
Malam yang di tunggu tunggu akhirnya telah datang, sekarang Melliza bersama Audi dan Dalsa pergi ke acara kampus mereka.
Disana Melliza bergabung dengan teman-feman lain nya termasuk dengan Endy, Walau pun Melliza tidak dapat membalas perasaan Endy tapi mereka masih dan harus berteman baik.
Disisi lain ada yang terus memperhatikan Melliza yang sedang mengobrol dengan Endy yaitu Yessi yang kini telah menjadi mantan Endy. "Jadi karena lu Endy mutusin gua?" ucap Yessi dalam hati sambil menatap Melliza tajam dari kejauhan.
Sedangkan Melliza kini merasa mulai risi kepada Yessi yang sedari tadi terus menatap nya seolah akan menerkam mangsa nya. "Ndy cewek lu tuh liatin gua mulu" ucap Melliza kepada Endy. "Bukan lagi cewe gua Sya, gua udah putus sama dia" jawab Endy.
Padahal sebenarnya Melliza telah mengetahui bahwa Endy dan Yessi telah putus, dia mengetaui itu dari Audi dan Salsa saat tadi pagi ke rumah nya bahkan Audi menceritakan kenapa Endy putus dengan Yessi, itu semua karena sikap Yessi yang terlalu mengatur nya, Audi mengetahui itu dari Reno kekasih nya yang tak lain sahabat Endy.
"Ah kenapa?" tanya Melliza pura-pura tidak tau.
"Ya gituh deh, gua ga suka sama cewek yang suka ngatur-ngatur, apalagi dia cemburuan banget" jawab Endy.
Mendengar itu Melliza hanya menganggukkan kepala nya dan menjawab "Ohh".
Di tempat lain Alvi sedang bersama sahabat nya Andre, Alvi memberitau Andre bahwa diri nya akan pergi makan malam bersama Clara. Mengetahui itu membuat Andre bingung, bahkan Andre pun tak habis pikir dengan Alvi yang bisa begitu mudah nya menerima Clara kembali.
"Jadi lu balikan sama clara?" tanya Andre.
"Engga" jawab Alvi
"Terus kenapa lu mau di ajak kemana mana sama dia?Bahkan lu pun pulang dari Singapur di jemput dia" jawab Andre, Andre mengetaui semuanya karena Alvi bercerita.
"Ya gua mau aja, lagian gua juga ga punya pacar jadi bebas lah" jawab Alvi dengan enteng.
"Lu sadar ga sih Vin? Buat apa lu bawa Melliza, nyuruh dia jadi pacar pura-pura lu kalau akhirnya lu balik ke Clara, gua kira lu ngelakuin itu karena lu menghindar dari Clara" ucap Andre yang membuat Alvi hanya diam tak merespon apapun.
"Kalau menurut gua, mending lu pacaran beneran sama Melliza. Dia juga cantik bahkan menurut gua lebih baik pilih Melliza dari pada Clara" ucap Andre.
"Itu karena lu suka dia" jawab Alvi.
"Terus lu ga suka Melliza? Tapi suka Clara? Lu jangan nyesel, tau-tau nanti Melliza gua embat lu marah" Mendengar ucapan Andre, Alvi malah pergi begitu saja
"Sialan lu" ucap Andre kesal.
Kini Alvi dan Clara sedang makan malam bersama di restoran mewah, entah apa yang ada di pikiran Alvi sehingga membuat dia menjadi tunduk kembali kepada Clara walau pun memang Alvi tidak pernah menyatakan cinta nya kembali atau menyatakan langsung menerima dan memberikan kesempatan untuk Clara, tapi jika di lihat dari sikap nya, itu sudah cukup jelas dan tidak perlu dikata kan lagi.
Ditempat Melliza kini diri nya sedang berdansa dengan Endy, ya karena di party itu ada sesi dansa dan Endy pun mengajak Melliza menjadi pasangan nya, walau pun pada awal nya Melliza menolak ajakan Endy karena dia merasa tidak enak kepada Yessi yang ada disana.
Sebenar nya mereka berdua terlihat cukup serasi karena Endy memiliki paras yang tampan dan Melliza yang cantik.
"Cocok ya mereka, gua lebih suka Endy sama Melliza dari pada sama Yessi" ucap orang yang ada di sana. Ternyata perkataan orang tersebut terdengar oleh Yessi, seketika Yessi langsung melihat Melliza dan Endy yang sedang berdansa, hati nya semakin panas saat melihat itu dan dia tak dapat membendung kekesalan nya lagi.
Endy
.
.
.
.
.
.
Teman teman jangan lupa vote ya
Terimakasih💕