Now! I FOUND YOU

Now! I FOUND YOU
Siapa Geffie



"Tidak ada siapapun di rumah, kau pergilah saja." Ucap Vicky dengan ketus.


"Kau mengusirku???"


"Tidak ada siapapun di rumah, kalau kau ingin bertemu dengan Mama dia sedang mandi dan Papa pergi keluar."


Bianca terdiam dan hanya menatap Vicky. Lelaki ini masih sangat dia cintai sampai detik ini tetapi Vicky sama sekali tidak pernah memperdulikan perasaannya. Sejak dulu Vicky sangat keterlaluan sekali terhadapnya. "Vicky, kau masih marah denganku ya mengenai masalah yang waktu itu???? Aku minta maaf atas kesalahan dan kebohonganku kepada kalian terutama pada Garviil."


Vicky diam memandangi Bianca. "Baguslah kalau kau menyadari kesalahanmu." Gumam Vicky.


"Kau apa tidak mempertimbangkan lagi untuk memaafkan ku dan memberiku kesempatan???" Tanya Bianca.


"Kau pasti tahu bahwa sejak awal aku tidak pernah menyukai mu, kenapa akhirnya aku saat itu datang padamu adalah karena aku ingin Garviil bahagia, aku sudah terlalu menyusahkannya selama ini jadi aku ingin balas budi padanya dan menyelamatkannya darimu, karena aku tahu dia sudah tidak mencintaimu. Dan aku juga tahu sebenarnya yang kah cintai bukan dia tetapi aku. Itulah kenapa aku mengambil resiko untuk memilihmu. Tetapi kenyataannya kau selama ini justru menyimpan kebohongan sebesar itu hanya untuk keegoisanmu saja. Karena kau ingin mengikat garviil denganmu tanpa menyadari seberapa besar nya kesalahan yang kau buat padanya dulu. Itu semua hanya di lakukan oleh orang yang Iicik dan juga piciik sepertimu Bianca. Kau perempuan tetapi kau tidak memiliki hati sama sekali."


"Itulah kenapa aku minta maaf padamu, setidaknya beri juga aku kesempatan. Kau tahu kan kalau aku sangat mencintaimu."


Vicky menggelengkan kepala nya. "Aku tidak bisa mempercayai orang sepertimu lagi. Apa yang terjadi sudah sangat keterlaluan Bianca. Kau menipu kami semua."


"Aku melakukan itu karena aku tidak mau kehilangan Garviil."


"Kau memang tidak mau kehilangan Garviil, tetapi kau bilang kau mencintaiku, jadi apa maksudmu???? Permainan seperti apa yang kau rencanakan. Mana yang lebih penting menurutmu, Kau ingin mengikat Garviil, tapi kau mencintaiku??? Sangat membingungkan sekali."


"Aku memang tidak ingin Garviil meninggalkanku, aku ingin dengannya tetapi akh tidak mencintai nya, aku hanya ingin membuatmu jealous saja karena kau selalu menolak ku dan tidak pernah melihatku, tapi aku mencintaimu Vicky.. Kau masa tidak.mengerti dengan hal itu."


"Aku tidak mau mengerti dan tidak mau tahu. Kau minta maaf oke aku dan keluargaku memaafkanmu. Tetapi kami tidak akan mempercayai mu lagi. Sekarang kau pergilah!!!" Pinta Vicky lagi.


"Siapa Geffie???" Tanya Bianca toba-tiba.


Vicky menatap dengan waspada. Dia sudah mendengar cerita dari Mama nya mengenai kedatangan Bianca kesini sebelumnya dan apa yang terjadi, dimana Bianca melihat Garviil datang bersama dengan Geffie disini. "Kenapa kau menanyakan itu???"


"Aku hanya ingin tahu saja."


Vicky terkekeh. "Kau datang tidak di undang lalu kau melihat sesuatu yang mengusik hatimu, hahahaha kau lucu sekali."


"Aku bertanya karena ingin tahu."


"Aku hanya ingin tahu saja. Ada perempuan datang kesini bersama Garviil dan Garviil berteriak bahwa perempuan yang datang bersama nya adalah calon menantu Mama, apa itu bernama Geffie??? Dan itu artinya mereka berhubungan??? Sejak kapan hubungan itu terjadi??? Kenapa cepat sekali Garviil melupakan ku??? Kau pasti tahu semuanya kan Vic???"


