Now! I FOUND YOU

Now! I FOUND YOU
Informasi tentang keluaga



"Victor mana???" Tanya Vicky pada Andro. Dia baru saja datang dari apartemen Tiffany. Vicky sebenarnya sejak tadi sangat penasaran sekali dengan apa yang dikatakan oleh Tiffany tentang Aire dan juga keluarganya. Akan tetapi Vicky tentu tidak bisa melakukannya di depan Tiffany, dia tidak mungkin mencari informasi tentang keluarga Aire di depan Tiffany dan Vicky juga ingin mencari informasi itu bersama dengan Victor.


"Tadi Victor bilang mau mengantar Aire pulang, tetapi mungkin sebentar lagi akan kembali karena tadi bilang hanya sebentar saja." Jawab Andro.


"Nanti kalau dia sudah kembali, suruh cepat ke kamar, aku menunggunya, ada sesuatu hal yang penting yang harus aku sampaikan padanya."


"Baiklah, nanti aku akan memberitahunya."


"Oke... Aku naik dulu." Vicky kemudian meninggalkan Cafe dan naik ke atas dia akan ke kamar Victor dulu sembari menunggu Victor datang, Vicky pun mencari laptop milik sang kakak. Dia langsung membukanya, kemudian dia mulai mengetikkan nama dari Papa Aire yang masih sangat dia ingat jelas siapa namanya. Tiffany tadi memberitahunya bahwa nama Papa Aire.


Benar saja, setelah memasukkan nama itu langsung muncul ratusan artikel bisnis mengenai kesuksesan dari perusahaan milik Papanya Aire itu. Dan seperti yang dikatakan oleh Tiffany bahwa Papanya Aire memiliki perusahaan yang sangat besar sekali dan perusahaan itu bergerak di bidang property dan real estate.


Vicky mencoba melihat satu persatu dan isinya memang semuanya adalah keberhasilan dan juga launching hotel terbaru nya Resort hingga restoran-restoran mewah, bahkan perusahaan itu adalah perusahaan properti dan real estate terbesar di Indonesia.


Vicky hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya, dia tidak menyangka sama sekali bahwa ternyata sekaya itu orang tua dari Aire. Padahal penampilan Aire terlihat biasa saja seperti gadis pada umumnya tetapi ternyata dibalik itu Aire adalah anak dari orang yang tidak biasa.


Vicky menyadari bahwa kekayaan keluarganya tentu saja tidak sebesar kekayaan milik keluarga Aire bahkan mungkin berkali-kali lipat tidak ada apa-apanya dengan mereka.


Victor akhirnya datang dan dia sudah diberitahu oleh Andro bahwa Vicky menunggunya di kamarnya. Victor pun masuk ke kamarnya dan mendapati adiknya sedang sibuk di depan laptopnya. "Kupikir kau tidak akan ke sini, aku pikir kau akan menginap di tempat Tiffany, setidaknya pastikan dulu apartemen itu terkunci atau tidak jadi tidak sembarangan orang bisa masuk dan memergokimu sedang bercinta dengan Tiffany. Memangnya kau punya hubungan apa dengannya???" Tanya Victor.


Vicky menoleh ke belakang. "Membahas itu nanti saja. Aku ingin menunjukkan sesuatu kepadamu." Ucap Vicky. "Lihatlah ini.." Victor menunjukkan laptop itu kepada Victor dan meminta Victor untuk melihat semuanya.


"Aire ternyata anak seorang konglomerat????"


"Apa...!!!!?" Kali ini Victor hampir terlonjak dan berfokus pada layar laptopnya. Dan membaca artikel itu dengan seksama.


"Kau terlihat terkejut???? Aku pikir kau sudah tahu???"


"Ya alu tidak tahu. Aire tidak pernah menceritakan kepadaku, dia bilang dia memiliki cafe juga di Indonesia. Aku bingung kenapa dia tidak mengatakan apapun kepadaku. Apakah dia tidak percaya kepadaku atau dia hanyalah orang kaya yang paranoid mendekati laki-laki karena takut itu akan mengincar hartanya?"


"Mungkin Aire akan menjelaskannya nanti kepadamu, mungkin waktunya belum tepat."


Dengan cekatan Vicky kembali mencari berita lainnya. Dan sederet berita langsung keluar ketika di scroll ke bawah. Berita itu kebanyakan dari kolom bisnis dan keuangan, yang memberitakan tentang resort dan hotel-hotel berbintang lima hingga binang 6 yang tersebar di Indonesia. Yang semuanya dimiliki oleh seorang konglomerat bernama Ariel.


"Victor." Vicky akhirnya yang bergumam. "Kalau memilih gadis, kau benar-benar tidak tanggung-tanggung."


Victor terdiam membaca apa yang ada di depannya dia benar-benar tidak menyangka Bahwa keluarga Aire sekaya itu dan berpengaruh seperti itu.


