I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMYB Episode 130



Aku datang lagiiiii nihh .....


Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin ya bagi readers yang merayakan.


Tetap jaga kesehatan kalian yaa, tetap stay at home !!


Selamat Membaca✨


***


Dengan mata yang masih terpejam, tangan Alvi meraba-raba mencari Melliza yang tidur disampingnya. Namun dia tidak merasakan kehadiran wanita itu. Alvi langsung membuka matanya melihat ke samping, dan benar wanitanya tidak ada disana. Dia segera duduk dan melihat ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul lima pagi.


"Sayang" ucap Alvi sambil duduk di atas ranjang.


Merasa tidak ada jawaban Alvi pun berjalan mencari Melliza ke kamar mandi. Namun setelah pintu kamar mandi terbuka, tidak ada siapa-siapa di dalam sana. "Kemana dia?" gumamnya.


Alvi pun turun ke lantai bawah untuk mencari istrinya. Terdengar suara kedua wanita yang sangat dia kenal, Alvi pun berjalan untuk menghampiri suara itu. Dilihatnya ternyata istri dan ibunya sedang memasak bersama di dapur.


Melliza sengaja bangun pagi, karena ini hari pertamanya berada disini. Sesuai dengan petuah Ibunya, Melliza harus membantu Mitha untuk mengerjakan pekerjaan rumah.


Merasa ada yang menghampiri, Mitha pun menoleh ke belakang. "Eh tumben anak mamah pagi-pagi ginih udah bangun". Mendengar itu, Melliza pun membalikkan badannya menatap Alvi. Lalu dia melanjutkan kembali memotong wortel.


"Alvin nyari Melliza Mah" ucapnya yang sekarang memeluk tubuh Melliza dari belakang. Melliza merasa risih dengan sikap Alvi, bukannya dia tidak suka. Hanya saja dia malu jika harus bersikap seperti itu di depan Mitha.


"Vin lepas deh. Ga enak ada Mamah, ada bibi juga lagi" ucap Melliza berbisik.


"Ga apa-apa kan Mah?" tanya Alvi pada Mitha tanpa malu sama sekali.


"Iyaa ga apa-apa ko Syaa. Mamah ngerti kalian kan pengantin baru, lagian udah mamah bilang jangan bantuin masak tetap aja kekeuh kamu ini" ucapnya tersenyum.


"Tuhh, yaudah ayo kita tidur lagi Yangg" ajak Alvi masih memeluk tubuh Melliza dari belakang.


"Bi ikut saya dulu sebentar" ucap Mitha yang mengerti jika anaknya itu ingin bermesaraan dengan menantunya. Sehingga dia pergi, tidak ingin mengganggu mereka.


Berbarengan dengan kepergian Mitha, Melliza pun mencubit tangan Alvi yang melingkar diperutnya agar tangan itu terlepas dari sana.


"Aww" rengek Alvi.


"Suruh siapa kaya gituh di depan Mamah, aku kan malu" ucapnya dengan bibir cemberut yang membuat Alvi semakin gemas ketika melihatnya.


"Ga usah malu Sayang. Mamah juga ngemaklumin, lagian Mamah juga dulu pasti sama kaya kita" ucap Alvi.


"Ya tetap aja aku malu, bukan cuman Mamah tapi ada Bibi juga" kesal Melliza semakin cemberut.


"Yaudah maaf Sayang" ucapnya mengecup bibir Melliza karena sudah tidak tahan melihat tingkah istrinya yang menggemaskan.


Melliza bengong ketika Alvi mengecup bibirnya, dia menoleh ke kiri dan kanan memastikan jika tidak ada yang melihat adegan yang Alvi lakukan barusan. Jika ada yang melihatnya Melliza akan sangat malu.


"Ish kamu ini ga tau tempat" ucapnya sambil menyentuh bibirnya.


"Biarin lagian udah sah" balas Alvi membuat Melliza semakin kesal.


"Udah ah sana ke kamar, aku mau bantu Mamah masak" usir Melliza.


"Tadikan kata Mamah juga ga usah dibantuin, lagian Mamah udah sama Bibi jadi kamu ga perlu repot-repot"


Memang benar perkataan Alvi, tapi Melliza tidak enak jika hanya bersantai dirumah ini tanpa membantu atau mengerjakan apapun. Melliza pun ingin menjadi istri dan menantu yang baik. Dia tidak boleh manja, dia harus membantu Ibu mertuanya.


"Sayang emang kamu mau punya istri yang cuman diam aja, tanpa membuatkan sarapan untuk kamu? Aku ingin menjadi istri dan menantu yang baik bagi kamu dan juga orang tua kamu. Jadi biarkan aku membantu Mamah untuk mengerjakan ini" ucap Melliza dengan mengalungkan tangannya di leher Alvi.


"Hmm baiklah"


"Yaudah sekarang kamu ke kamar lagi, nanti kalau udah selesai aku menyusul" ucap Melliza.


Akhirnya Alvi pun mengalah meninggalkan Melliza di dapur untuk membantu ibunya memasak. Di dalam kamar Alvi kembali merebahkan tubuhnya di atas ranjang mencoba melanjutkan kembali mimpinya.


****


Jangan lupa di like, di komen, di share dan di Vote yaaa...


Terimakasih💛💛