I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMYB Episode 68



Keesokan harinya ketika Melliza masuk ke ruangan Alvi untuk menyimpan berkas perusahaan yang diminta, Melliza melihat bahwa Alvi sedang berbicara dengan seseorang melalui telepon


Dengan cepat Melliza meletakkan berkas tersebut di atas meja kerja Alvi, dan dengan cepat Melliza membuka pintu agar dirinya keluar dari ruangan mewah itu karena takut mengganggu Bos nya yang sedang melakukan panggilan suara, tapi tiba tiba suara Alvi yang memanggilnya menghentikan langkah Melliza


"Ada apa Pa?"


"Nanti malam siap siap, Saya jemput ke appartement"


"Untuk?"


"Lu itu Cantik tapi pikun"


Dengan cepat Melliza mengubah ekspresinya itu menjadi tatapan kesal karena mendengar ucapan yang terlontar dari mulut Alvi yang melanggar permintaan Melliza untuk berkata formal seperti kepada karyawan lain


Alvi yang melihat itu dengan cepat melanjutkan ucapannya karena takut Melliza marah dan tak mau membantunya


"Nanti siap siap ya Melliza jam 8 malam Saya jemput Kamu" ucap Alvi dengan nada suara yang lembut dan sopan


Melliza hanya mengangguk malas dan memilih untuk keluar dari ruangan itu


"Kenapa Syaa?"


tiba tiba Tania sudah ada didepan meja kerja Melliza dan melihat wajah Melliza yang ditekuk


"hmm ga kenapa kenapa, Kaka ada apa?"


"ohh ini berkas yang kemarin"


Melliza pun menerima berkas yang diberikan oleh Tania


"yaudah gua lanjut kerja lagi deh, semangat Sya jangan ditekuk gituh nanti tua sebelum waktunya" ucap Tania sambil pergi meninggalkan Melliza, sedangkan Melliza hanya menggelengkan kepala mendengar ucapan Tania


Ternyata tadi Alvi berbicara lewat telpon dengan Ibunya yang mengingatkan Alvi untuk datang makan malam dan meminta anak laki laki tampannya itu untuk memperkenalkan pacarnya jika tidak Alvi harus mau dijodohkan dengan pilihan orangtuanya, itulah alasan Alvi meminta Melliza berpura pura menjadi pacarnya agar dia tidak dijodohkan


Akhirnya jam kantor pun telah habis dengan segera Melliza memasuki mobilnya mengendarainya dengan kecepatan tinggi karena bagaimana pun dia harus bersiap siap karena Alvi akan menjemputnya


Ketika sudah sampai di depan pintu Appartementnya tiba tiba Melliza melihat sebuah kotak didepan pintunya dengan segera Melliza membawanya dan masuk ke dalam


Setelah di buka ternyata isinya sebuah dress yang berwarna kuning, tampaknya Melliza begitu menyukai dress itu sampai sampai dia tersenyum dan memeluk dressnya, Melliza sudah menduga jika dress itu merupakan kiriman dari Alvi untuk dia kenakan malam ini


tringg


suara pesan masuk dari ponsel Melliza


Ternyata benar dugaan Melliza bahwa dress itu merupakan pemberian dari Alvi karena pesan yang Melliza terima merupakan pesan dari Alvi


~Alvin Sanjaya :


Nanti malam jangan telat, pakai dress yang udah gua kirim jangan lupa makeup biar lu keliatan cantik


Itulah isi pesan dari Alvi


"Biar keliatan cantik? emang Gua ga cantik apa?" gumam Melliza kesal


Setelah mandi dan makeup Melliza pun langsung bersiap siap dan menggunakan dress pemberian Alvi dipadukan dengan aksesoris yang menambah kesan elegant nya



Saat Alvi menelpon dan memberitau jika dirinya sudah menunggu di loby appartement Melliza merasa gugup, Melliza sedikit khawatir akan bertemu kedua orangtua Alvi ya walaupun Melliza hanya pura pura menjadi pacar Alvi seharusnya dia tidak merasakan kegugupan itu tapi dirinya takut jika semua sandiwara ini terbongkar dan membuat kedua orangtua Alvi tak suka, mungkin jika ketauan dirinya akan langsung dikeluarkan dari perusahaan itu


