I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMYB Episode 117



Jangan lupa di Like, Di Vote yang banyak teman-teman, komen juga yaa🙏


Selamat Membaca✨ Semoga suka💕


***


Hari ini mereka berempat telah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Saat tiba ternyata sudah ada yang menjemput mereka yaitu dua supir pribadi Alvi.


Mereka berempat berpisah, Alvi dan supirnya mengantarkan Melliza ke appartement. Sedangkan supir satunya mengantar Andre dan juga Tania.


Setelah menempuh waktu kurang lebih dua jam akhirnya Alvi sampai di gedung appartement kekasihnya, dia langsung turun dan meminta sang supir membawakan koper Melliza ke dalam appartement. Setelah sampai di dalam unit appartement Melliza, Alvi meminta sang supir untuk menunggunya ditempat mobil mereka tadi terparkir.


"Terimakasih, kamu tunggu saja dimobil" ucap Alvi setelah supirnya membawa masuk koper Melliza. Supir itu pun menuruti perintah Boss nya dan berlalu pergi meninggalkan Alvi.


"Kamu ga akan langsung pulang?" tanya Melliza setelah mendengar perintah Alvi kepada supirnya.


"Aku ingin disini dulu, masih ingin berduaan sama kamu. Liburan di Bali kurang lama" ucap Alvi manja lalu duduk di sofa.


"Tumben jadi manja banget ini anak" ucap Melliza dalam hati.


"Kalau gituh, nanti kita honeymoon nya yang lama ya? Kita nikmatin jalan-jalannya tuh" ucap Melliza ikut duduk disamping Alvi sambil bersandar pada dada bidang kekasihnya.


"Boleh, terserah kemana pun yang kamu mau sayang" ucap Alvi mencium kening kekasihnya.


"Serius?" tanya Melliza tak percaya sambil menatap Alvi.


"Serius sayang, selama kita pacaran kan kita jarang banget main keluar. Kita cuman kerja dan kerja, maafin aku ya kita ga bisa pacaran kaya orang lain yang sering liburan ke luar negeri bareng" ucap Alvi.


"Ga apa-apa sayang, aku mengerti ko. Aku juga tau kan kamu sesibuk apa" ucap Melliza mengelus lembut pipi Alvi.


"Terima kasih, aku sangat beruntung sekali memiliki kamu Sya" ucap Alvi sambil menatap Melliza.


"Aku juga" balas Melliza.


"Kamu ga akan pulang Sayang?" tanya Melliza.


"Kamu ngusir aku nih?" tanya Alvi.


"Bukan gituh sayang, kita kan baru nyampe dan besok harus kerja. Badan kamu itu butuh istirahat, aku ga mau kamu sakit" ucap Melliza jujur.


"Uh pacar aku perhatian sekali" ucap Alvi tersenyum genit.


"Yaudah kalau gituh aku pulang dulu yaa" ucap Alvi kembali mengecup kening Melliza.


"Hati-hati yaa" ucap Melliza.


Alvi pun pergi dari appartement Melliza menuju appartement miliknya. Sebenarnya maksud Alvi mampir di appartement kekasihnya itu karena ada sesuatu yang ingin dia sampaikan, namun dia mengurungkan niatnya dan berpikir kembali jika Melliza tau pasti dia tidak akan suka, lalu melarangnya dan marah seperti waktu itu, jadi lebih baik Alvi tidak memberitau Melliza soal ini.


***


Melliza keluar dari mobilnya dan begitu juga Alvi. Dia langsung menyapa memberikan senyuman manisnya kepada Boss tampannya itu.


"Selamat pagi Pak" ucap Melliza tersenyum.


"Selamat pagi sayang" jawab Alvi memeluk pinggang sekretaris pribadinya.


"Jangan seperti ini, kita lagi dikantor" ucap Melliza melepaskan tangan Alvi yang berada di pinggangnya.


"Ish ga apa-apa dong, lagian semua udah tau. Kita juga bentar lagi mau nikah" ucap Alvi kesal karena penolakan Melliza.


"Sudahlah, ayo masuk sayang" ucap Melliza meninggalkan Alvi.


Akhirnya Alvi pun berjalan mengikuti langkah Melliza yang mulai memasuki gedung tinggi dan besar itu.


Sekitar pukul sepuluh siang Alvi keluar dari ruangannya dan pergi meninggalkan kantor tanpa memberitahu Melliza. Melliza pikir Alvi akan menemui pegawai lainnya yang berada di gedung ini, tapi sudah saatnya jam makan siang pun Alvi belum kembali.


Karena penasaran kemana kekasihnya pergi, Melliza pun pergi ke basement melihat mobil Alvi, namun ternyata tidak ada. Lalu dia pun kembali ke ruangannya membuka sebuah buku catatan yang berisi jadwal Alvi. Berulang kali dia memeriksa jadwal itu, tapi memang benar jika hari ini tidak ada meeting dengan klien.


Melliza pun berpikir kemana perginya Alvi, biasanya Alvi selalu memberitahu nya baik itu masalah pekerjaan atau urusan pribadi. Lalu ketika Melliza sedang melamun, Tania datang menghampirinya karena hendak memberikan berkas kepada Melliza dan sekalian mengajaknya makan siang.


"Hey, bengong aja. Kenapa sih Syaa?" tanya Tania sambil menyimpan dokumen di atas meja Melliza.


"Euhh ga apa-apa Kak, ini udah selesai?" tanya Melliza menunjukkan dokumen yang tadi diletakan Tania.


"Iyaa udah tuh. Kamu kenapa sih? Ga biasanya, cerita sama Kakak" bujuk Tania.


Melliza pun menceritakan semuanya kepada Tania tentang kekhawatirannya pada Alvi. Dia sebenarnya tidak ingin terlalu posesif atau mengekang Alvi tapi entah kenapa sikap Alvi yang tak biasa ini malah membuatnya curiga.


"Yaudah nanti aku tanyain ke Andre, siapa tau dia nyamperin Andre ke proyekkan?" ucap Tania menenangkan Melliza.


"Ohhya astaga, kenapa aku ga kepikiran ke sana. Kenapa aku malah khawatir ga jelas" ucap Melliza yang sekarang merasa lega.


"Pasti ini karena pengaruh tadi pagi aku baca yang ga jelas" ucap Melliza dalam hati.


Sebenarnya yang membuat Melliza menjadi khawatir dan berpikir yang macam-macam karena dia membaca sebuah timeline di media sosial yang menyebutkan tanda-tanda seorang kekasih yang berselingkuh. Dan salah satu tanda itu ada pada Alvi, yang tiba-tiba menjadi sangat manis dan manja saat di Bali dan saat mengantarnya pulang.


"Udahlah, ayo kita makan siang aja. Aku udah ngirim pesan ke Andre juga ko" ucap Tania membuyarkan pikiran Melliza.


Mereka pun akhirnya pergi makan siang di kantin kantor ini. Saat sedang menikmati makan siangnya tiba-tiba ponsel Tania berbunyi dan terdapat pesan masuk dari Andre.


"Tuh Syaa kata Andre, Alvi itu pergi nemuin Papahnya dulu" ucap Tania yang membuat Melliza lega.


****


Tolong readers ku sayang setelah baca di LIKE, VOTE & KOMEN. Karena LIKE, VOTE & KOMEN itu Mudah😜💕


Terima kasih🙏💕