
Alvi kini berada disalah satu cafe dia sengaja keluar hanya untuk ngopi bersama Andre agar pikirannya sedikit tenang akan masalah kerjaan yang terus menumpuk dan juga desakan ibu nya tadi yang meminta Alvi setuju untuk menghadiri acara makan malam keluarga
Alvi sudah jarang pulang ke rumah kedua orangtuanya, dia lebih sering berada di appartementnya, karena jika pulangpun dia selalu risih akan permintaan sang Ibu yang menginginkan dirinya segera menikah karena usianya yang sudah cukup matang dan dirinya yang sudah mapan
"Kenapa muka lu ditekuk gituh?" Ucap Andre melihat Alvi dengan wajah kesal yang baru datang
"Gua lagi kesel, nyokap gua nyuruh pulang"
"Yaelah Vin, lu cuman disuruh pulang aja sampe segitunya. Nyokap lu kangen kali hahaa"
"kalau itu sih gua ga masalah"
"Ya terus?"
"Gua kesel karena kalau gua kesana pasti nyokap nyuruh gua nikah terus atau paling ngga nyuruh gua bawa calon istri"
Ibu Alvi memang selalu meminta anaknya mengenalkan wanita kepada nya, Alvi selama ini tidak pernah memperkenalkan wanita kepada Ibunya, paling sang Ibu hanya mengetaui perempuan perempuan yang sedang dekat dengan anaknya dari orang suruhannya
Mytha ibu Alvi selalu diledek teman teman arisannya, karena anak teman Mytha sudah pada berkeluarga dan telah mempunyai anak, sehingga Mytha sangat iri ketika teman temannya membicarakan anak, menantu dan cucu mereka, itulah yang menyebabkan Mytha mendesar Alvi untuk segera menikah
"Yatinggal lu bawa aja ribet banget, cewe lu banyak juga"
"Lu kaya ga tau gua aja" ucap Alvi prustasi
Satu hal yang harus kalian tau Alvi memang tidak berpacaran lagi semenjak putus dengan Clara tapi bukan berarti Alvi tidak menjalin hubungan dengan perempuan lain, bahkan dapat dikatakan semenjak Alvi menjadi CEO mengambil alih kendali atas perusahaan Ayahnya dia didekati banyak perempuan cantik mulai dari model terkenal, rekan kerja sampai pada anak dari partner bisnisnya namun semua itu hanya main main tanpa ada status diantara mereka bahkan Alvi terkenal sebagai laki laki yang suka memberi harapan palsu pada semua wanita yang dekat dengannya, tapi maksud Alvi bukan seperti itu hanya saja dia tidak berniat menyakiti perempuan itu dengan menolaknya secara langsung
Andre diam sejenak memikirkan jalan keluar untuk sahabatnya itu, tiba tiba Andre teringat akan seorang gadis cantik yang menyukai sahabatnya bahkan dia pun sempat menyukai gadis itu yang tak lain Melliza
"Gua tau siapa yang harus lu bawa" ucap Andre
Alvi yang mendengar itu hanya menatap Andre
"Melliza Anantasya"
seketika Alvi terkejut mendengar perkataan itu "Gila lu"
"Why? lu udah pernah nyuruh Melliza pura pura jadi pacar lu, ya sekarang tinggal lu lakuin aja lagi"
"Ga, gua ga setuju"
"Lu tau ini nyangkut sama keluarga gua, kalau mereka tau ? mati gua" sambung Alvi
"ya lu gampanglah Vin tinggal jalanin skenario dengan baik aja biar ga ketauan"
"Kalau mereka tiba tiba nyuruh Gua nikah langsung gimana hah?"
"ya Lu tinggal bilang Lu udah putus sama dia, ribet lu mah"
Alvi hanya terdiam memikirkan apa yang diusulkan sahabatnya itu
Dia sepertinya mempertimbangkan usul Andre, karena dia saja bisa untuk berpura pura pacaran dengan Melliza pada Clara, lalu kenapa sekarang tidak?