I Love You My Boss

I Love You My Boss
Hadiah Istimewa



Setelah menempuh perjalanan selama 2 jam menggunakan mobil sport mewah akhirnya kini telah sampai disuatu mall milik Alvi


Melliza merasa bingung kenapa Alvi malah berkunjung ke Mall bukannya mengantar ke Appartement Melliza


"Ohh mungkin dia ada urusan kerja kali ya" ucap Melliza dalam hati


Alvi pun keluar dari mobilnya tanpa berbicara sesuatu dan Melliza pun mengikuti Alvi seperti seorang anak ayam yang mengikuti induknya


Lalu Alvi masuk kedalam salah satu toko perhiasan yang ada disana dan disambut hangat oleh pelayan "silahkan, ada yang bisa kami bantu?" ucap pelayan tersebut


Alvi hanya melihat lihat untuk menemukan sesuatu yang cocok, pandangan Alvi terfokus pada salah satu kalung berlian yang simple


"model kalung berlian ini yang terbaru Pa dan pastinya akan sangat cantik jika dipakai oleh Mbaknya" ucap Pelayan tersebut


Melliza mendengar perkataan itu merasa malu dan langsung membantah "bukan untuk saya mbak" jawab Melliza sedangkan pelayan tersebut hanya tersenyum malu


"dia beli kalung itu buat siapa ya?" tanya Melliza dalam hati


"Coba kamu pilih diantara dua kalung ini" tanya Alvi pada Melliza


"kalau menurut aku sih mending yang ini, simple tapi elegant" jawab Melliza sambil menunjuk kalung yang sesuai dengan yang ada dalam pikiran Alvi



"yaudah tolong yang itu" ucap Alvi pada pelayan


Kemudian setelah selesai membeli kalung tersebut Alvi mengantarkan Melliza menuju appartementnya


"terimakasih banyak ya Pa untuk hari ini, maaf merepotkan" ucap Melliza yang kemudian membuka pintu mobil karena sudah sampai didepan gedung appartementnya


"tunggu" ucap Alvi menahan sambil memegang tangan Melliza


"iyaa Pa kenapa?" tanya Melliza


"nihh buat lu sebagai hadiah dari gua karena lu udah lulus plus karena selama ini kerja lu bagus" sambil memberikan sebuah kotak yang berisi kalung tadi


"huh serius? tapi ini kan sangat.." ucap Melliza terputus


"udah sini gua pakein" ucap Alvi yang kini langsung memasangkan kalung tersebut dileher Melliza


"lu suka kan?" tanya Alvi


"ya suka bangetlah Pa, makasih banyak ya Pa untuk semua ini" ucap Melliza menatap Alvi


"iyaa samasama, yaudah sana pergi cepet istirahat" ucap Alvi


"hehee sekali lagi makasih ya pa" ucap Melliza sambil turun dari mobil


"iyaa, yaudahsana" jawab Alvi


"hatihati dijalan Pa" ucap Melliza tersenyum


Kemudian kini Alvi melajukan mobilnya pergi meninggalkan Melliza, di sepanjang jalan dia terbayang senyum manis Melliza ketika mendapatkan hadiah kalung berlian dari Alvi


sedangkan Melliza disepanjang jalan masuk menuju Appartement dia terus tersenyum sambil memegang kalung yang ada dilehernya itu


"Ya Allah jangan hilangkan kebahagiaan ini, bener bener ga nyangka Alvi ngasih kalung berlian mahal ini, terus dia bela belain manggil makeup artis ternama, beliin gaun mewah segala juga. Ya Allah masih ga nyangka dia lakuin itu, huuuuu bahagiaa banget deh" ucap Melliza kegirangan sambil merebahkan tubuhnya diatas kasur


"duhh Melliza boleh seneng, tapi jangan nganggep yang engga engga" ucap Melliza dalam hati


kemudian karena merasa bahagia seperti biasa Melliza pun bercerita kepada kedua sahabatnya Audi dan Salsa sampai larut malam menceritakan semua kejadian yang Alvi lakukan untuknya, untung saja besok adalah hari Minggu sehingga Melliza tak perlu bangun pagi untuk ke kantor


Minggu siang harinya tiba tiba ponsel Melliza berbunyi ternyata itu panggilan dari Tania


πŸ“ž hallo, Sya kamu dimana?


