I Love You My Boss

I Love You My Boss
Alvi Mengetahuinya



belum ada satu jam melliza tertidur dia terpaksa harus bangun kembali karena suara ngigo alvi "euuhh dingin" ucap alvi, saat itu juga melliza langsung membenarkan selimut alvi dan dia menyentuh tangannya untuk memeriksa apakah alvi demam atau tidak


tapi benar saja suhu tubuh alvi sangat panas dengan langsung melliza mematikan ac dan dengan segera mengambil air hangat dan handuk kecil untuk mengompres alvi yang sedang demam


"ada ada aja deh, apa ini pengaruh minuman yang tadi dia minum ya?" tanya nya, melliza melihat alvi yang masih tertidur dengan suhu badan yang masih demam dan menggigil "dia harus minum obat nih, kalau ngga ntar kenapa kenapa lagi tapi dia harus makan dulu" melliza pun pergi ke dapur ternyata masih ada persediaan bubur instan "nah gua bikin ini ajalah yang penting dia ada asupan makanan sebelum minum obat" ucapnya dalam hati


setelah selesai menyeduh bubur instan melliza langsung membangunkan alvi "pa, bangun dulu" ucap melliza beberapa kali tapi tak ada respon dari alvi "heh alvin sanjaya sombong bangun lu makan dulu" ucapnya yang mulai kesal, tak disangka alvi bangun dan itu membuat melliza gugup karena dia berbicara seperti itu pada atasannya ketika tidak sadarkan diri


"makan dulu pa" ucap melliza, alvi melihat ke sekitarnya karena dia kebingungan "perasaan tadi gua di club deh" ucapnya dalam hati, seolah mengerti apa yang ada dipikiran alvi melliza langsung berbicara menjawab kebingungan alvi "ini di apartement saya" ucap melliza "ko gua bisa di apartement lu?" tanya alvi, lalu melliza pun menceritakan semua kejadian kepada alvi


"sorry gua udah ngerepotin lu" ucapnya


"ga apa apa, ini makan dulu buburnya" kemudian melliza menyuapi alvi karena terlihat alvi sangat lemas bahkan wajahnya pun memerah akibat demam yang tinggi


"udah gua kenyang" ucap alvi, kemudian melliza pergi mengambilkan obat dan segelas air putih "ini minum, obatnya juga biar ga demam lagi" ucapnya


Alvi pun meminum obat tersebut "maaf kamarnya cuman satu" ucap melliza kembali "ga masalah, lu tidur aja di kamar ga usah khawatir" jawab alvi


melliza pun tidur di kamarnya sedangkan alvi tidur di ruang tamu, ketika melliza terbangun ternyata matahari sudah mulai terbit, setelah selesai mandi melliza langsung keluar dari kamarnya saat akan pergi ke dapur dia melewati ruang tamu ternyata alvi masih tertidur


kemudian melliza menyiapkan sarapan untuk alvi dan dirinya, saat dia hendak membawa sarapan tersebut ternyata alvi sudah bangun dari tidurnya "ohh sudah bangun" ucap melliza "iyaa, gua mau ke toilet" ucap alvi kemudian melliza mengarahkan alvi menuju toilet


saat itu alvi baru menyadari banyak foto foto melliza dengan laki laki yang pernah dia lihat tempo hari di caffe bersama melliza, tapi foto foto tersebut bertiga dengan wanita yang seusia laki laki itu seperti sebuah foto keluarga "hah jangan jangan yang gua bilang om om itu bokapnya dia?" ucap alvi bingung


alvi merasa tak nyaman karena ucapannya waktu itu yang mungkin menyakiti hati melliza, setelah kembali kemudian melliza memanggilnya "pa ini sarapan dulu" ucapnya kemudian alvi menghampiri melliza dan duduk di meja makan




kemudian alvi mulai menyantap makanan yang telah melliza siapkan "syaa" ucap alvi sambil mengunyah makanan dan ini baru pertama kali alvi memanggil nama melliza dengan sebutan syaa


"gua minta maaf gua malah ga percaya sama lu" ucap alvi, melliza terus mengunyah makanannya sambil mendengarkan alvi berbicara


"lu bener clara itu perempuan yang ga baik, gua kira dia masih clara yang dulu" ucap alvi kembali "hmmm" ucap melliza singkat karena dia masih mengunyah makanan "gua juga minta maaf karena udah salah paham sama lu soal laki laki yang bareng lu waktu itu, sorry kalau kata kata gua nyakitin lu" ucap alvi "iyaa ga apa apa" jawab melliza


"jadi dia bokap lu? kenapa lu diem aja saat gua bilang gituh?" tanya alvi "ya gimana mau bicara kalau bicara pun bakalan ga percaya" jawab melliza "yaudah gua sekali lagi minta maaf ya, makasih juga lu udah nolongin gua, nanti gua kasih lu bonus deh" ucap alvi


"ga usah pa lagian wajar kan saya sekretaris pribadi pa alvi" ucap melliza yang tetap formal "udah dong lu ga usah manggil gua formal gituh lagian ini diluar jam kerja, emang iya ya gua mirip om om kaya yang lu bilang waktu itu?" tanya alvi "ngga ko" jawab melliza cepat "masih inget aja, lagian waktu itu cuman becanda ko" sambung melliza "yaudah panggil gua nama aja, lu panggil gua alvi atau alvin eh terserah lu aja asal jangan pa gua ga suka itu terlalu formal" terangnya


"iyaiyaa pa" jawab melliza kemudian alvi menatapnya tajam seolah mengingatkan melliza "iyaa alvi" sambung melliza kembali


"karyawan lain aja manggil dia pa tuh masa iya gua panggil dia nama, emang dasar tuh cowo masih inget gua katain om om, mungkin gara gara itu juga kali ya dia ga mau gua panggil pa" ucap melliza dalam hati


mereka pun melanjutkan sarapannya


.


.


.


.


.


Jangan Lupa Like dan Vote ya


TERIMAKASIH💕