
ketika telah sampai ada seseorang yang menunggu Alvi dan langsung berkata "mobilnya disana Pa, ini kunci nya" ucap seorang pria tersebut "Thanks" ucap Alvi singkat
"ayoo" ucap Alvi kepada Melliza
kemudian Melliza langsung mengikuti Alvi, terlihat sebuah mobil sport mewah terparkir disana
Alvi dan Melliza pun langsung pergi dengan mobil tersebut, setelah beberapa menit tiba tiba mobil tersebut berhenti disebuah hotel bintang lima
"ini orang mau ngapain lagi sih, udah tau gua buru buru" ucap melliza kesal dalam hati
kemudian Alvi turun begitu saja diikuti dengan Melliza
"Pa maaf nanti saya bisa terlambat kalau nemenin Pa Alvi kesini dulu" ucap Melliza
"ikut aja ayo" ucap Alvi
kemudian Alvi menarik tangan Melliza "Ngga ah, saya mau naik taksi aja mau pulang pa" ucap Melliza
"nurut deh dari pada nanti telat" ucap Alvi sambil menggendong Melliza ala bridal style
"Pa LEPASIN GA! " ucap Melliza kesal
Melliza merasa malu walaupun hanya ada pelayan hotel yang melihatnya, dia juga merasa kesal karena waktunya yang tidak tepat
"duhh jadi deg degan ginih lagi, please tenang syaa jangan sampe ini orang denger suara jantung lu bisa malu banget ntar" ucapnya dalam hati
"ngapain juga lagi pake gini segala di waktu yang ga tepat ginih" ucapnya tambah kesal
kemudian Alvi dan Melliza pun masuk ke dalam lift "Ih lepasin ga! " ucap Melliza karena tak nyaman dengan posisi itu
"Ga, nanti lu kabur" ucap Alvi dengan menatap kedua mata Melliza
seketika Alvi merasa sangat terpesona dengan tatapan Melliza hatinya berdetak cepat. Melliza yang tersadar dengan tatapan yang tidak biasa dari Alvi terlihat bingung "Pa Lepasin" ucap Melliza pelan
seketika Alvi langsung tersadar dan menurunkan Melliza, "sial gua kenapa lagi pake deg degan segala" ucap Alvi dalam hati
kini mereka keluar dari lift Alvi menarik tangan Melliza, kemudian mereka masuk ke dalam salah satu kamar terlihat telah ada seseorang yang sangat familiar telah duduk menunggu disana
"Ohhh ini ternyata" ucap Laki laki tersebut
dia adalah salah satu Fashion Stylist sekaligus MakeUp Artis yang terkenal di Indonesia, karya nya jangan ditanyakan lagi dia sangat profesional
Alvi sengaja menyuruh orang untuk memake over Melliza hari ini, yang memake over Melliza adalah fashion stylist Alvi sendiri bahkan keluarganya juga
kemudian Alvi memberikan kode kepada laki laki tersebut "yuu duduk cantik" ucap manja laki laki itu
Melliza pun menurutinya untuk duduk "ini kan makeup artis dan fashion stylist yang terkenal itu" ucap Melliza dalam hati
"yang gua mana?" tanya Alvi kepada fashion stylistnya
"itu shayyy" jawabnya menunjuk
Alvi pun langsung masuk ke dalam toilet untuk mandi sedangkan Melliza sedang di makeupi
"kamu ini perempuan pertama loh yang alvin suruh buat saya makeup dan stylist in" ucap lelaki itu manja
Melliza hanya tersenyum ketika mendengar itu
"ternyata gua seberuntung itu" ucapnya senang dalam hati
"ahh tapi syaa lu sadar mungkin ini hanya sebagai bonus atasan ke sekretarisnya" ucap Melliza dalam hati mengingat status dirinya
Alvi pun telah selesai mandi dan kini dirinya bersantai menonton tv
tak lama Melliza setelah di makeup langsung berganti pakaian yang telah dipilih oleh stylist itu
ketika bercermin dari atas sampai ujung kaki Melliza merasa berbeda "ini sih gaunnya lebih bagus dan kayanya lebih mahal yang udah gua siapin di rumah" ucap Melliza pelan
"duhh bahagianya gua hari ini, ga nyangka Alvi nyiapain semua ini" ucap Melliza pelan saat bercermin
sementara menunggu Melliza kini Alvi telah dipakaikan jas oleh fashion stylist tersebut
"udah deh, keren tau lagian cowo cowo disana yang mau diwisuda pasti pada keren masa seorang CEO muda kaya raya kalah sama mahasiswa baru lulus" ucapnya menggoda
kemudian Melliza kini keluar dengan hasil makeup dan pakaian yang sangat indah sehingga membuat Alvi bengong melihat kecantikannya "cantik banget" ucap Alvi tak sadar
"ekhemm" suara fashion stylist tersebut menyadarkan Alvi
Alvi hanya melirik fashion stylist tersebut
"duhh cantikk banget sihh sayang" ucap fashion stylist
"ini semua karena kaka" ucap Melliza tersenyum
Melliza langsung melihat jam ternyata sudah pukul 07 : 30 dia langsung menatap Alvi, Alvi pun mengerti dengan tatapan Melliza tersebut
"iyaa ayo pergi" ucap Alvi
kemudian setelah semuanya benar benar selesai mereka langsung pergi tapi ketika akan menuju mobil Melliza sedikit tersangkut karena gaun panjangnya sehingga dia akan terjatuh, tapi untung saja ada Alvi yang siap menolongnya
Alvi memeluk Melliza mereka bertatapan sangat dalam sampai Alvi mengatakan "lu cantik" deg Melliza tak percaya apa yang Alvi ucapkan dan ingin sekali lagi memastikan "huh?" tanya Melliza "gua suka" ucap Alvi tak sadar apa yang dia katakan
"apa?" tanya Melliza menyadarkan Alvi seketika Alvi melepaskan pelukannya
"makanya hati hati" ucap Alvi
"tadi gua bilang apa? duhh" ucap Alvi dalam hati
Kini Melliza telah masuk ke dalam mobil, Alvi pun langsung dengan cepat mengendari mobil sportnya
dalam perjalanan Melliza pun mengirimkan pesan kepada Ayah dan Ibu nya untuk langsung datang ke Kampus karena dirinya akan menunggu disana
hanya butuh waktu 55 menit kini mereka telah sampai di kampus Melliza, Alvi mengendarai mobil sportnya memang dengan kecepatan yang sangat tinggi sehingga Melliza tidak terlambat sama sekali karena acara akan dimulai pada pukul 09:00 sehingga masih ada waktu setengah jam untuk Melliza
"tuh gua nepatin janji gua kan" ucap Alvi
"iyaa makasih ya udah mau nganterin udah bikin kaya ginih juga" ucap Melliza tersenyum
"eits itu ga gratis ya" ucap Alvi
raut wajah Melliza berubah seketika mendengar ucapan Alvi tadi
"huh gua udah kesenengan eh tau nya gua harus bayar ini semua" ucap Melliza dalam hati
Alvi yang melihat itu merasa gemas sehingga mencubit pipi Melliza
"ngga ko ngga lu tenang aja" ucap Alvi tersenyum
Melliza yang diperlakukan seperti itu merasa kaget "Salsa, Audi tolong gua dong baper banget nih, kalau ginih caranya gua ga bakalan bisa move on seumur hidup" ucap Melliza dalam hati
.
.
.
.
Jangan Lupa Like Komen Vote
Maaf jika ada typo
TERIMAKASIH💕💕💕