
Seperti biasa pagi hari setelah sarapan Melliza langsung pergi ke kantor dengan mengendarai mobilnya, sudah tiga hari Melliza tidak bertemu Key karena Key masih berada di luar kota, tapi keduanya tetap saling berkomunikasi hanya sesekali menanyakan kabar dan aktivitas harian yang mereka jalani
Siang ini Melliza harus menemani Alvi meeting diluar sehingga saat ini dia sedang sibuk menyiapkan beberapa file yang harus dia bawa nanti, tapi Tania malah datang menggodanya
"Uhh sibuknya calon istri ceo, diminum tuh Bu" bisik Tania sambil memberikan Melliza secangkir kopi
"Apaan sih ka orang pura pura, jangan gituh deh nanti ada yang denger kan jadi gosip" rengek Melliza
"Tenang aja ga akan ada yang denger ko rahasia aman Bu Boss hahaa"
Tania tau bahwa kemarin Melliza pergi bersama Mitha ibu Alvi hanya untuk menemaninya shopping, Tania tau karena saat itu Tania melihat Melliza pergi terburu buru dan tak kunjung kembali sehingga dia merasa khawatir dan akhirnya menelpon Melliza dan Melliza pun memberitau Tania
"Udah ah sana jangan godain aku mulu, Kaka kerja sana aku juga sibuk" usir Melliza
"Nurut deh takut di aduin sama Pa Ceo haha" ucap Tania pergi
Saat Melliza akan ke ruangan Alvi untuk memberitau jika mereka harus segera pergi, tapi malah didahului oleh Alvi yang keluar dari ruangannya
"Ayo, udah siap?" tanya Alvi
"Udah Pa" jawab Melliza
Mereka pun pergi bersama menggunakan mobil Alvi dan Alvi yang mengemudinya karena Alvi tak suka jika dia harus menggunakan seorang supir
"Gimana kemarin sama nyokap Gua?" tanya Alvi memecahkan suasana sepi didalam mobil
"Aman ko Pa, ohhiyaa Saya diberikan hadiah tapi itu sepertinya terlalu berlebihan" ucap Melliza yang masih tak enak
"Yaudah terima aja ga usah ga enak segala" ucap Alvi yang hanya dibalas anggukan oleh Melliza
Alvi yang penasaran akan hubungan Melliza dengan Key mencoba menanyakan hal itu dan Alvi pun penasaran karena tak melihat Melliza diantar jemput oleh Key bak seorang supir pribadi yang mengantar nyonyanya
"Ohhya kemana supir Lu ko ga keliatan lagi?"
"Supir?" tanya Melliza heran mengerutkan keningnya
"Iyaa cowo yang suka nganter atau ngejemput Lu itu"
"Dia bukan supir"
"Iya Gua tau"
"Ya gua pengen manggil dia gituh"
"hmmm" ucap Melliza
"Jadi kemana dia?" ucap Alvi masih penasaran
"Kepo banget sih Pa hahaa dia lagi keluar kota" ucap Melliza sambil tertawa karena baru pertama kali Alvi kepo seperti itu
Sedangkan Alvi hanya menatap Melliza yang sedang menertawakannya, ntah kenapa hatinya sangat senang melihat Melliza tertawa seperti itu
"Lu pacaran sama dia?" tanya Alvi mengejutkan Melliza
"hmm e-engga" jawab Melliza bingung karena Alvi menanyakan itu
Ada perasaan lega dari Alvi saat mengetahui jawaban yang selama ini selalu dia pertanyakan akan hubungan Melliza dengan Key, tapi ada ketakutan pula jika bisa saja Melliza akan kembali dengan Key mengingat sikap Key kepada Melliza yang dapat semua orang tau bahwa Key menyukai Melliza
"Lu jangan deket deket dia lagi deh" ucap Alvi yang semakin membuat Melliza bingung
"Kenapa? Ga bisa gituh dong Pa, kan itu hak Saya"
"Gua ga suka aja liat lu deket deket sama dia, kayanya dia juga bukan orang baik"
"Astaga ga boleh nyimpulin orang seperti itu, Saya tau Ka Key orang yang sangat baik. Lagian Pa Alvi itu cuman atasan Saya, dan maaf Pa Alvi ga ada hak mengatur seperti itu dan kalau Pa Alvi takut sandiwara kita terbongkor, tenang aja Saya yakin bisa ngatasin semuanya" ucap Melliza tegas
Alvi yang telah memperingati Melliza sekarang hanya bisa terdiam kesal mendengar penjelasan Melliza, ingin sekali dia mengatakan kalau dia tak suka melihat Melliza bersama Key karena dia cemburu
.
.
.
.
.
Jangan Lupa Like Komen Vote dan jadikan Favorite
Terimakasih💕