I Love You My Boss

I Love You My Boss
ILYMYB Episode 128



Hallo para pembaca ILYMYB.....


Apa kabar? Aku harap kalian semua dalam keadaan sehat yaa💛


Karena eps sebelumnya hampir semua komen minta jangan tamat, baiklah aku akan berusaha untuk terus menulis dan melanjutkan novel ini. Terimakasih banyak atas respon positif kalian yang masih ingin aku novel ini lanjut.


Love You Gengs💛💛💛


Selamat Membaca✨


****


Alvi dan Melliza merasakan lelah ditubuhnya karena seharian ini mereka harus berdiri menyapa tamu yang datang dengan jumlah yang sangat banyak untuk memberikan ucapan selamat atas pernikahan mereka.


Kini sesampainya dikamar hotel, Melliza segera membersihkan dirinya, bahkan dia berendam agar tubunya merasakan relax. Akhirnya setelah dua puluh menit, pintu kamar mandi terbuka sehingga menunjukkan wanita cantik yang masih menggunakan kimono serta rambut basah yang digulung handuk ke atas, dia pun mulai berjalan mendekati ranjang.


Alvi, laki-laki itu kini tengah tertidur diatas ranjang dengan masih menggunakan setelan jas yang dia pakai saat resepsi. Melliza terus menatap Alvi memperhatikan raut wajah tampan laki-laki yang kini telah menjadi suaminya sambil sesekali dia tersenyum.


"Ga nyangka banget, cowok dingin dan super gengsian yang dulu aku taksir ini, jadi suamiku" gumamnya tersenyum sambil mengelus pipi mulus sang suami.


Alvi tadinya berniat untuk menunggu Melliza mandi,


namun karena Melliza begitu lama dan karena dia pun kelelahan akhirnya Alvi tak sengaja tertidur. Mata Alvi kini mulai mengerjap, merasakan sentuhan lembut pada pipinya.


Dia perlahan membuka kedua matanya lalu dia tersenyum ketika mengetahui pelaku yang membangunkannya tidur tak lain istrinya sendiri. "Maaf mengganggu sampai membangunkan kamu" ucap Melliza tak enak.


"Tidak masalah, aku suka diganggu dengan cara lembut seperti itu" godanya sambil memegang tangan Melliza yang masih berada di pipinya, lalu tangan itu dia angkat dan dia kecup punggung tangannya.


"Mandi gihh, aku udah siapin air hangat" perintah Melliza.


"Wahh begini ya rasanya punya istri? Enak sekali sampai mandi aja ada yang siapin air hangat" ucap Alvi tersenyum.


"Kamu cantik, sexy lagi sayang" ucap Alvi sambil mengecup pipi Melliza.


"Udah ah sana mandi" Melliza tersipu malu dengan ucapan Alvi, lalu dia pun menarik Alvi agar beranjak dari tempat tidur dan segera mandi.


Melliza hanya tersenyum melihat tingkah laku Alvi padanya. Dia segera membuka lemari yang ada di kamar hotel, betapa terkejutnya Melliza saat melihat beberapa pakaian yang tergantung disana.


"Kemana baju tidur yang tadi aku bawa? Huhft ini pasti ulah Salsa dan Audi" kesalnya karena orang yang dia suruh untuk menyimpan pakaian ke dalam lemari adalah kedua sahabatnya.


Akhirnya dengan terpaksa Melliza pun menggunakan baju tidur yang tipis dan terkesan kurang bahan. "Kalau ginih aku bisa-bisa masuk angin" kesalnya.


Tak lama akhirnya Alvi pun keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk yang melingkar dipinggangnya. Dan membiarkan dada bidangnya terlihat begitu saja. Lalu Alvi pun mendekati Melliza yang sedang sibuk bermain handphone.


****


Melliza kini mulai membuka matanya karena merasa tak nyaman dengan adanya cahaya matahari yang mengganggu tidurnya. Dia begitu kaget ketika merasakan ada sebuah tangan yang memeluk erat tubuhnya dari belakang.


Melliza pun melirik ke arah belakang, lalu dia tersenyum ketika melihat Alvi masih tertidur pulas. Bagaimana bisa dia terkejut seperti itu, seolah lupa jika dirinya telah menikah. Tapi ketika mengingat kejadian kemarin membuatnya tersenyum malu, tak percaya dengan apa yang sudah terjadi.


"Duh mungkin ginih ya kalau udah nikah" gumamnya karena belum terbiasa ketika bangun tidur melihat Alvi disebelahnya sambil memeluknya dengan posesif. Ada perasaan senang dan juga bingung karena dia belum terbiasa dengan hal seperti itu.


Perlahan Melliza pun melepaskan tangan Alvi yang memeluknya, saat dia akan turun dari ranjang tiba-tiba Alvi menarik tangannya dan memeluk Melliza dengan erat.


"Hmm sudah bangun?" tanya Melliza dalam pelukan Alvi.


"Hmm, I love you" ucap Alvi mencium pipi Melliza.


"Love you too" jawab Melliza.


"Terima kasih sayang untuk semuanya, aku janji akan selalu membahagiakan kamu" ucap Alvi tambah mempererat pelukannya.


****


**Nah nah bagaimana nih? Duhh maaf ya kalau ga sesuai sama kalian. Semoga tetap suka yaa, aku sudah berusaha untuk melanjutkan cerita ini.


Jadi jangan lupa dukung terus dengan cara like eps ini dan sebelumnya, lalu komen, share ke gc lain juga boleh dan tak ketinggalan tolong di vote yang banyak ya sayang-sayangku. Biar aku nya semangat.


Terimakasih🙏💛**