I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMYB Episode 145



Jangan lupa ya di Like di Komen dan di Vote yaa teman-teman. Karena like itu gratis ga bayar dan tentunya mudah ko, jangan lupa juga di komen kasih tanggapan tentang eps kali ini. Dan kalau kalian bersedia tolong di vote juga yaa hihii maafkan aku yang banyak maunya.🙏


Selamat Membaca✨


***


Saat ini Melliza sedang membuat sarapan untuk Alvi, nasi goreng adalah sarapan simple yang Melliza buat sebagai menu sarapan pagi ini. Setelah selesai membuat nasi goreng, Melliza meninggalkan Bi Imas sendirian di dapur yang masih menggoreng ayam.


Di bukanya kamar mereka, beruntung Alvi sudah bangun dan terlihat akan memasangkan dasi pada lehernya. Melliza langsung berjalan menghampiri suaminya lalu diambil alih dasi yang ada ditangan Alvi.


Dengan perlahan Melliza melilitkan dasi itu pada kerah kemeja Alvi lalu memasangnya. "Sudah" ucap Melliza sambil mengusap dan merapihkan kemeja yang melekat pada tubuh suaminya.


"Terima kasih sayang" ucap Alvi mencium kening Melliza.


"I love you" ucap Alvi lembut dengan menatap wajah cantik Melliza.


"I love you too my husban" jawab Melliza.


Kemudian Alvi menarik pinggang istrinya hingga kini mereka berpelukan. Bahkan pipi kirinya menempel pada dada bidang sang suami.


Melliza mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah tampan Alvi. Alvi pun sama dia menundukkan kepalanya menatap sang istri. Perlahan tapi pasti Alvi mendekatkan wajahnya pada wajah cantik Melliza lalu mendaratkan sebuah kecupan di bibir pink yang sudah menjadi candunya.


"Udah ah ayo kita sarapan, nanti kamu telat loh sayang" ajaknya yang diangguki Alvi.


Melliza pun segera membawa tas kerja Alvi yang ada di meja, mereka menuruni tangga dengan posisi tangan kanan Alvi merangkul Melliza.


Pasangan suami istri ini semakin hari semakin terlihat sangat harmonis dan romantis. Keduanya menjalankan dan menikmati perannya masing-masing. Sungguh keduanya sama-sama beruntung.


"Sudah selesai Bi ayam gorengnya?" tanya Melliza saat Bi Imas membawa sepiring ayam goreng.


"Sudah Non" jawabnya.


"Terima kasih Bi" ucap Melliza yang disenyumi oleh Bi Imas.


Melliza pun kini mengambil nasi goreng untuk Alvi, menambahkan ayam goreng dan juga kerupuk udang untuknya. Kemudian dia pun tak lupa menuangkan jus jeruk dan juga air mineral untuk sang suami.


Saat sarapan berlangsung, Melliza hanya memakan beberapa sendok nasi goreng ke dalam mulutnya. Dia lebih senang memperhatikan Alvi yang tampak menikamati nasi goreng buatannya.


"Kenapa malah liatin aku sayang? Di makan dong" ucap Alvi ketika tersadar jika istrinya terus memperhatikannya.


"Aku udah kenyang" jawabnya.


"Kenyang apaan, itu masih utuh sayang" ucap Alvi melihat piring Melliza masih penuh, bahkan sepertinya hanya baru dimakan beberapa sendok.


"Ayo makan ah" perintah Alvi.


"Yaudah kalau gituh minum aja susunya" ucap Alvi.


"Iyaa nanti sayang" ucapnya.


Alvi menatap tajam ke arah istrinya membuat Melliza takut dan akhirnya menuruti perintahnya. "Iyaa aku minum susunya" ucapnya malas.


"Nah gituh dong, harus nurut sayang. Aku tuh ga mau kamu telat makan" ucap Alvi memperhatikan Melliza meminum susunya.


Belum juga susu itu tertelan semua, Melliza dengan cepat berlari sambil menutup mulutnya dengan kedua tangan. Dia pergi ke wastafel dan memuntahkan cairan putih itu. Entah kenapa rasanya benar-benar mual.


"Kamu kenapa?" tanya Alvi menghampiri Melliza dan memijat punggung leher istrinya.


Melliza terus mencoba mengeluarkan isi diperutnya lalu setelah selesai dia membersihkan mulutnya. "Kamu ga apa-apa?" tanya Alvi panik.


"Tuh kata aku juga aku tuh kenyang sayang, jadi malah mual dan muntahkan" ucapnya kesal.


"Iyaa maaf, aku udah maksa kamu" ucap Alvi sambil membawa Melliza duduk kembali di meja makan. Setelah itu Alvi pun mengambil segelas air hangat untuk Melliza.


"Ini minum dulu" ucap Alvi yang kemudian memberikan segelas air hangat tersebut.


"Terima kasih" Melliza pun langsung meminum air tersebut.


"Yaudah ayo aku antar kamu ke depan" ajaknya ketika melihat Alvi masih memperhatikan dirinya.


"Aku ga ngantor deh, biar Johan aja yang gantiin aku. Aku takut kamu kenapa-kenapa" ucap Alvi karena merasa khawatir pada Melliza.


"Aku ga apa-apa sayang, tadi tuh cuman muntah biasa karena perutku kekenyangan" jawab Melliza yang tidak ingin Alvi mengkhawatirkannya.


"Beneran sayang, lagian nanti kalau ada apa-apa aku kabarin kamu ko" ucap Melliza.


"Janji ya?" tanya Alvi.


"Iyaa aku janji sayang" jawab Melliza duduk sambil memeluk Alvi yang berdiri didepannya lalu menggeleng-gelengkan kepalanya pada perut kekar Alvi.


"Yaudah kalau gituh ayo antar aku" ucap Alvi sambil mengusap lembut kepala Melliza.


Melliza pun mengantarkan Alvi sampai pintu depan rumah. Lalu berpamitan dengan mencium punggung tangan sang suami. Tak lupa Alvi pun mencium kening Melliza dan setelah itu memasuko mobilnya lalu pergi ke kantor.


****


Di like di Komen di Vote yaaaa tolonggg hihiii biar aku semangattkan nulisnya🙏


Terimakasih💓💓💓