dua, Namun saat berjalan ponsel Melliza pun bergetar
dddrrrrttttttt🎶
Saat dilihat ternyata itu adalah panggilan video call dari grup whatsappnya yaitu Melliza, Audi, dan Salsa
Melliza langsung menjawbanya sambil berjalan menuju kamar, ternyata Audi dan Salsa mengingatkan Melliza untuk tidak telat karena jam delapan malam hari ini mereka akan pergi bersama ke caffe xxx dan Melliza pun balik memperingati Salsa dan Audi untuk tidak mengajak kekasih mereka masing masing
Mellizapun mematikan ponselnya, sehingga obrolan video call mereka pun berakhir, Melliza membaringkan tubuhnya dia merasakan hari ini sangat melelahkan baginya tapi juga dia merasakan begitu lega
Waktu untuk ketemuan dengan sahabatnya tinggal satu jam lagi Melliza pun mempersiapkan dirinya, Melliza kali ini hanya menggunakan makeup tipis bahkan hanya bedak dan liptint yang dia gunakan, dia pun menggunakan pakaian casual namun tetap terlihat cantik anggun dan elegant.
akhirnya Melliza pun selesai dan siap pergi untuk merayakan keberhasilan mereka karena telah lulus sidang skripsi
Melliza Anantasya pas lagi mau ketemu sahabatnya di cafe xxx.