I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMYB Episode 142



Setelah menempuh perjalanan sekitar dua puluh menit akhirnya mereka tiba di rumah mewah milik orang tua Alvi. Saat masuk ke dalam rumah Alvi terus merangkul istrinya dan itu dilihat oleh Mitha yang memperhatikan mereka sedari tadi.


"Duh yang abis pulang honeymoon makin lengket aja" godanya.


"Harus dong Mah, kan biar cepat ngasih kita cucu" sahut Putra yang baru saja datang menghampiri mereka.


Mendengar ucapan tersebut mereka berdua hanya membalasnya dengan senyuman.


"Mah, Pah ini ada sedikit oleh-oleh buat Mamah sama Papah" ucap Melliza sambil memberikan dua paper bag.


Memang itu tujuan Melliza dan Alvi datang ke rumah orang tuanya untuk memberikan oleh-oleh yang telah mereka beli. Selain itu mereka pun meminta izin secara langsung jika mulai hari ini mereka akan tinggal dirumah baru.


"Wahh, makasih ya sayang" ucap Mitha menerima paper bag tersebut.


"Yaudah Mamah ke dapur dulu ya mau ngasih tau bibi buat nyiapain minuman" ucap Mitha.


"Biar Melliza aja Mah yang bikin" ucap Melliza.


"Yaudah kalau gituh kita aja yang bikin" jawab Mitha dengan tersenyum pada menantunya.


Kemudian Melliza dan Mitha pergi ke dapur untuk menyiapkan minuman dan makanan tapi sebelumnya Mitha pergi ke kamar untuk menyimpan paper bag pemberiaan Melliza tadi.


Sedangkan kini Alvi dan Putra berada diruang keluarga.


"Gimana Vin? Udah ada tanda-tanda belum?" tanya Putra sambil mendudukan tubuhnya di atas sofa.


"Sabar dong Pah, baru juga nikah dua minggu" jawab Alvi santai.


"Tapi udah berusahakan?" tanyanya.


"Udah Pah, tenang aja bentar lagi juga Melliza hamil" ucap Alvi santai.


Sama dengan Alvi yang ditanya oleh Putra, begitupun dengan Melliza yang ditanyakan oleh Mitha.


"Gimana honeymoon kemarin Syaa?" tanya Mitha yang baru saja kembali setelah dari kamar.


"Syukurlah, kalian harus sering-sering ya liburan biar makin romantis" ucap Mitha membuat Melliza tersenyum karena bersyukur mendapatkan Ibu mertua sebaik itu.


"Eh ngomong-ngomong kalian sering ngelakuinnya kan?" tanya Mitha.


Melliza diam sejenak mencerna pertanyaan Mitha. Mitha yang melihat menantunya bingung, langsung to the point.


"Ini loh, maksud Mamah kamu sama Alvi sering kan ngelakuin proses bikin baby" ucap Mitha santai yang membuat Melliza diam tak percaya jika mertuanya menanyakan hal seperti itu.


"Gimana Syaa?" tanya Mitha tak sabar menunggu jawaban sang menantu.


"Hmm kita udah berusaha ko Mah" ucap Melliza malu-malu.


"Kamu jangan kecapean ya, itu juga berpengaruh pada kesuburan" ucapnya yang hanya mendapatkan anggukan dan senyuman dari Melliza.


"Maafin Mamah ya nyuruh kamu cepat hamil terus, Mamah ga sabar sih pengen ngerasain punya cucu. Semua teman Mamah kalau arisan pasti yang di bahas cucu mereka terus" ucap Mitha dengan nada sedih.


"Ga apa-apa Mah, Melliza ngerti ko. Lagian Melliza sama Alvi juga ga nunda punya baby" jawab Melliza.


"Eh ko kamu manggilnya masih Alvi sih Syaa? Diganti dong sayang jadi mas atau apa gituh. Pamali loh, ga sopan manggil suami dengan sebutan nama" ucap Mitha.


"Duh iyaa Mah maaf, Melliza lupa udah kebiasaan gituh" jawab Melliza sambil membawa nampan berisi minuman.


"Ga apa-apa, perlahan aja dicoba ganti ya manggilnya" ucap Mitha dan diangguki oleh Melliza.


Melliza pun menyajikan minuman dan makanan di ruang keluarga tempat mereka berkumpul. Beberapa kali orang tua Alvi menanyakan bagaimana acara honeymoon mereka berdua dan tentunya sesekali Putra juga membahas bisnis perusahaan kepada Alvi.


***


Segitu dulu yaa, Nanti dilanjut lagi.


Jangan lupa di like, komen dan vote teman-teman.


Terimakasih luvvv💚💚💚