"Kau dari mana bisa mengetahui tentang ini???" Tanya Victor.


"Dari Tiffany, dia yang memberitahuku tentang keluarga Aire dan aku sangat penasaran jadi aku mencari informasinya di sini dan inilah yang aku dapatkan. Wow ini benar-benar luar biasa sekali Victor, kau mendekati seorang gadis dan dia adalah anak dari konglomerat yang sangat terkenal dan kaya raya, aku rasa kau harus berhati-hati. Eh tunggu tunggu tunggu tunggu, aku juga penasaran dengan keluarganya. Aku ingin tahu mengenai keluarga Aire juga." Vicky pun duduk dan dia mencoba mencari artikel mengenai keluarga Aire. Ia pun kembali mengetik lagi.


Lagi-lagi Vicky dibuat takjub dengan apa yang ada di hadapannya di mana ternyata Aire memiliki seorang kakak perempuan di mana. Di sana tertulis nama kakak perempuan Aire itu mungkin ini yang disebut oleh Tiffany bawa Kakak Aire punya kakak perempuan yang menikah dengan seorang astronot dan Astronot itu juga anak dari konglomerat.


"Annora Gienka.." gumam Vicky kemudian dia mengetik nama itu lagi di mesin pencari dan keluarlah lagi artikel mengenai perempuan bernama Annora Gienka. Vicky pun membaca salah satu artikel di mana ternyata di sana disebutkan bahwa Gienka adalah pewaris dari kerajaan bisnis milik Papanya lalu ada keterangan juga bahwa Gienka dinikahi oleh seorang astronot dan sekarang tinggal di Amerika dan Astronot itu juga adalah anak dari konglomerat yang sangat kaya raya dan memiliki bisnis yang luar biasa.


Diartikel itu juga terdapat foto dari Gienka dan suaminya. Lalu Vicky semakin penasaran lagi dia pun coba mencari nama dari kakaknya Aire itu di sosial media milik Victor yang ada di laptop itu dan benar saja ketika dia mengetik nama Annora Ginka muncullah sebuah akun. Vicky kembali mengkliknya dan melihat foto-foto yang ada di akun sosial media itu, Vicky melihatnya dari atas hingga postingan ke bawah dan dia Coba mengecek satu persatu di setiap postingan itu di mana beberapa postingan menunjukkan Gienka berfoto dengan beberapa orang dan ada tanda nama juga yang ada di sana. Vicky benar-benar penasaran hingga membuatnya mengecek satu persatu tanda nama orang yang ada di postingan Gienka itu termasuk sosial media milik Aire.


Akan tetapi Vicky mengernyit ada foto Gienka dengan Aire akan tetapi tanda nama yang ada di foto itu bukan bernama Aire, melainkan bernama Geffie Harsha. Karena penasaran Vicky kembali mengkliknya dan menemukan akun bernama Geffie Harsha itu dan di keterangannya ternyata tertulis nama Geffie Adaire Harsha, menandakan bahwa itulah nama lengkap dari Aire.


Tidak puas sampai di situ, Vicky pun terus mengecek satu persatu akun yang tanda namanya tertempel dalam postingan Aire.


Tiba-tiba saja Victor mengambil laptop miliknya yang ada di hadapan Vicky. "Kau apa-apaan sih??? Kenapa kau mau ngeceknya satu persatu???" Tanya Victor dengan sedikit jengkel.


"Lah memangnya kenapa, aku kan ingin tahu saja memang ada yang salah???"


"Diamlah......!!!" Victor berfokus pada layar monitornya. Dan melihat semuanya, dia sangat terkejut sekali. Victor duduk di tempat tidurnya dan melihat serta membaca apa yang ada di laptop itu. Ternyata Aire adalah putri seorang konglomerat.


"Vic, aku benar-benar tidak menyangka, aku jadi teringat saat Aire mengatakan padaku bahwa keluarga nya memiliki cafe dan restoran tetapi aku pikir tidak sebanyak ini, dan aku juga tidak menyangka jika orang tua nya sekaya ini, bahkan bekali kali lipat lebih dari kekayaan keluarga kita.."


Vicky tersenyum. "Ya, tapi setidaknya keluarga kita juga punya bisnis, jadi tidak akan ada masalah. Kau juga akan mewarisi bisnis keluarga kita kan??? Tenang saja, jangan khawatir. Kelihatannya keluarga Aire semua nya baik. Aku mengantuk, aku akan tidur." Vicky melempar tubuhnya ke tempat tidur dan dia menarik selimut untuk tidur karena mengantuk sekali.


Sementara itu, Victor hanya menatap layar laptopnya dan terdiam memikirkan semuanya. Dia masih tidak menyangka mengenai kebenaran tentang Aire.