Now! I FOUND YOU

Now! I FOUND YOU
Pengkhianatan



Beberapa hari sebelumnya


Malam itu Aire ertemu dengan Mike, dan memaparkan semuanya, bukti-bukti yang ada. Mike tampak sangat marah, kepada Caitlyn, bukan kepada Aire.


"And you believe what she said??" Tanya Mike waktu itu pada Aire. Menanyakan apakah Aire percaya apa yang dikatakan perempuan itu.


Aire menatap lelaki itu. Yang dulu dicintainya, bahkan mungkin sekarang masih di cintainya meskipun cinta itu terasa menggores seluruh hatinya hingga terasa nyeri.


"Caitlyn showed me all the evidence, the intimate pictures of you two, the intimate messages, are you still denying everything???" Teriak Aire dengan suara bergetar. Caitlyn menunjukkan semua bukti-bukti itu, foto mesra mereka berdua, pesan-pesan mesran , tapi Mike masih saja membantah semuanya.


Mike tercenung tampak ragu, lama kemudian, dia menatap Aire dengan pandangan memohon,


"I'm so sorry baby...???" Ucapnya memimta maaf pada Aire dengan wajah memelas.


Air mata pecah dari dasar hati Aire. Sejak siang tadi Caitylin menemuinya, Aire bahkan tidak bisa menangis, dia terlalu marah. Tetapi sekarang, berdiri di sini, berhadapan dengan Mike yang mengakui segalanya membuatnya tak bisa menahan diri lagi.


"How could you do that to me Mike after our almost four-year relationship???? . I trust you! I respect you... I..." Suara Aire tertahan oleh napasnya yang mulai sesak oleh luapan perasaannya. Mike tega sekali melakukan itu kepada nya setelah hubungan mereka yang hampir empat tahun lamanya. Aire sudaab percaya padanya. Aire juga sangat menghormati nya.


Mike memijit keningnya tampak kesakitan. "I'm Guilty, I'm so sorry baby... " Ucapnya lagi. Mike mengatakan jika dia khilaf dan meminta maaf lagi pada Aire.


"Don't you understand??? I never wanted to have an affair with Caitlyn behind your back. But Caitlyn... Caitlyn is after me, you know she's my junior in my company and I'm in charge of mentoring her, she's... she's very infatuated and obsessed with me. I've tried to reject her in various ways, but she.... she doesn't give up. One night, when it was raining, she knocked on my apartment door, saying that her car had broken down nearby and she was caught in the rain. I had no chance to refuse him, she... she then seduced me...


and I....???" Suara Mike tertelan.


suara Mike terhenti ketika melihat ekspresi Aire. "Don't... don't baby, don't feel disgusted with me... I'm just an ordinary man, I regret everything. I can't stand temptation, I hope you understand everything..," Ucap Mike. Berharap Aire tidak merasa jijik kepada nya. Karena dia hanya laki-laki biasa, dia menyesali semuanya. Mike sadar dia memang tidak tahan godaan, dan dia beharap Aire mau mengerti semuanya.


Mike mendekat, berusaha menyentuh tangan Aire tetapi Aire menepiskannya dengan kasar. "Don't touch me...!!! " Seru Aire geram, meminta agar Mike tidak menyentuhnya. "You could say it was an accident for the first time, but you guys do it again and again....and I'm sure it's not an accident anymore... again..." Lanjut Aire.


Dia mengatakan jika Mike bisa saja bilang itu ketidaksengajaan untuk kejadian pertama, tetapi mereka melakukannya lagi dan lagi....Dan Aire yakin itu bukanlah suatu ketidaksengajaan lagi. Bukan lagi ke khilafan.


"It all just happened! Caitlyn... she always made herself available, and I thought, all without commitment. I didn't know she would go this far, hurt you and me, try to destroy our relationship. You know what??? I'm actually going to leave her already." Mike menjelaskan jika itu semua terjadi begitu saja. Caitlyn... dia selalu menyediakan diri, dan Mike pikir, semua tanpa komitmen. Mike tidak tahu Caitlyn akan berbuat sejauh ini, menyakiti nya dan Aire, berusaha menghancurkan hubungan Mereka. Mike juga sebenarnya sudah akan meninggalkan Caitlyn.


"I'm so disappointed in you mike.." Aire menyusut air matanya, semua kesedihannya berubah menjadi kemarahan. Dia sangat kecewa kepada Mike. "You fu'ck a woman and think it's just a passing distraction, a fulfillment of your needs... That's so immoral." Ucap Aire dengan frustasi. Bisa-bisanya Mike meniduri seorang perempuan dan menganggap itu hanya selingan sambil lalu, pemenuhan kebutuhan nya. Itu sangat tidak bermoral.


" I can't give it to you but if you really love me, you should honor my decision and not betray me, I hate betrayal no matter what the reason." Lanjut Aire lagi. Dia mengatakan jika dia memang tidak bisa memberikan hal semacam itu kepada Mike, tetapi seharusnya jika Mike benar-benar mencintai nya, Mike akan menghormati keputusannya. Aire sangat membenci pengkhianatan, pengkhianatan dalam bentuk apapun tidak akan bisa di terima oleh nya.


"I'm sorry baby, I hope you'll understand.. You're graduating in five months anyway, and I've promised to meet your family when you graduate so we can talk about how this relationship is going, you're not going to let this ruin all our future plans are you? I'll settle all these issues and we can move on." Ucap Mike. Dia kembali meminta maaf pada Aire. Berharap Aire mau mengerti. Karena Aire akan lulus lima bulan lagi, dan Mike sudah berjanji untuk bertemu dengan keluarga Aire saat Aire lulus nanti agar merka bisa membicarakan kelanjutan hubungan ini. Mike erharap Aire tidak akan membiarkan masalah ini menghancurkan semua rencana masa depan mereka. Mike akan membereskan semua masalah ini dan mereka bisa melanjutkan semuanya.


"No...! " Aire mundur selangkah. "I Don't want to continue anything! And I don't think I ever will! You... you're not the man I want to be with for the rest of my life."


Aire tidak mau melanjutkan apapun! Dan dia rasa dia tidak akan pernah bisa! Mike bukanlah lelaki yang dia inginkan untuk bersama nya sampai akhir hidup nya lagi.


Ternyata dia salah selama ini Aire membalikkan tubuhnya, dan tidak menoleh lagi ke belakang. Meskipun Mike masih memanggilnya dengan lembut, mencoba membuatnya berubah pikiran.