
Akhirnya meraka pun tiba di villa milik Salsa.
Mang Udin dan Bi Asih yang melihat penampilan Melliza yang kotor langsung lari menemuinya.
"Aduh neng kenapa Neng kotor ginih?" tanya Bi Asih panik.
"Ga apa apa ko Bi. Aku permisi masuk dulu ya" Jawab Melliza sambil tersenyum, tapi raut wajahnya menunjukan kekesalan.
Mang Udin dan bi Asih menatap kepada Salsa dengan wajah khawatir, kemudian Salsa menjelaskan kejadian tadi. Tak lama dia pun menyusul Melliza dan Audi yang telah masuk kedalam duluan.
"Melliza nya kemana Ay?"
"Lagi mandi dulu dia, pasti dia badmood abis tuh"
"Iyaalah pastinya"
Tak lama kemudian Melliza pun keluar dari kamar mandi. Salsa yang merasa bersalah langsung meminta maaf pada Melliza. Dia berpikir semua ini terjadi karena dirinya yang mengajak Melliza dan Audi untuk berkeliling melihat area di sekitar villanya.
Melliza sama sekali tak marah dan dia tau itu semua bukan kesalahan Salsa yang mengajaknya keluar. Hanya saja itu karena Alvi yang tak hati hati, sebenarnya juga Melliza mengerti jika Alvi tak sengaja melakukan itu. Melliza hanya kesal pada Alvi karena sikapnya yang sombong seperti tadi.
"Untung aja lu udah ga suka dia Syaa" ucap Audi.
"Iyaalah. Walaupun gua masih suka, gua bakalan hapus tuh rasa suka gua ke dia" katanya dengan kesal.
"Dulu lu selalu berharap ketemu dia Syaa, sekarang giliran ketemu, eh dianya ternyata b..."tiba-tiba perkataan Salsa terhenti karena Melliza memotongnya.
"Udahlah ga usah diomongin lagi, gua sekarang malah berharap ga usah ketemu dia lagi"
Merekapun berhenti untuk tidak membicarakan Alvi lagi, karena tidak ingin membuat mood Melliza memburuk.
Ke esokannya mereka hanya melalukan aktivitas di villa, bersantai di taman belakang dan berenang. Sedangkan pada malam hari mereka hanya berdiam di villa sambil menikmati cemilan yang dibuat oleh Bi Asih.
"Sal gua jenuh nih, kita keluar yuu kemana gitu" ajak Audi dengan merengek seperti anak kecil.
"Iyaa nih gua juga bt. Lagian besok siang kita udah pulang kan? Jadi ga ada waktu lagi kalau sekarang ga keluar"
Merekapun berangkat menggunakan mobil ke tempat yang dkatakan oleh Salsa. Hanya perlu waktu lima belas menit akhirnya mereka telah sampai. Mereka semua begitu kagum memandangi banyaknya lampu indah yang dapat mereka lihat dari ketinggian.
"Sumpah keren banget sih Sal, kenapa lu ga ngajak kita kesini dari kemarin?" ucap Melliza dengan antusias.
"Yaudahlah sama aja kemarin atau sekarang juga"
Sambil menikmati pemandangan yang indah, mereka pun memesan cemilan dan teh hangat karena suasana malam yang begitu dingin.
Tak terasa ternyata malam sudah larut dan menunjukan puluk 23.30 malam.
"Kita pulang yuu, ini udah malam. Kasian Bi Asih sama Mang Udin, mereka pasti belum tidur nungguin kita pulang" ajak Melliza.
"Tapi gua masih pengen disini belum puas nih" tolak Audi.
"Yaudah nih gua sama Melliza balik duluan ya. Ntar gua suruh mang udin kesini nemenin lu hahaaa"
Candaannya, Melliza hanya tertawa puas
"Tega lu sama temen sendiri" kata Audi sambil memanyunkan bibirnya.
"Okee besok kita sebelum pulang kesini aja dulu, biar lu puas tuh" ucap Melliza.
Setelah mendengarkan perkataan Melliza akhirnya merekapun memutuskan kembali pulang ke villa.
.
.
.
.
Jangan Lupa Lika dan Komen