I Love You My Boss

I Love You My Boss
Penyesalan Melliza



Suasana sore pada saat itu terasa sangat nyaman bagi Melliza, Salsa dan juga Audi. Selain memang karena pemandangan yang indah dan cuaca yang dingin, karena siang hari puncak diguyur hujan, sehingga pemandangan disekitar villa terlihat lebih hijau dan indah.


"Gils kita foto dulu yuu disini. Gua mau upload ke instagram nih" ajak Salsa.


"Boleh tuh, Pemandangannya bagus banget nih kan sayang kalau ga diabadiin" ucap Melliza.


Mereka bertiga pun mengabadikan moment saat dipuncak dengan berbagai macam gaya. Tak terasa hari semakin sore mereka pun segera kembali ke villa. Namun saat mereka berjalan menuju villa, tiba tiba Melliza terkena cipratan genangan air oleh mobil sport yang melaju kencang. Tapi pemilik mobil itu tidak sengaja melakukannya, sehingga dia tetap pergi dengan memelankan laju mobilnya.


"Sial tuh orang ga punya mata apa?!" Ucapnya kesal


Disaat yang bersamaan Salsa mengeluarkan suara indahnya dengan begitu keras sangat keras bahkan.


"Woyy lu ga punya mata apa? Kalau berani sini lu"


Tiba tiba mobil itu bergerak mundur menghampiri Melliza, Audi dan Salsa


"Luga punya mata apa? Liat tuh sahabat gua! Jadi kotor kan gara gara lu" ucap Audi sambil mengetuk kaca mobil.


Tiba tiba pemilik mobil itu keluar dari mobilnya. Sungguh terkejut Salsa dan Audi saat melihat laki laki tampan yang turun dari mobil itu, dia tak lain adalah Alvi.


Audi dan Salsa terdiam bengong sejenak berpikir apakah itu Alvi yang dulu disukai oleh Melliza dua tahun lalu? Tapi mereka yakin itu Alvi, karena mereka sering melihat Alvi bahkan hampir setiap hari semenjak Alvi ngekos di depan kampus, mereka tak jarang bertemu Alvi ketika jam makan siang.


Bagaimana dengan Melliza? Sedari tadi Melliza hanya menundukkan wajahnya, karena dia sibuk membersihkan bajunya yang terkena genangan air.


"Sorry gua ga sengaja" ucap Alvi.


"Maaf maaf lu. Lu galiat apa? Dipinggir tuh ada orang yang jalan. Nih baju gua jadi kotor kan?" katanya kesal sambil terus membersihkan bajunya.


Salsa dan Audi hanya terdiam ketika Melliza mengatakan itu.


"Yaudah nih gua ganti baju lu yang kotor. Lu bisa pergi beli baju baru!" Ucapnya sambil menyogokan uang kepada Melliza.


Melliza tak terima dengan perlakuan tersebut, pasalnya dia bukan ingin ganti rugi. Seketika Melliza menatap laki laki itu. Melliza sangat terkejut, ternyata itu Alvi. Orang yang disukainya sewaktu dulu. Namun walaupun begitu Melliza sudah merasa tersinggung oleh perbuatan Alvi, sehingga dia merasa kesal.


"Yaterus lu mau apa? Gua udah minta maaf, tapi lu semua terus ngomel mulu. Gua kasih uang, lu gamau. Gua sibuk ada kerjaan penting, ga guna ngadepin cewe cewe manja kaya lu semua" katanya dengan dingin dan memegang tangan Melliza untuk menerima sejumlah uang yang dia berikan.


Alvi pergi meninggalkannya tanpa kata maaf lagi.


Melliza dan kedua sahabatnya pun terkejut atas ucapan laki laki yang dulu disukai Melliza, ternyata dia begitu sombong tak seperti yang dia bayangkan saat dulu.


"Dasar cowo sombong lu" teriak Audi pada Alvi.


"Lu ga kenapa kenapa kan Sya?" ucap Salsa bingung melihat Melliza yang terdiam saja.


"Gua gapapa, sial ini uang dia lagi" ucap Melliza sambil menunjukan uang kepada kedua sahabatnya.


"Syaa lu sadarkan lu tau dia Alvi?" tanya Audi penasaran.


"Iyaa bener itu Alvi. Cowo yang dulu gua suka. Sumpah Tuhan gua nyesel dulu suka sama tuh cowo songong. Kalo gua tau aja sikap dia sebenernya, gua ga mungkin tuh suka sama cowo gituan. Segimana dia ganteng pun" ucapnya dengan penuh penyesalan.


"Tuhh makanya, sekarang lu jangan liat orang dari luarnya aja, yang keliatannya manis belum tentu aslinya pun manis" ucap Audi.


"Udah udah, Ayoo kita balik ke villa. Kasian Melliza harus cepet cepet mandi tuh" ucap Salsa.


Akhirnya merekapun kembali ke villa, selama menuju villa Melliza terus berpikir menyesali dulu pernah menyukai seorang pria tampan, namun sebenarnya sangat sombong.


.


.


.


.


jangan lupa like dan komen:)))