"Ingetkan kalau orangtua Gua nanya soal kita Lu harus jawab apa?" tanya Alvi memecahkan suasana hening dalam mobil


"Iyaa inget"


Kemarin setelah mereka setuju untuk melakukan sandiwara ini Alvi dan Melliza dibantu oleh Andre melakukan uji kecocokan agar nanti jika orangtua Alvi bertanya pada Melliza dan sebaliknya mereka akan memberikan jawaban yang sama sehingga tidak akan menimbulkan kecurigaan


Kini mobil yang dikendarai oleh Alvi tengah memasuki sebuah gerbang yang sangat megah dengan beberapa penjaga didepannya dan mulai terlihat sebuah rumah yang sangat besar dan mewah yang telah ada beberapa pelayan yang akan menyambut mereka


"Selamat datang Tuan muda, Nyonya" ucap Pelayan tersebut ketika Alvi dan Melliza keluar dari mobil


Melliza hanya memberikan senyuman dan anggukan kepada mereka, ketika mereka memasuki rumah itu Alvi tiba menggandeng tangan Melliza sontak itu membuat Melliza terkejut dan merasakan hatinya seperti tersengat listrik yang berkekuatan tinggi


"Bego Lu Melliza malah bikin hati sendiri tambah jatuh lebih dalam, profesional inget pacar pura pura" ucap Melliza dalam hati kesal karena dirinya menerima untuk menjadi pacar pura pura Alvi untuk kedua kalinya


"Bersiaplah, akting dimulai jangan mengecewakan" ucap Alvi memperingati Melliza karena mereka sedang berjalan menuju kedua orangtua Alvi yang sedang menunggu diruang tamu


Melliza kini terus mengembangkan senyumnya untuk menghilangkan rasa gugupnya


"Akhirnya yang ditunggu datang juga tuh Mah" ucap Ayah Alvi


"Iyaa nih orang yang sangat sibuk, Duh ini siapa Sayang? Cantik banget" ucap Ibu Alvi melihat Melliza


Alvi pun memperkenalkan Melliza kepada orangtua dan adiknya, Melliza disambut hangat oleh mereka, kedua orangtua Alvi mulai menanyakan hubungan mereka dan berhasil Melliza jawab sesuai dengan jawaban yang diminta Alvi


Melliza beberapa kali mendapatkan pujian dari Ibu Alvi dan Adiknya atas kecantikan yang dia miliki, bahkan adik Alvi yang sudah pernah melihat Melliza dan membuat Melliza cemburu memujinya begitu indah


"Ayo sekarang kita makan sayang" ajak Ibu Alvi pada Melliza


Mereka pun mulai makan malam bersama, tidak perlu waktu lama untuk bisa membuat Melliza dan keluarga Alvi akrab karena memang keluarga Alvi sangat membuka diri untuk Melliza


Namun karena kehangatan itu malah membuat Melliza khawatir, bagaimana jika mereka tau yang sebenarnya dan pastinya itu akan membuat orangtua terutama Ibu Alvi kecewa karena dapat Melliza lihat bahwa Ibu Alvi sangat menginginkan Alvi segera menikah


Ketika Melliza akan pulang dia berpamitan dengan kedua orangtua Alvi dan tak lupa juga dengan adiknya


"Tante Melliza pamit dulu ya, makasih makan malamnya"


"Samasama sayang, sering sering main ke sini ya"


"Iyaa ka, sering main kesini ya. Kasian mamah nanti lusa harus sendiri lagi di rumah karena Elvina harus ke London karena perkuliah sudah dimulai "


"Baiklah" ucap Melliza tersenyum


Melliza pun pulang ke appartementnya diantarkan kembali oleh Alvi


.


.


.


.


Jangan Lupa untuk terus Like Komen Vote dan jadikan sebagai favorite agar kalian ga ketinggalan kalau novel ini up


Terimakasih💕