I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMYB Episode 163



Semenjak Salsa berada di kota yang sama, Melliza tidak pernah merasa kesepian lagi karena sahabatnya itu sering kali mengunjunginya dan bahkan sesekali mereka pergi bersama keluar hanya untuk shopping di Mall, nonton atau makan bersama. Bahkan Tania pun kadang ikut gabung bersama.


Mereka pergi tidak di hari libur, karena bagaimana pun Melliza tidak akan mungkin pergi disaat suaminya ada dirumah. Untuk itu Melliza pergi bersama teman-temannya saat sore hari sebelum Alvi pulang bekerja atau saat laki-laki itu akan pulang larut malam.


Seperti sore ini, Melliza dan Salsa berada di Mall.


"Coba kalau Audi ada disini juga ya, pasti tambah seru deh." ucap Melliza sedih.


"Nanti kita harus paksa dia sih buat main kesini pas dia libur kerja" ucap Salsa yang diangguki Melliza.


"Gue seneng deh semenjak loe ada disini, akhirnya gue ga ngerasa sendirian lagi. Gue punya teman jalan ginih, dulu biasanya gue sama Kak Tania tapi semenjak nikah dan ga kerja bareng lagi, gue jadi jarang keluar" curhat Melliza.


"Loe tenang sekarang gue ada disini, kapan pun loe mau jalan, gue temenin. Tapi asal jangan pas gue lagi kerja aja" ucap Salsa tersenyum.


**


Kedua wanita itu kini terus berkeliling melihat-lihat barang yang menurut mereka menarik untuk dibeli. Mulai dari toko satu ke toko lainnya telah mereka datangi, dan kini kedua tangan Melliza dan Salsa sudah memegang tas yang berisi barang belanjaan mereka.


Saat akan pulang tiba-tiba ponsel Melliza berbunyi langsung saja dia menekan tombol hijau pada layar ponselnya karena itu adalah panggilan dari sang suami.


"Hallo sayang" ucapnya.


"Kamu masih di Mall sama Salsa?" tanya Alvi di telpon.


"Iyaa sayang, kenapa? Kamu udah dirumah?" tanyanya khawatir jika Alvi sudah berada dirumah.


"Belum, apa udah selesai? Aku mau jemput kamu" ucap Alvi karena tau jika istrinya tadi diantarkan oleh supir.


"Udah, aku ini baru mau pulang" jawabnya.


"Yaudah kamu tunggu di loby, sepuluh menit lagi aku sampai" ucap Alvi yang disetujui Melliza.


Panggilan telpon pun akhirnya terputus. "Suami loe Syaa?" tanya Salsa.


"Iyaa, loe ga usah nganterin gue pulang Sal. Katanya Alvi mau jemput" ucap Melliza dengan raut wajah bahagia ketika tau suaminya akan menjemput dia.


Mereka pun akhirnya menunggu Alvi di loby Mall. Tiba-tiba ada seorang laki-laki yang menghampiri mereka berdua. Laki-laki itu tidak asing bagi mereka, dia adalah Endy. Laki-laki yang dulu pernah mencintai Melliza dan tak lain adalah teman satu kampus mereka.


"Sal, Syaa" sapa Endy pada mereka berdua.


"Haii" jawab mereka kompak dan kaget bertemu Endy.


"Apa kabar Sya?" tanya Endy mengulurkan tangannya dan memandang wajah perempuan yang dulu dia cinta.


"Kamu tambah cantik aja deh Syaa" ucap Endy dalam hati.


"Baik Ndy" jawabnya tersenyum sambil membalas salaman Endy.


Salsa merasa sedikit aneh dengan sikap Endy yang tidak melepaskan tangan Melliza dengan segera dia menepis tangan Endy. "Duh ko Melliza doang yang ditanya, gue engga nih?" ucap Salsa sambil tersenyum.


"Ehya, gimana kabar loe Sal? Ko bisa disini?" tanyanya sambil menjabat tangan Salsa.


"Baik, gue kerja disini Ndy" jawabnya.


Lalu secara tiba-tiba Alvi datang menghampiri mereka. "Hai, udah selesai sayang?" tanya Alvi yang membuat Melliza terkejut.


"Ah iyaa udah sayang, yaudah ayo kita pulang" ajak Melliza yang diangguki oleh Alvi.


"Sal, Ndy, gue pulang duluan ya" pamit Melliza pada mereka.


"Kita duluan Sal" pamit Alvi yang hanya pada Salsa.


Mereka berdua pun pergi dan kini Endy terus menatap memperhatikan Melliza saat Alvi merangkul pinggang wanita yang dulu dia cintai.


**


Jangan lupa like, komen, vote dan kasih rate bintang lima.


Terimakasih💚💚💚