I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMYB Episode 67



Melliza hanya diam masih memikirkan apa yang harus dia lakukan, disatu sisi dia tidak ingin membuat perasaannya semakin dalam pada Alvi dan disatu sisi dia tidak ingin dimutasi ke kantor lain


Dengan terpaksa Melliza menyetuji keinginan Alvi


"Baik, tapi ada syaratnya" tantang Melliza


"Apa?" tanya Alvi bingung dengan menaikkan satu alisnya


"Seperti yang Pa Alvi bilang tadi gaji Saya naik dua kali lipat, terus Saya ada permintaan khusus"


"Iyaa udah cepat katakan"


"Pertama jangan paksa Saya untuk menjadi pacar pura pura kalau Saya memang sedang tidak bisa baik itu karena Saya ada keperluan atau karena hanya malas menjadi pacar pura pura, lal"


Dengan segera Alvi memotong ucapan Melliza


"Ga, Gua ga setuju. Lu harus siap kapan pun Gua butuh karena Lu bakalan pura pura di depan orangtua Gua"


"What?"


Melliza begitu terkejut saat tau Alvi menginginkannya menjadi pacar pura pura untuk dikenalkan kepada orangtuanya, Melliza pikir dia akan berpurapura kembali di depan Clara atau wanita lainnya


"Ga usah kaget gituh, pokonya gua ga setuju sama syarat Lu barusan"


"Oke kalau gituh setiap Pa Alvi butuh Saya jadi pacar pura pura disaat weekend, Saya mau dibayar. Gimana?"


Melliza yang selama ini tidak mata duitan karena keluarganya yang sudah berkecukupan, kali ini dia melakukan itu agar Alvi tidak menyetujuinya


"Lu itu mau meras Gua? udah gua naikin gaji dua kali lipat minta tambahan juga"


"yess bagus dia ga setuju nih, please jangan setuju biar Gua ga perlu jadi pacar pura pura Lu" ucapnya dalam hati


"Kalau ga mau juga ga masalah, berarti ngajak Saya nya pas weekday aja ya"


"Okelah Gua setuju syarat Lu, Gua bayar Lu saat weekend, Asal Lu kapan pun harus siap"


"euhh?" ucap Melliza tak percaya


Bodohnya Melliza, Alvi itu seorang kaya raya mana keberatan dia dengan itu


"Terus apa lagi syaratnya?"


"Saya mau Pa Alvi manggil Saya seperti pada karyawan lain memanggil dengan sebutan nama bukan Lu Gua walaupun saat berdua" ucap Melliza berani


"Ya tetep aja Saya ga suka, Saya kan bukan teman Pa Alvi kaya Pa Andre, Saya tau kenapa Pa Alvi manggil Saya selalu begitu karena pertemuan kurang enak waktu itu kan? dan Saya minta bahkan mohon deh Pa Alvi lupain kejadian waktu itu, lagian salah Pa Alvi juga kan bukan Saya" ucap Melliza


Astaga Alvi merasa gemas dengan ucapan yang keluar dari mulut Melliza bagaimana tidak selama ini Melliza berpikir Alvi masih dendam tentang kejadian mereka waktu itu, dan memang soal Alvi yang berbicara tidak formal itu karena peristiwa waktu itu sehingga membuat Alvi keterusan berbicara Lu Gua saat hanya ada mereka berdua


"hahaa Yaampun jadi Lu ngira Gua masih dendam sama Lu karena Lu sama geng Lu udah marahin Gue?"


Melliza bingung mendengar Alvi tertawa dia hanya menganggukan kepalanya


"Asal Lu tau Gua udah lupain itu, lagian gua manggil Lu kaya ginih ya karena emang Gua nyaman aja ginih dari pada formal kaku banget. hmm tapi Okelah kalau itu mau Ibu Melliza Anantasya, ada lagi?"


"Tidak itu saja"


"Tapi sampai kapan pura puranya?" sambung Melliza


"Sampai Gua mau berhenti"


"hmmm percuma ngomong sama orang rese kaya dia" ucap Melliza dalam hati


"Kenapa Lu ngedumel? iyakan sampe Gua bilang berhenti baru berhenti, intinya Gua juga ga tau sampe kapan"


"astaga tuh orang tau aja gua lagi ngedumelin dia" ucap Melliza dalam hati


"hmmm" jawab Melliza


"Yaudah kita deal ya?" ucap Alvi sambil menjulurkan tangannya


Lalu dibalas dengan juluran tangan Melliza sehingga kini mereka bersalaman dengan saling menatap dan tersenyum manis


"deal" jawab Melliza


.


.


.


.


Jangan Lupa Like Komen Dan Vote ya biar semangat terus upnya


Terimakasih💕