Now! I FOUND YOU

Now! I FOUND YOU
Ke apartemen Tiffany



Victor dan Vicky sampai di apartemen Tiffany. Mereka kemudian masuk dan naik karena tadi mereka sudah menghubungi Aire. Victor kemudian mengetuk pintu apartemen itu dan tak lama apartemen dibuka oleh Aire. Vicky juga sudah membawa dua lukisan yang akan Ia berikan kepada Aire dan juga Tiffany.


"Hay..." siapa Vicky dan juga Victor ramah pada Aire sembari tersenyum.


"Hay kalian berdua.... Silakan masuk."  Aire mempersilahkan keduanya untuk masuk dan Tiffany juga sedang berada di dapur.


Tiffany mengambil beberapa kaleng soda dan menghampiri kedua lelaki itu. "Hi good morning you two, sit down please. I'm sorry I only stocked this in the fridge.." Sapa Tiffany, mempersilahkan kedua lelaki itu untuk duduk dan dia meminta maaf karena di kulkasnya hanya ada soda kaleng.


"Oh yes, this is me bringing a painting for you two, yesterday Tiffany already chose the painting she wanted and Aire, I gave and gave it to you because yesterday you didn't have time to choose it." Ucap Vicky. Dia membawakan lukisan untuk Tiffany dan Aire. Karena kemarin Tiffany sudah memilih lukisan yang dia inginkan dan dia memberikan untuk Aire, memilihnya karena kemarin Aire belum sempat memilih sendiri.


"Wow, thank you Vicky. You're very kind when you shouldn't have given me a painting." Sahut Aire. Mengucapkan terima kasih pada Vicky. Lelaki itu baik sekali padahal seharusnya tidak perlu memberi nya lukisan.


"No problem, for two beautiful girls I can give you everything.." Bagi Vicky tidak masalah, untuk dua gadis cantik dia  bisa memberikan segalanya.


"Don't listen to Vicky's bragging, he's a real Playboy,." Sela Victor. Melarang  kedua gadis itu untuk mendengarkan bualan Vicky. "Oh yeah, how about today the four of us go for a walk to watch a movie or we go somewhere like that. How???" Tanya Victor. Dia hari ini mengajak mereka pergi jalan-jalan, nonton lah atau pergi ke mana.


"Aire had told me earlier that you guys were coming and wanted to go for a walk. But I told Aire that I was too lazy to go anywhere." Ucap Tiffany. Tadi Aire sudah memberitahu nya kalau Victor dan Vicky akan datang dan ingin pergi jalan-jalan. Tapi dia bilang pada Aire Kalau dia sedang malas kemana-mana.


"I was lazy too. But since I promised to give you a painting, I came with Victor here." Ujar Vicky. Dia juga malas sebenarnya. Tapi karena dia sudah janji untuk memberikan lukisan, dia kemudian ikut Victor ke sini.


Vicky diam-diam Vicky menyentuh pinggang Victor membuat sang kakak bingung tetapi tampaknya Vicky punya rencana lain dan Victor pun mengerti maksud dari adiknya itu.


"If you're lazy, then let me go with Aire and you two can stay here if you're really lazy." Ucap Victor. Kalau Vicky malas, ya sudah biar dia saja yang pergi dengan Aire dan Vicky serta Tiffany bisa di sini saja kalau mereka malas.


"Yeah, actually Tiffany did say that, the problem is that I also feel bad if I have to go alone with you two, so I tried to force Tiffany to go with you." Ujarr Aire. Memberitahu jika sebenarnya tadi Tiffany memang bilang seperti itu, masalahnya Aire juga tidak enak kalau harus pergi sendirian bersama kdua laki-laki itu, jadi dia coba untuk memaksa Tiffany ikut.


"Yeah, let's just go together, we shouldn't force Tiffany to come, maybe she wants to rest, Vicky is here too." Ucap Victor. Dia mengajak Aire pergi saja berdua, dan jangan memaksa Tiffany untuk ikut , mungkin Tiffany ingin beristirahat, dan Vicky juga ada disini.


"Yes, you guys just go, it's fine. I'm sorry I can't come.." Gumam Tiffany. Dia meminta Aire dan Victor pergi saja jalan jalan tanpa nya, dan dia tidak apa-apa. Dia juga minta maaf karena tidak bisa ikut.


