I Love You My Boss

I Love You My Boss
Semua Dimulai Dari Sini



Hari ini Melliza tidak ada aktivitas apapun karena dia dan kedua sahabatnya telah lulus lebih cepat dari teman kampus lainnya.


Melliza dan kedua sahabatnya bukan hanya terkenal karena kecantikannya saja, tapi juga karena prestasi dan kepintarannya sehingga banyak yang kagum pada mereka. Terutama kaum laki laki pada Melliza Anantasya, namun banyak juga yang tak suka pada mereka terutama kaum wanita karena merasa iri akan kecantikan dan kepopularan yang dia dapat.


Banyak laki laki yang terus mendekati Melliza. Mungkin mereka berharap Melliza akan menerima cintanya, karena sekarang Melliza telah menyelesaikan tugas akhir yang selalu dia jadikan alasan untuk menolak orang yang ingin menjadi pacarnya. Namun dia tetep memilih untuk sendiri dan selalu menolaknya.


Dia benar benar ingin fokus pada karirnya. Kini sambil menikmati cemilan Melliza mencari lowongan pekerjaan di internet.


"Aah ini ada lowongan pekerjaan di perusahaan Sanjaya Sentosa Land Tbk? Ini kan termasuk perusahaan terbesar yang ada di Indonesia? Kayanya aku harus coba ngelamar pekerjaan kesini deh" gumamnya dalam hati


PT. Sanjaya Sentosa Land Tbk (SSL) adalah perusahaan yang bergerak dalam Bisnis Real Estat. Kegiatan usaha perusahaannya meliputi Akuisisi Lahan, Pengembangan Real Estat, Penyewaan dan Penjualan Tanah, Bangunan Apartemen, Mall dan juga Kantor.


Melliza segera mempersiapkan berkas lamaran yang akan dia berikan, termasuk transkip nilai sementara kuliahnya. Dia tidak memberitau kedua orangtuanya jika dia akan melamar pekerjaan di perusahaan itu. Melliza berencana akan memberitaunya nanti, jika dia telah diterima diperusahaan tersebut.


Setelah selesai mempersiapkan berkas lamarannya, tibatiba ponsel Melliza berbunyi


Ddrrttt🎶


Tenyata itu dari Salsa, dengan segera Melliza menjawab panggilan telpon itu. Salsa menelpon Melliza karena sedari tadi Melliza tidak membuka pesan grupnya saking dia sibuk menyiapkan berkas lamaran kerjanya. Melliza pun meminta Salsa dan Audi untuk tidak menceritakan lamaran kerjan Melliza pada orang tuanya.


Salsa berjanji mereka tidak akan membocorkannya dengan syarat Melliza harus ikut berlibur bersamanya ke Puncak. Melliza bingung harus menjawab apa, karena dia sendiri takut jika orang tuanya tak memberikan izin.


📞 "Lu tenang aja gua sama Audi bakalan bilang sama orangtua lu, jadi lu ga ada alasan buat ga ikut"


Ucapnya di Telpon seolah dia tau apa yang akan Melliza ucapkan. Dan telponnya pun tiba tiba dimatikan oleh Salsa, sehingga Melliza tak dapat menolak ajakan sahabatnya itu.


"Tuuh anak kebiasaan deh maksa maksa gua, pake matiin hp segala kan gua belum selesai ngomong" ucap Melliza kesal.


Berkas lamaran kerja akhirnya telah dikirimkan ke perusahaan Sanjaya Sentosa Land melalui kantor pos, sehingga Melliza tinggal menunggu hasilnya.


Sore hari Salsa dan Audi datang ke rumah Melliza. Asisten rumah tangga Melliza segara membuka pintu rumah mempersilahkan sahabat majikannya itu masuk.


"Ada non dikamarnya. Silahkan masuk"


Audi dan Salsa langsung masuk ke kamar Melliza, orang tua Melliza mengenal baik Salsa dan Audi sehingga jika mereka datang selalu dipersilahkan menuju kamar Melliza, bahkan Audi dan Salsa pun kerap kali menginap dirumah Melliza untuk menemaninya ketika kedua orang tua Melliza pergi keluar kota atau negeri untuk kepentingan bisnisnya.


"Syaaa gua sama Audi datang nih" teriak Salsa dengan lantang.


Mereka sudah menganggap ini rumahnya sendiri, karena kata ibu Melliza anggap saja rumah sendiri hahaa.


Untung kedua orangtua Melliza belum pulang, jika tidak mereka akan terganggu oleh suara Salsa


"Apaan sih Sal lu tuh berisik bangett! Bisa bisa gua budeg nih" protes Audi.


Melliza yang mendengar suara itu seketika membuka pintu dan menggelengkan kepala ketika melihat kedua sahabatnya yang sedang menaiki anak tangga.


"Udah gue duka, berisik ginih pasti kalian" ucap Melliza.


.


.


.


.


Jangan Lupa Like & Komen


Terima Kasih