Vicky terkekeh. "Kau seperti kereta, cepat sekali bicaramu dan tidak punya rem hahahaha.... Siapapun perempuan yang di bawah oleh Garviil bukanlah urusanmu. Kau dan Garviil sudah berakhir, dan ingat satu hal lagi, yang mengakhiri hubungan itu bukanlah Garviil tapi kau sendiri. Jadi jika Garvill sudah punya kekasih baru, ya itu menjadi urusannya. Dia berhak bahagia dan tidak di permainkan oleh perempuan tidak tahu diri seperti dirimu."


"Tapi kan kau yang membuatku akhirnya memutuskan hubungan dengan Garviil.???"


Vicky tersenyum mengejek. "Yang mengambil keputusan adalah dirimu sendiri, yang punya pilihan jiga dirimu sendiri, aku datang kepadamu untuk melamarmu bukan untuk mengakhiri hubungan mu dengan Garviil. Kalau kau masih ingin Garviil denganmu kau kan bisa menolak ku, tetapi karena kau serakah, egois dan tidak tahu diri dan hanya membohongi Garviil, kau memilih untuk meninggalkannya lalu bersih kepadaku. Semua jelas sekali adalah kesalahanmu jadi kau jangan coba memutar balikkan fakta. Semua adalah kesalahanmu sendiri. Berhentilah untuk bersandiwara. Sungguh muak sekali mendengarnya. Kau sudah tidak punya wajah tetapi kau sungguh todak punya rasa malu sama sekali. Aku heran denganmu, sebenarnya kau ini jenis manusia apa???" Vicky mulai terlihat kesal. "Pergilah dan jangan.ganggu waktu istirahat ku."


Vicky hendak menutup pintu rumahnya tetapi di tahan oleh Bianca. "Vicky tunggu, kau belum menjawab pertanyaan ku tadi, siapa Geffie??? Dan bagaimana hubungan nya dengan Garviil.????"


"Bukan urusanmu...!!!! Dan adalah hak ku apa aku mau menjawab pertanyaan mu atau tidak." Vicky menutup pintu rumahnya dan mengabaikan teriakan Bianca. Rasanya dia sudah sangat muak sekali dengan sikap Bianca. Perempuan itu sudah kehilangan akal sehatnya dan bahkan sampai saat ini tidak terlihat sama sekali penyesalan dimata Bianca. Ya, dia memang meminta maaf, tetapi Vicky bksa melihat dengan jelas bahwa itu tidak tulus dari hatinya. Bianca hanya datang untuk mencari perhatian saja padanya dan kuarga nya. Bianca sangat egois dan tidak mau mengakui kesalahannya dengan tulus. Egois dan benar-benar egois sekali. Membuat Vicky sangat muak sekali, bahkan hanya dengan mendengar nama nya saja Vicky merasa mual. Entah manusia jenis apa Bianca itu.


Vicky mengunci pintu nya dan kembali naik ke atas untuk bersantai. Bertemu dan berhadapan dengan Bianca membuat mood nya rusak. Waktu bersantainya kadi terganggu. Tiba-tiba dia merasa menyesal kenapa tidak imut Garviil saja pergi liburan bersama dengan Geffie di bandingkan harus menghadapi kegilaan Bianca yang tidak ada habisnya.


"Vicky.."


Vicky terkejut ketika tiba-tiba Mamanya muncul di depannya. "Mama mengejutkanku saja."


"Kau dari mana???" Tanya Mamanya.


"Itu tadi si nenek sihir datang. Mengganggu saja."


"Nenek sihir??? Siapa???"


"Bianca. Dia datang lagi. Memang sudah tidak waras dia."


"Bianca???? Untuk apa dia datang???"


"Dia minta maaf atas drama nya yang kemarin, dia juga ingin bertemu kita semua, tapi aku bilang tidak ada siapapun di rumah. Dan konyol nya lagi, dia bertanya tentang Geffie. Memaksaku untuk Menjelaskan siapa Geffie. Memangnya dia siapa bertanya seperti itu, dia sudah tidak ada hubungan apapun dengan Garviil lalu kenapa kepo tentang Geffie."


"Dia bertanya tentang Geffie???"


"Iya Ma, dan memaksa ku untuk menjelaskannya. Memang siapa dia. Enak saja memaksa kj dan memaksa masuk. Dia memang sudah giIa...."