Now! I FOUND YOU

Now! I FOUND YOU
Meminta Waktu



Geffie dan Garviil akhirnya turun dari kamar mereka mereka juga sudah bersiap untuk pergi keluar. Garviil terlihat rapi memakai kemeja dan juga setelan jas. Sebenarnya bisa saja dia memakai pakaian santai akan tetapi semalam dia berbohong kepada mamanya bahwa hari ini dia akan ada meeting di luar sehingga saat ini pun dia harus berpura-pura memakai pakaian formal untuk meeting, meskipun sebenarnya dia hanya ingin pergi jalan-jalan dengan Geffie. Akan tetapi tidak masalah karena tadi Garviil sudah meminta istrinya untuk membawa pakaian biasa dan nanti akan mengganti pakaian formalnya itu.


Mereka turun dan ke ruang tamu untuk keluar tetapi langkah keduanya terhenti ketika melihat Ciara ternyata sudah berada di rumah ini dan sedang mengobrol dengan Vicky juga Mama nya. Garviil menatap datar tetapi Geffie lekas menarik suaminya untuk menghampiri mereka.


"Oh kalian sudah akan berangkat?" tanya Mama Garviil.


"Iya Ma, sudah jam setengah sepuluh." Jawab Geffie.


 "Ini Ciara juga baru datang,"


Ciara tersenyum dan berdiri lalu menyalami dan memeluk Geffie, kemudian Ciara beralih menyalami Garviil. "Kalian mau pergi ke mana??" tanya Ciara.


"Garviil ada meeting di luar dan sekaligus aku ikut dengannya karena kami sudah ada janji untuk pergi jalan-jalan," Sahut Geffie.


"Oh gitu, jadi kalian akan pergi jalan-jalan,enjoy ya??" Ucap Ciara.


"Iya, kalau begitu kami pamit dulu. Maaf ya Ciara kami tidak menemanimu." Geffie memohon pemakluman Ciara.


"Oh tidak masalah sama sekali Geff, kalian nikmati saja."


Garviil dan Geffie keluar meninggalkan rumah untuk pergi jalan-jalan dan menikmati hari minggu. Sementara itu Ciara kembali duduk dan mengobrol dengan Mama Vicky juga Vicky.


Melihat wajah mama Vicky, dia sangat bahagia sekali dengan kehadiran Ciara. Rasanya dia tidak sabar untuk bisa menjadikan Ciara sebagai menantunya, bahagianya saat ini adalah kebahagiaan yang sama ketika pada akhirnya Garviil membawa pulang Geffie ketika itu. Dan mengenalkan kepadanya, pertama kali melihat Geffie ia sudah langsung menyukai Geffie dan itu juga terlihat ketika dia bertemu dengan Ciara rasa srek itu langsung muncul di benaknya dan dia yakin bahwa Ciara juga akan menjadi menantu yang baik untuknya nanti.


"Aku kesal saja dengan Vicky."


"Sayang, mau kau kesal dengan Vicky, mau kau kesel dengan Ciara, kau harus bisa menahannya. Dan kau juga harus memberi kepercayaan pada Vicky, supaya nanti bisa mengatasi masalah ini. Iya mungkin kau masih bingung kenapa Vicky melakukan semua itu, akan tetapi kau harus bisa memberinya kesempatan atau kau mencari kesempatan untuk mengobrol dengannya dari hati ke hati dan menanyakan apa yang dia inginkan, dan kita tidak bisa memaksa dia untuk menghentikan semua ini kalau dia memang sudah punya rencana. Tapi semua tetap harus dibicarakan secara baik-baik dan kau harus menahan diri untuk jangan marah-marah, jangan kesal dan lain sebagainya. Kau harus menahan semuanya di depan Ciara, kau juga harus menahan itu di depan mama dan juga Papa. Lihatlah karena apa yang kau lakukan semalam, kita harus membohongi mama dan juga Papa, ini hal yang tidak baik."


"Iya Sayang, aku minta maaf. Aku akan mencoba untuk menahannya."


"Jangan di ulangi lagi. Serahkan semuanya kepada Vicky." gumam Geffie.


"Iya,"


Sementara itu, Vicky dan Ciara mengobrol dengan Mama Vicky di ruang tamu. Sedangkan saat ini Papa Vicky sedang keluar untuk sebuah urusan. Vicky tahu bahwa kakaknya sepertinya masih marah dengannya, dan dia juga tahu bahwa hari ini tidak ada hal penting yang harus di meeting kan oleh kakaknya tetapi entah kenapa kakaknya mengatakan alasan konyol seperti itu kepada Mamanya.


"Tante sangat senang sekali karena semalam kau menerima lamaran dari Vicky, tante tidak menyangka sama sekali bahwa Vicky akan melamarmu karena dia juga tidak mengatakan apapun kepada kami semua. Itulah kenapa Kami semua sangat terkejut sekali." ucap Mama Vicky.


Ciara pun melempar senyumnya. "Dan aku juga sama sekali tidak menyangka bahwa Vicky memiliki niat yang serius untuk hubungan kami, apalagi hubungan kami juga baru berjalan selama beberapa minggu, terlalu cepat tetapi saya sendiri tidak bisa membohongi diri saya bahwa saya sangat mencintai Vicky."


"Aku sangat senang sekali kau menerima aku, itu artinya Kau sangat mempercayaiku dan aku berjanji bahwa aku akan membahagiakanmu," gumam Vicky penuh keyakinan.


"Tante sangat senang sekali melihat kalian berdua begitu saling menyayangi dan mencintai satu sama lain. Vicky, Mama sangat berharap bahwa hubungan kalian akan berjalan dengan sangat lancar baik dan tidak menunggu waktu Terlalu lama untuk bisa segera menyusul Garviil dan juga Geffie, bagaimana menurutmu Ciara sayang??? Apa kau punya gambaran tentang hubunganku dengan Vicky??" Tanya Mama Vicky.


Ciara tersenyum. "Sejujurnya belum sama sekali tante, bukankah masih terlalu dini membicarakan hal itu?"