πŸ“ž Aku di appart Ka, kenapa?


πŸ“ž Gimana kemarin wisudanya? kita ketemu yuu


πŸ“ž Nanti aku kirim wa ya lokasinya


Melliza pun segera berganti pakaian untuk menemui Tania, seperti biasa Melliza hanya menggunakan makeup sangat tipis agar terlihat natural


Langsung saja Melliza pergi mengendari mobilnya menuju sebuah tempat cafee yang telah Tania kirim lokasinya


terlihat Tania sudah menunggu Melliza sendirian


Melliza pun segera menghampiri Tania


"maaf ya ka, udah nunggu lama?" tanya Melliza


"engga ko aku juga baru aja dateng" jawab Tania


"hmm syukurlah kirain udah lama nunggu"


"yaudah mau pesen apa nih?" tanya Tania


Mereka berdua pun memilih menu makanan yang ada, sambil menunggu makanan datang Tania dan Melliza kini sedang asik mengobrol, Tania menanyakan bagaimana acara wisuda yang Melliza jalankan kemarin, menanyakan apakah lancar dan dia tidak telat diacara tersebut.


Melliza pun menceritakan semua kejadian mulai dari kepulangan ke Indonesia yang di cancel hingga semua yang Alvi lakukan untuk sampai ke acara wisuda Melliza, tapi Melliza belum mencerikan hadiah yang Alvi berikan kepadanya karena pada saat Melliza akan bercerita itu, telpon Tania berbunyi dan Tania menjawabnya



Hingga saat pesanan datang, Tania pun telah selesai menjawab panggilan telpon tersebut, sambil makan Tania bertanya kepada Melliza dan itu membuat Melliza yang sedang minum terkejut dibuatnya


"itu kalung dapet dari Pa Alvi ya Syaa?" tanya Tania


"huh baru aja mau cerita, ternyata Ka Tania udah tau hmm" ucap Melliza dalam hati sambil melirik Tania bingung


"tapi gimana Ka Tania bisa tau ya?" tanyanya dalam hati



"kenapa ngelirik gituh sih? hahaa bingung ya gua tau dari mana?" tanya Tania


"iyaa" jawab Melliza mengangguk


Tania pun menjelaskan kepada Melliza bagaimana dia bisa tau bahwa kalung yang Melliza gunakan merupakan pemberian dari Alvi, ternyata ketika kemarin Melliza dan Alvi ke sebuah toko perhiasan, tak sengaja Tania yang sedang membeli hadiah juga untuk Melliza disamping toko perhiasan tersebut melihat Melliza dan Alvi masuk ke dalam toko


"ciee yang cintanya udah mulai terbalas" ledek Tania


"ih apaan sih Ka? orang ini tuh cuman hadiah karena aku lulus terus katanya karena aku kerjanya bagus" ucap Melliza


"iyaa, tapi masih ada alasan lain juga dia beliin kamu kalung itu tuuh" ledek Tania kembali


sedangkan Melliza hanya diam dia memikirkan perkataan Tania, tapi dengan keras Melliza berusaha agar apa yang Alvi lakukan kemarin hanya sebuah bentuk apresiasi bos kepada bawahannya


"ohhiyaa nihh Sya, selamat yaa" ucap Tania memberikan sebuah kado ntah apa isi didalamnya yang pasti hadiah yang diberikan Tania dari sebuah brand ternama



"ahh makasih banyak ka" ucap Melliza memeluk Tania


setelah selesai makan, seperti kebanyakan wanita lainnya mereka pergi berkeliling mall tersebut untuk melihat lihat barang dan membelinya jika cocok


.


.


.


.


.


Jangan Lupa Like Komen dan VoteπŸ’•