
Mau mengingatkan nih, jangan bosen ya. Setelah baca jangan lupa ya di like, di komen dan di share. Yang punya poin juga yu bagi poinnya dengan cara vote ya cerita ini.
Selamat Membaca✨
***
"Ini indah banget sih sayang" ucap Melliza kagum saat melihat beberapa ikan melintas diatasnya.
"Heem" ucap Alvi sambil terus memandangi Melliza yang tampak tersenyum bahagia.
"Tapi tetap lebih indah kamu sayang" ucap Alvi yang seketika membuat Melliza menatapnya.
"Terus aja gombalin istrinya" ucapnya tersenyum.
"Ga apa-apa dong kan udah halal lagian bukan cuman gombal tapi fakta, Sayang" ucap Alvi.
"Heem iyaiya" jawabnya.
"Terus kalau ga ke kamu, emang boleh gituh ke perempuan lain?" tanya Alvi yang langsung membuat Melliza menatapnya.
"Jangan coba-coba ya" ancam Melliza dengan menatap tajam suaminya.
"Becanda dong sayang, mana berani aku" ucapnya sambil menggenggam tangan Melliza.
Pembicaraan mereka terpotong karena makanan yang dipesan telah datang diantar oleh pelayan. Mereka memesan beberapa makanan seperti tuna tartare, seared scallop, red mullet dan juga poached lobster.
"Gimana enak makanannya?" tanya Alvi sambil memperhatikan Melliza mulai menyantap makanannya.
"Enak banget sih sayang, apalagi bisa sambil liat-liat ikan" ucapnya tersenyum bahagia.
Tak hanya tempat yang nyaman dan indah tapi juga makanan yang disajikan sangat lezat. Membuat mereka puas dan tak kecewa datang ke restoran ini, apalagi bagi Alvi tak masalah seberapa mahal pun harga yang harus dia bayar selama itu bisa membuat istrinya bahagia.
"Ayo dong kamu coba, jangan ngeliatin aku terus. Emang ga ngiler apa?" tanyanya karena Alvi belum sama sekali mencicipi makanan tersebut.
"Ga perlu makan, liat kamu aja udah kenyang" ucapnya kembali menggoda sang istri.
"Ish. Yaudah kalau gituh ga usah makan ya hari ini. Liatin aku aja, oke?" tanyanya sambil tersenyum mengejek.
Alvi hanya bisa memasang ekspresi sedih diwajah tampannya itu. "Tuh kan, tadi katanya udah kenyang cuman liat aku juga" ucap Melliza.
"Ya tap-" ucap Alvi terpotong oleh Melliza.
"Yaudah cepat makan, jangan godain aku mulu" ucap Melliza.
"Kamu ga tau sih seberapa aku melelehnya dan nahan diri supaya tetap biasa aja saat kamu godain" ucap Melliza dalam hati.
Selama ini setiap Alvi menggodanya dengan gombalan Melliza selalu saja menahan diri agar tak menunjukkan ekspresi senang yang berlebih.
Setelah selesai makan mereka langsung kembali berjalan-jalan menikamati Maldives hingga mereka sampai ke resort pada pukul empat sore.
Setelah keduanya membersihkan diri, mereka hanya memilih berdiam diluar kamar menikmati datangnya senja. Dan setelah itu mereka kembali ke kamar dan bermesraan layaknya seorang pengantin baru.
**
Pagi harinya beruntung sekali Alvi hari ini mudah untuk dibangunkan tidak seperti kemarin. Mungkin karena hari ini akan melakukan hal yang menjadi bagian yang sangat Alvi inginkan yaitu Snorkeling.
"Ayo sayang" ucap Alvi ketika Melliza masih bersiap-siap.
"Sekarang aja semangat, mentang-mentang mau snorkeling" ucap Melliza yang hanya bisa dibalas senyuman oleh Alvi.
Mereka kini sudah berada di dermaga. Sebelum berangkat mereka berdua dan beberapa orang lainnya diberikan pengarahan dan menggunakan alat untuk Snorkeling terlebih dahulu.
"Aku deg-degan sayang, takut. Ini pertama kali buat aku" ucapnya berbisik sambil meremas tangan Alvi.
"Tenang sayang, ada aku" ucapnya menggenggam tangan Melliza.
Setelah itu selesai akhirnya mereka berangkat menggunakan Speedboat untuk menuju spot snorkeling. Tak butuh waktu lama akhirnya mereka telah sampai, Alvi terlebih dahulu turun menuju air lalu dibimbingnya Melliza untuk turun.
"Ayo sambil pegangan sama aku. Ga akan kenapa-kenapa ko sayang" ucap Alvi menenangkan Melliza karena ini baru pertama kalinya Melliza melakukan snorkeling.
"Aku takut" kalimat yang sama keluar dari mulutnya. Dan Melliza masih diam tak berani melangkah menuruni tangga speedboat untuk turun ke air.
"Jangan takut sayang, ada aku" ucap Alvi menatap dan kedua tangannya menggenggam erat tangan Melliza.
"Liat aku, jangan liat kebawah. Kamu pegangan sama aku oke" ucap Alvi menenangkan Melliza.
"Semua akan baik-baik aja, ada aku sayang" ucap Alvi memegang wajah Melliza dengan kedua tangannya sehingga kedua mata indah mereka kembali saling menatap.
Kedua tangan Melliza dikalungkan pada leher Alvi dan akhirnya perlahan Melliza pun turun dan masuk ke dalam air. Karena takut Melliza pun tak pernah melepaskan tangan Alvi dari genggamannya.
Perlahan Alvi meyakinkan Melliza sehingga pelan-pelan Melliza mulai melepaskan tangan Alvi dan berani berenang. Mereka berdua pun menikmati pemandangan bawah laut yang indah dimana terdapat terumbu karang dan juga ikan yang berwarna-warni.
***
*pengantin baru nih pas lagi mau otw spot snorkeling.
Tunggu terus ya kelanjutannya. Jangan lupa teman-teman di like, di komen dan di vote pake poin ya, di share juga boleh ko🙏
Terimakasih💛💛💛