I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMBY Episode 143



Haiii...


Tenang guys nih aku kasih dua eps karena kemarin ga sempat up.


Ayo dong teman-teman mohon dukungannya untuk terus like,komen dan vote. Sedih aku tuh like dikit banget padahal jumlah viewnya banyak, tolong ya dilike. Karena like itu gratis ga bayar, mudah lagi:(((


Selamat Membaca ya✨


***


Hari ini Melliza bangun sangat pagi karena harus membantu ibu mertuanya membuat sarapan, semalam mereka menginap di rumah kedua orang tua Alvi karena Mitha melarang mereka untuk pulang dengan alasan hari sudah sangat larut malam dan cuaca sedang hujan deras.


Setelah membersihkan tubuhnya, Melliza langsung turun ke bawah untuk menuju dapur. Dan benar saja ternyata ibu mertua dan para pelayan sudah ada disana sedang memasak.


Melliza malu, dia sebagai menantu belum pernah bangun lebih dulu dari pada Mitha, ibu mertuanya. Wanita parubaya yang sangat cantik itu selalu rajin membuat dan menyiapkan masakan untuk keluarganya walaupun dirumahnya banyak pelayan tapi dia selalu turun tangan.


"Pagi semua" ucap Melliza menghampiri.


"Eh pagi sayang" jawab Mitha menoleh ke arah Melliza.


"Pagi juga non" ucap para pelayan.


"Sini Bi biar Melliza aja" ucap Melliza pada pelayan yang sedang mengupas wortel.


"Udah ga apa-apa Syaa, kamu istirahat lagi aja sayang" ucap Mitha masih mengaduk masakannya.


Duh beruntung sekali sih Melliza ini mendapatkan ibu mertua yang baik, royal, dan sangat pengertian. Jika dia tidak tau diri, sudah pasti dia akan kembali ke kamarnya menemani suami tidur.


Tapi Melliza bukan perempuan seperti itu, walaupun dia masih merasa lelah karena liburan kemarin tetap saja dia harus tau diri dan tidak boleh melupakan pesan sang Ibu, Icha.


"Ga apa-apa Mah biar Melliza aja, sekalian belajar kan biar tambah jago" ucapnya.


"Yaudah kalau tetap mau bantuin Mamah" ucap Mitha tersenyum.


"Sini Bi, biar Melliza" ucap Melliza pada pelayan yang masih mengupas wortel.


"Saya aja yang kupas, nanti non yang potongnya ya" ucap pelayan tersebut.


Melliza pun mulai memotong wortel dan sayuran lainnya tak lupa dia pun mencucinya lalu memasaknya menjadi sebuah sup.


Tak butuh waktu lama akhirnya beberapa menu masakan untuk sarapan telah disajakin dan hanya perlu dibawa ke meja makan. Mitha meninggalkan Melliza duluan yang masih ada di dapur karena dirinya akan menyiapkan kebutuhan sang suami.


"Iyaa non" jawab pelayan tersebut.


Benar saja ketika masuk ke dalam kamar dapat dia lihat jika Alvi masih tertidur dengan posisi tengkurap. Langsung saja Melliza menghampiri suaminya dan duduk disamping Alvi lalu mengusap lembut punggungnya.


"Sayang bangun" ucapnya.


"Lima menit lagi" jawab Alvi dengan mata terpejam.


"Ish kebiasaan gituh mulu" ucap Melliza.


"Kiss dulu kiss" ucapnya manja masih dengan mata tertutup.


"Kaya anak kecil, yaudah ah aku kebawah lagi" ucap Melliza hendak berdiri namun ditahan oleh Alvi.


"Jangan ngambek dong" ucap Alvi sambil duduk dan memeluk Melliza dari belakang.


"Kesel sih kebiasaan banget kamu ini" ucap Melliza jujur karena selama ini Alvi selalu susah untuk dibangunkan.


"Iyaa maaf, mungkin jet lag" ucapnya sambil menempelkan wajahnya diceruk leher Melliza.


Baru saja Alvi akan mencium Melliza tapi tiba-tiba ketukan pintu kamar menghentikan niatnya.


"Shit" ucapnya kesal dalam hati.


"Den, Non, maaf mengganggu. Ditunggu ibu sama bapak untuk sarapan" ucap pelayan.


"Iyaa bi nanti kita kesana" jawab Melliza.


Melliza pun melepaskan pelukan Alvi lalu berjalan menuju lemari. "Sana gih mandi, aku siapin bajunya nih" ucap Melliza mulai memilih baju Alvi.


Alvi pun menuruti perintah sang istri, dia bangun dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


**


Mau sedikit pemaksaan nih, abis baca wajin di Like yaa teman-teman. Kalau bersedia komen dan vote juga yaa.


Terimakasih💛💛💛