I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMYB Episode 149



Nihh aku hari ini up dua kali😊


Tolong di Like, Komen dan Vote yaa


Selamat membaca✨


***


Sore hari Melliza baru sampai di rumah, dia langsung masuk ke dalam kamar karena beruntung ibu mertuanya itu tidak mampir sehingga dia bisa langsung beristirahat. Dan kali ini juga Melliza menyerahkan tugas memasak sepenuhnya pada Bi Imas.


Setelah selesai mandi, Melliza langsung berbaring di atas ranjang sampai tak terasa dia tertidur. Pukul tujuh malam Alvi telah berada dirumah, dia merasa aneh saat tak mendapati Melliza menyambutnya.


"Bi Melliza kemana?" tanya Alvi khawatir takut istrinya sakit.


"Ada Den di kamarnya, saat pulang diantar Ibu sampai sekarang belum keluar kamar" ucap Bi Imas yang semakin membuat Alvi khawatir.


Dengan cepat Alvi pun melangkahkan kakinya menaiki setiap anak tangga untuk menuju kamar mereka. Dia langsung mendekati istrinya yang terlihat sedang meringkuk tidur. Telapak tangannya langsung menyentuh kening Melliza, mengecek suhu tubuh istrinya.


"Untunglah" ucap Alvi sambil membuang nafasnya lega.


Setelah memastikan bahwa Melliza baik-baik saja, Alvi langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Tak lama setelah lima belas menit pintu kamar mandi pun terbuka. Alvi tersenyum saat melihat istrinya sedang duduk di atas ranjang sambil memandangnya.


"Udah bangun sayang" ucap Alvi menghampiri Melliza lalu mencium kening istrinya.


"Maaf ya aku ketiduran jadi ga tau kamu pulang"


Alvi pun mengelus kepala istrinya lalu membenarkan rambut Melliza yang sedikit berantakan karena tertidur tadi. " Ga apa-apa sayang, aku tau kamu pasti lelahkan nemenin Mamah".


Melliza menganggukan kepalanya, lalu dengan manjanya dia memeluk tubuh Alvi yang masih polos. "Wangi deh" ucap Melliza gemas membenamkan kepalanya pada dada bidang Alvi.


"Yaudah kamu pakai baju dulu, nanti kita langsung makan" ucapnya melepaskan pelukan.


"Kenapa ga lanjutin aja sih? Aku suka loh kamu gituh" ucap Alvi tersenyum genit.


"Makan dulu, aku tau kamu pasti cape dan belum makan" ucap Melliza langsung berdiri dan memilihkan baju untuk suaminya.


***


Sudah tiga hari Alvi di buat pusing oleh pembangunan Mall yang lahannya masih belum dia dapatkan. Dia dan timnya sudah berusaha keras mencari segala cara tapi tetap saja pria tua bernama Mahendra itu bersikeras menolak menjual lahannya.


Dan hari ini untung saja Andre membawa kabar gembira untuknya. "Oke loe ikut gue Dre, kita ke bandara langsung" ucap Alvi yang langsung di ikuti Andre.


"Biar gue sama Johan aja, Loe ga perlu sampai turun tangan cuman karena masalah ini" cegah Andre.


"Ga masalah, gue bakalan turun langsung. Ini proyek besar dan harus berhasil" jelasnya.


Alvi kini menjalankan mobilnya menuju Bandara, dengan penuh harap dia terus berdoa agar anak tunggal dari Mahendra itu bersedia menjual lahan tanahnya untuk dia jadikan sebuah Mall.


Hanya butuh waktu tiga puluh menit akhirnya mereka telah tiba di Bandara. Alvi tidak lagi memperdulikan statusnya sebagai pengusaha muda yang terkenal, dia rela menjemput seseorang hanya untuk mendapatkan sebuah lahan tahan.


Baginya proyek ini sangat berarti karena proyek ini bukan seperti pembangunan Mall biasa tapi dia merancang jika di dalam Mall tersebut akan ada sebuah hunian appartement lengkap dengan segala fasilitas seperti area olahraga dan bermain.


"Mana dia?" tanya Alvi pada Andre karena sudah lima menit mereka memperhatikan pintu keluar.


"Mungkin bentar lagi, tunggu aja"


"Awas loe salah" ucap Alvi karena takut jika Andre salah mendapatkan foto mengenai anak Pak Mahendra.


"Tuh tuh orangnya" ucap Andre sambil menunjuk seorang perempuan yang sedang berjalan.


"Loe yakin?"


"Yakin, ini sama kaya yang di foto" ucap Andre menunjukkan layar ponselnya.


"Gila sih cantik aslinya" gumam Andre.


*****


DI LIKE DI KOMEN DAN DI VOTE YA TEMAN-TEMAN.


DI LIKE DI KOMEN DAN DI VOTE YA TEMAN-TEMAN.


DI LIKE DI KOMEN DAN DI VOTE YA TEMAN-TEMAN.


TERIMAKASIH💛💛💛