
Walaupun Key ditolak oleh Melliza bukan berarti dia menjadi membencinya atau memaksakan kehendaknya agar Melliza menyukai dia, Key tidak ingin seperti itu. Sebagai laki laki yang sudah dewasa Key mengerti bahwa cinta itu tidak dapat dipaksakan. Kita tidak bisa memaksakan orang lain memiliki perasaan yang sama seperti kita.
Terlebih lagi Key tidak ingin kedekatannya dengan Melliza yang baru baru ini terjalin pudar begitu saja hanya karena masalah cinta, Key menginginkan hubungannya dengan Melliza tetap baik, oleh karena itu dia mencoba membuang perasaan cintanya pada Melliza walaupun tidak akan semudah itu.
Mulai sekarang Key hanya akan menganggap Melliza seperti Adiknya sendiri sebagaimana yang telah Melliza katakan dia hanya menganggap Key seperti Kakanya, karena itu sebagai Kaka Key akan membantu Melliza untuk melihat kesungguhan cinta Alvi, Key tidak ingin Melliza salah memilih dan tak ingin Melliza nantinya tersakiti
Sesuai rencana mereka pun menjalankan skenarionya, Key selalu mengantar jemput Melliza ke kantor bahkan mereka sering makan siang ditempat dimana ada Alvi disana, tak jarang mereka berdua pun sengaja bermesraan didepan Alvi, dan reaksi Alvi membuat Key selalu ingin tertawa. Alvi berhasil terjebak oleh sandiwara Key dan Melliza, setiap kali Alvi melihat Key bersama Melliza sorot matanya begitu tajam, rahangnya mengeras dan tangannya mengepal menahan amarah dari rasa cemburunya
Tapi semenjak kejadian Alvi mengungkapkan perasaannya dan ditolak oleh Melliza, Alvi tak pernah lagi mengungkapkannya. Dia takut jika terus terusan ditolak oleh Melliza, bahkan rasa penasaran Alvi akan hubungan Melliza dan Key pun tak pernah berani dia tanyakan karena dia merasa takut jika harus mendengar kenyataan jika Melliza telah berpacaran dengan Key
Dan ketika Alvi memiliki keberanian untuk bertanya pun, Melliza selalu menghindar seperti menjauhi Alvi. Melliza berbicara dengan Alvi benar benar hanya untuk urusan pekerjaan saja karena setelah itu Melliza selalu terburu buru menjauh dari Alvi, bahkan ketika ada meeting pun Melliza lebih memilih berangkat menggunakan mobilnya sendiri dari pada harus bersama Alvi
Sebenarnya Melliza bukan ingin menjauh, dia hanya ingin melihat kesungguhan Alvi, dia ingin Alvi mengejarnya menunjukan jika Alvi benar mencintai dirinya. Sementara Alvi yang telah terbakar rasa cemburu dan melihat Melliza menghindarinya merasa putus asa dan tak ada kesempatan bersamanya, Alvi merasa Melliza membencinya
Sampai pada akhirnya karena suatu pekerjaan mengharuskan mereka pergi ke Bali berdua, tak ada pembicaraan apapun diantara mereka selama perjalanan menuju Bali, sampai akhirnya mereka tiba malam hari di rumah Alvi yang berada di Bali
Tak ada pelayan disana, memang para pelayan hanya akan datang pagi hari dan pulang sore hari karena memang rumah tersebut jarang ditempati oleh Alvi
Karena tak tau harus tidur dimana Melliza pun terpaksa bertanya duluan pada Alvi saat melihat Alvi telah menaiki tangga menuju lantai atas
"Aku tidur dimana?"
tanya Melliza
"Terserah, Kamu pilih aja semua kamar disini kosong"
"Mereka datang cuman buat bersih bersih doang tiap pagi terus pulang sore, jadi disini cuman kita aja berdua karena supir yang nganterin kita pun tidur dirumahnya"
"Kalau gituh aku mau tidur deket kamar kamu"
ucap Melliza malu karena sungguh dia merasa takut dirumah yang luas ini hanya ada dirinya dan Alvi
Saat mendengar ucapan Melliza tersebut Alvi tersenyum kemenangan, karena akhirnya Melliza berkata Aku Kamu saat ini, dan dia pun mau berdekatan dengannya walau pun itu karena Melliza ketakukan
Alvi pun turun menghampiri Melliza dan membawakan koper Melliza karena sebagai laki laki dia tidak ingin melihat wanita yang dia cintai kesulitan membawa koper dengan menaiki anak tangga
"Ayoo"
ajak Alvi, dan diikuti oleh Melliza
Merekapun sampai didepan kamar yang saling bersebelahan
"Ini kamar kamu, dan aku disini. Kalau ada apa apa panggil aja"
"Makasih"
ucap Melliza
Haiii gimana nih menurut kalian readers? Tolong komen yaa, Aku bakalan up dengan cerita panjang kalau respon kalian bagus. Nah karena itu terus Like dan Vote yaa biar aku nulisnya semangat dan panjang ga dikit dikit hihihii