Setelah keduanya pergi, Vicky dan Tiffany duduk lagi di sofa. Vicky membuka kaleng berisi soda dan meminumnya. "You're lazy why????" Tanya Vicky.


"I'm just lazy, I want to sit in the apartment and let them enjoy their time together so I can get to know them better." Jawab Tiffany. Dia malas saja ingin duduk-duduk saja di apartemen, dan membiarkan mereka berduaan supaya bisa lebih dekat. " You're on your own???" Tanya Tiffany balik pada Vicky kenapa lelaki itu juga tidak pergi.


"I was actually sleepy because I got home at 3 a.m. last night and I woke up early this morning because Victor said he wanted to come here, I came because I also had a promise to you to give you a painting." Vicky menjelaskan jika dia sebenarnya mengantuk karena semalam pulang jam 03.00 dan tadi bangun pagi-pagi karena Victor bilang ingin ke sini, dia jadi ikut karena dia juga kan sudah punya janji kepada Tiffany untuk memberikannya lukisan.


"Oh.." Gumam Tiffany.


"Have you been friends with Aire for a while????" Tanya Vicky. Apakah Tiffany sudah lama bersahabat dengan Aire.


"Yes, we have been friends for a long time since we studied at the same place and we also took the same major.." Jawab Tiffany. Dia sudah lama bersahabat dengan Aire sejak mereka masuk kuliah di tempat yang sama dan mereka juga mengambil jurusan yang sama.


"Are you from Boston or from another city???" Tanya Vicky lagi apakah Tiffany berasal dai Boston atau dari kota lain.


"I'm from Boston but Boston Suburbs. Hahaha." Tiffany tertawa


Vicky ikut tertawa."Ummm, that means you're very close to Aire.???" Tanya Victor lagi pada Tiffany mengenai kedekatannya dengan Aire.


"Yes, Aire is very close to my parents. Likewise, I am quite familiar with Aire's family including her older sister too." Iya dia sangat dekat sekali dengan Aire bahkan Aire juga akrab dengan orang tuanya. Begitu juga dengannya  yang cukup akrab dengan keluarga Aire termasuk Kakaknya juga.


"So what do you think about Aire and Victor's relationship???" Vicky bertanya bagaimana pendapat Tiffany dengan hubungan Aire dan juga Victor.


"Yes, I'm very happy that Victor seems like a nice guy and Aire is also a very nice girl. Aire just ended her relationship with her ex-boyfriend and it ended quite badly because she was cheated on, she was down for some time but I always encouraged her to stay focused and not think too much about it and I'm glad that in the end Aire was able to move on and find a new man, even though their relationship is not official as a couple but I see that Victor really likes Aire." Ya Tiffany sangat senang. Victor sepertinya laki-laki yang baik dan Aire juga seorang gadis yang sangat baik. Airebaru saja mengakhiri hubungannya dengan mantan kekasihnya dan itu berakhir cukup buruk karena dia diselingkuhi dia sempat terpuruk untuk beberapa waktu tetapi Tiffany selalu menyemangatinya agar dia tetap fokus dan tidak terlalu memikirkan masalah itu dan Tiffany senang kalau pada akhirnya Aire dia bisa move on dan menemukan laki-laki yang baru yang meskipun hubungan mereka belum resmi sebagai sepasang kekasih tetapi dia bisa melihat Victor benar-benar menyukai Aire.


Vicky tersenyum. "I'm also happy that my brother can finally find his love, I hope Aire really accepts my brother's love." Vicky  juga senang kakaknya akhirnya bisa menemukan cintanya, berharap semoga Aire benar-benar menerima cinta Kakaknya itu.


"I hope their relationship goes well and I also want to tell you that Victor should not hurt Aire, especially since Aire is already comfortable with him, just don't hurt Aire or Victor could be in big trouble. There's something scary about Aire's family" Ujar Tiffany. Dia berharap semoga saja hubungan mereka berjalan dengan lancar dan dia juga ingin memberitahu Vicky bahwa jangan sampai Victor menyakiti Aire apalagi jika nanti Aire sudah nyaman, pokoknya jangan sampai menyakiti hati Aire atau Victor bisa dalam masalah besar. Kaena ada sesuatu yang menakutkan dari keluarga Aire.