I Love You My Boss

I Love You My Boss
Terimakasih Mah Pah



Hari ini Melliza akan pergi ke kota B karena melliza akan masuk kerja mulai besok pagi, Melliza pergi bersama Ayah dan Ibu nya, tak lupa dia juga akan pergi bersama kedua sahabatnya yaitu Audi dan Salsa, Ayah dan ibu Melliza menggunakan mobil yang berbeda sedangkan Melliza bersama sahabatnya.


Sesampainya di kota B, mereka tidak langsung pergi ke apartement yang akan melliza tempati, tapi mereka menuju restoran dulu karena mereka semua merasa lapar dan juga karena apartemen Melliza masih sedang dibersihkan.


Restoran tersebut sangat luas dan memiliki pemandangan yang sangat indah dan sejuk, mereka bercengkrama bersama, terlihat begitu bahagia diwajah mereka semua. Tak lama pesanan pun datang, kini mereka sangat menikmati makanannya masing masing.


Setelah selesai makan tiba tiba handphone Raka berbunyi, dia langsung menjawabnya dan hanya mengatan


๐Ÿ“ž"Ohhiyaa baik, saya akan kesana sekarang. Terima kasih Aldi atas bantuan mu"


Ternyata itu panggilan telpon dari Aldi sekretaris nya Raka yang tak lain adalah orang yang Raka suruh untuk mengurus apartement Melliza. Kemudian Raka pun memberitau mereka semua.


"Apa semua sudah selesai makannya?"


"Udah ko Om"


jawab Audi dan salsa


"Emang kenapa Pah?"


tanya Melliza


"Sekarang kita pergi ke apartement kamu sayang, semuanya udah beres, udah rapih dan juga bersih"


"Yaudah gimana kalau sekarang kita langsung aja pergi yu"


Akhirnya mereka pun pergi ke apartement yang akan di tempati oleh Melliza, tak perlu waktu lama hanya tiga puluh menit mereka kini telah sampai di loby apartment nya Melliza. Mereka menaiki lift, karena apartement nya Melliza berada dilantai sepuluh.


Didepan pintu apartement terlihat Aldi sedang menunggu, kemudian Raka pun membuka kan pintu menyuruh Melliza masuk pertama. Betapa terkejutnya dia melihat apartement yang begitu nyaman dan sangat sesuai dengan kemauan dia.


Padahal Melliza tidak mengatakan ingin dekorasi yang seperti apa, Melliza pun kagum karena mereka hanya perlu waktu satu setengah hari untuk mengecat dan mendekor ini semua. Melliza tau karena sewaktu ibu nya menunjukkan gambar apartement, semua barang disini kosong dan warna dindingnya pun berbeda.


"Gimana sayang kamu suka ga?"


kata Ibunya


"Suka banget Mah, Pah. Makasih banyak ya"


ucapnya sambil memeluk orang tuanya


"Uhh mau juga dong Tante Om pelukan kaya gituh"


goda Salsa dan Audi yang iri


"Sini sini sayang"


Kata Ibu Melliza


Mereka pun bersama sama berpelukan untuk sejenak


"Pah ko bisa sih dekorasinya seperti yang aku mau? Padahal aku kan ga bilang apa apa"


tanya nya heran


"Sayang ide ini tuh semua dari Mamah kamu, mulai dari warna cat, tempat tidur, sofa dan dekor lainnya Mamah yang pilihin, ya walaupun hanya bisa berdiskusi dengan Aldi lewat phone"


"Aah Mamah, makasih banyak ya Mah. Mamah emang selalu tau apa yang aku mau"


"Sama sama sayang"


sambil mengelus punggung melliza


Tak lupa Melliza pun memberikan ucapan terima kasih kepada Aldi yang telah mengurus kesana kemari


"Kak Aldi, makasih banyak ya. Maaf, Melliza ngerepotin"


Melliza memanggil Aldi dengan sebutan Kakak karena usianya masih muda, sekitar 30 tahun


"Sama sama Nelliza, saya hanya mengatur dan menjalankan tugas saja semua ide dari Bapa dan Bbu"


ucap Aldi


"Tapi tetap jika tidak ada kamu, apartement ini tidak akan seperti sekarang. Kamu telah mencari tukang dengan waktu singkat dan bisa menyuruh mereka untuk bekerja dengan cepat dan hasil yang maksimal"


kata Raka kepada Aldi, sedangkan Aldi hanya tersenyum


Mereka pun kini asik mengobrol bersama di apartement Melliza


.


.


.


.


.


.


Nahh seperti ini ya apartement nya Melliza yang konsep dekorasinya sesuai sama Melliza banget, ruangannya pun sangat pas tidak terlalu besar untuk Melliza yang akan tinggal sendiri disini


Tempat tidur melliza




ruang tamu/keluarga



dapur



walk in closet




Jangan lupa like dan komen๐Ÿ’›