Now! I FOUND YOU

Now! I FOUND YOU
Pindahkan dia ke Tempat yang Jauh



Aire memeluk bantal dan merenung, menatap ke jendela kaca luar yang memantulkan pandangan langit biru. Merenungkan kejadian tadi. Selama ini dia selalu membawa prinsipnya dengan ketat tetapi ketika bersama dengan Victor, seakan dia menabrak semua hal yang di yakini nya. Dia tidak pernah membiarkan dirinya di sentuh begitu mesra oleh laki-laki yang tidak memiliki ikatan apapun dengannya seperti Victor. Apalagi dia berciuman dengan begitu mesra.


Dengan sedih Aire menyentuh bibirnya. Apakah karena patah hati, dia berubah menjadi perempuan murahan. Perempuan murahan yang membiarkan dirinya di sentuh laki-laki tanpa ikatan. Dengan kesal Aire melempar bantal ke lantai, menggeram kesal dengan dirinya sendiri. Tidak. Ini bukan dirinya, perasaannya terhadap Victor tidak dapat di deskripsikan dengan nalar. Aire tidak pernah seperti ini sebelumnya bahkan dengan Mike sekalipun.


***


Dengan dingin Victor mengamati berkas laporan di depannya. Dia sedang berada di perusahaannya, di lantai paling atas. Victor berpakaian seperti penampilannya yang biasa ketika bekerja. Rambut disisir ke belakang dan setelan tiga potong berwarna hitam dengan dasi kelabu. Penampilannya secara keseluruhan tampak dingin dan kaku.


Victor membaca semuanya dengan cepat, dan langsung mendapatkan semua informasi, tentang ayah dan ibu Mike tentang keluarganya, sekolahnya, dan kehidupan masa kecilnya. Dan dia menyimpan dalam ingatannya yang jenius. Ya, Victor memang memiliki kelebihan khusus dalam hal kemampuan otak. Vicky dilahirkan dengan bakat seni yang luar biasa, sedangkan Victor dengan kemampuan otak yang di atas rata-rata.


Setelah itu Victor mengambil berkas tentang Mike, setelah mencermatinya sejenak, dia menemukan sesuatu.


"Mike works at one of our supermarkets." Gumamnya, yang disambut dengan anggukan staff nya. Mike ternyata bekerja di salah satu supermarket milik Victor. "Have my secretary contact our Employment Manager there, say I want an emergency meeting."  Victor meminta kepada pegawai nya itu agar sekretarisnya menghubungi Employment Manager di sana. Dan mengatakan bahwa dia ingin pertemuan darurat. Employment Manager adalah yang bertugas untuk bertanggung jawab dalam mengurus kegiatan perekrutan, penempatan, penilaian prestasi kerja dan pemberhentian karyawan.


"Yes sir.!!" Staf itu kemudian menganggukkan kepala nya dan meninggalkan ruangan Victor.


Victor harus melakukan sesuatu untuk menghalangi jalan Mike yang bisa mengganggu Aire. Victor sudah menambatkan hatinya pada seseorang dan dia tidak akan bisa melepaskannya begitu saja. Aire saat ini sudah memiliki hatinya dan Victor akan berusaha untuk membuat perempuan itu merasa nyaman bersama nya.


Bahkan kemarin mereka sudah memulai sesuatu yang manis. Ya, Victor memang sedikit berlebihan tetapi saat itu dia benar-benar tidak bisa menahan dirinya untuk tidak mencium Aire. Dan perempuan itu juga membalas ciumannya. Aire juga terbawa suasana tetapi mungkin Aire tidak sadar dan berjalan begitu saja. Tapi Victor senang sekali.


*****


Keesokan harinya hanya dalam waktu satu hari setelah Victor memberi perintah, Employment Manager supermarket itu datang menghadapnya. Dia dibawa langsung ke ruangan Victor. Pemilik perusahaan misterius yang jarang sekali terlihat, tetapi keputusan bisnisnya yang jeniuslah yang telah menggerakkan seluruh jaringan perusahaan ini sehingga bisa menjadi semakin maju. Bahkan berkali lipat lebih maju daripada ketika perusahaan ini dipimpin oleh Mama nya.


Victor yang duduk di kursinya tersenyum melihat kebingungan sang Employment Manager.


"Have a seat." Victor meminta Employment Manager untuk duduk dan menunggu sampai Employment Manager itu duduk dan memulai percakapan. "You must be confused as to why you were called here alone." Victor menanyakan kebingungan Employment Manager itu kenapa dia dipanggil kemari sendirian.


Manager itu mengangguk dan mulai tampak gugup, membuat Victor tersenyum geli dalam hati. Dia mengeluarkan berkas tentang Mike di mejanya. "This guy.." Victor menunjukkan foto Mike yang tampak jelas "Working at our supermarket."


Manager itu menganggukkan kepalanya. Tentu saja dia mengenali wajah itu, itu adalah Mike, dia He is the IT Pos Support Manager mereka. "He is the IT Pos Support Manager." Jawabnya memberikan informasi meskipun yakin bahwa sang pemilik perusahaan sudah tahu.


"I feel bothered by this person." Gumam Victor dingin. Mengatakan jika dia terganggu dengan orang itu. "It can be said that he disturbs the peace of my loved ones." Lanjut Victor lagi yang merasa bahwa Mike telah mengusik ketenangan orang yang dia sayangi.


Employment Manager itu mengernyit. Mike melakukannya??? Pasti lelaki itu melakukannya karena tidak tahu bahwa Victor adalah pemilik perusahaan mereka. Kalau sudah begini dia tidak akan bisa apa-apa untuk membantu Mike. "Do you want me to fire him?" Tanya nya, mencoba menebak apa keinginan Victor yang saat ini memandangnya dengan tatapan kelam dan misterius. Menanyakan apakah Victor ingin dia memecatnya.


Victor menggelengkan kepala. "No.!! I just want Mike to be eliminated far away and not be able to reach anywhere near here!!"  Matanya bersinar tajam. "Tell Mike that he's an achiever, do whatever it takes to convince him, you have my permission. After that give him a promotion but put him in the farthest branch of our supermarket from here!!" Perintah Victor. Dia hanya ingin Mike tersingkir jauh dan tidak bisa menjangkau ke dekat-dekat sini. Victor meminta pada Employment Manager nya agar mengatakan pada Mike bahwa Mike berprestasi. Dan Victor juga meminta agar Employment Manager melakukan apapun untuk meyakinkan Mike. Employment Manager mendapatkan izin darinya langsung. Setelah itu Victor meminta agar memberikan Mike promosi tetapi tempatkan dia ke Supermarket cabang nya yang paling jauh dari sini.


Victor nampak berpikir lagi. "Find a place where it's difficult for Mike to visit the area frequently!!" Perintahnya lagi agar Employment Manager nya itu mencari tempat di mana Mike sulit untuk sering-sering berkunjung ke area sekitar sini.


Employment Manager itu hanya bisa menganggukkan kepalanya. Gosip itu ternyata benar. Mereka bilang bahwa pemilik perusahaan mereka yang misterius sangat tampan tetapi kejam. Betapa tidak beruntungnya orang-orang yang berani mengusiknya. Karena lelaki itu tidak segan-segan memberikan pembalasan yang lebih menyakitkan. Seperti halnya pada kasus Mike. Victor rupanya tak segan-segan memberikan kedok promosi hanya agar Mike menyingkir dari kehidupannya dan Aire.


*****