
Aire membuka pintu ketika interkomnya berbunyi dan ternyata di depan pintu apartemennya sudah berdiri Tiffany dengan memegang paper bag dari restoran cepat saji terkenal sambil tersenyum lebar. "Good afternoon!!! I brought fried chicken and french fries as well as our favorite Caramel Machiato.!!!" Ucap Tiffany dengan penuh semangat. Dia membawa ayam goreng dan juga french fries sekaligus Caramel Machiato favorit nya dan juga faforit Aire.
Aire tersenyum. "Come in...!!!" Aire mempersilahkan sahabatnya untuk masuk.
Tiffany pun masuk kemudian meletakkan makanan yang di bawahnya ke atas meja makan yang ada di apartemen Aire. Dan Aire sendiri belum sarapan dan ini sudah jam 11.00 sian. Kebetulan sekali Tiffany membawa makanan untuk bisa dia makan karena memang perutnya keroncongan dan Aire malas untuk keluar apartemen membeli sarapan atau sekedar memesan sarapan dan berbelanja. Aire benar-benar ingin menghabiskan waktunya bermalam saja di apartemennya.
Mereka berdua membongkar makanan itu dan juga langsung memakannya serta minuman yang jadi favorit mereka berdua.
"What are you doing?" Tanya Tiffany.
"I wasn't doing anything, I was just playing with my phone." Jawab Aire Dia tidak sedang melakukan apapun, dan hanya bermain ponsel saja. "Why didn't you come and tell me first??? What if I was out???" Tanya Aire.Dia bertanya pada Tiffany kenapa datang tidak memberitahu nya lebih dulu. Bagaimana kalau dia sedang keluar. pastii tidak akan ada yang membuka pintu.
"Oh cmon Re, I already knew that you would just lie down in your room and you wouldn't go anywhere on a weekend like this, I've memorized your attitude and nature so I came here and brought food. Because I know you must not have had breakfast. Right???" Tiffany sudah tahu kalau Aire pasti hanya akan tiduran saja di kamarnya dan Aire juga tidak akan kemana-mana di weekend seperti ini. Tiffany sudah hafal sekali dengan sikap dan sifat sahabatnya itu jadi dia ke sini dan membawa makanan, Karena dia tahu Aire pasti belum sarapan.
Aire tersenyum dan menganggukkan kepala nya. "Yes you are right, I haven't had breakfast and thank you for the food." Aire membenarkan ucapan Tiffany, dia memang belum sarapan dan mengucapkan terima kasih untuk makanan yang di bawa oleh Tiffany.
"No problem. I told you that I always understand your way of thinking, we're best friends. Let's finish the food!!!" Ucap Tiffany. Dia sudah bilang bahwa dia selalu mengerti Jalan pikiran Aire. Karena mereka kan sahabat. Tiffany juga meminta Aire agar segera habiskan makanannya. "Oh yeah, I met Michelle earlier." Ucap tiffany lagi memberitahu Aire bahwa tadi dia bertemu dengan Michelle.
Airin mengernyit. "Michelle???? Michelle who
???" Tanya nya bingung.
Aire mencomot french fries dan menyuapkan ke mulutnya. What's wrong???? Did you talk to him about Mike???" Tanya Aire apakah Tiffany dan Michelle mengobrolkan tentang Mike.
"So, when I was at Starbuck's I met her by accident while waiting for our drink order. She chatted with me for a while and wouldn't you know it, she told me that Mike the day before yesterday was suddenly transferred to another supermarket." Tiffany bercerita bahwa saat tadi dia ada di Starbuck, dia bertemu dengan Michelle secara tidak sengaja sambil menunggu minuman mereka. Michelle mengobrol dengan Tiffany sebentar dan Michelle bercerita bahwa Mike kemarin lusa tiba-tiba saja dipindahkan ke supermarket lain.
Aire terbelalak matanya. "Moved to another supermarket??? Meaning????"
"Yes, so suddenly Mike got a promotion and he was transferred to a supermarket outside the city. And he had to move immediately the next day, which made Mike quite surprised. So did everyone else but Mike couldn't refuse and he did get a good promotion and accepted it so now Mike is no longer in this city. You can rest easy now without fear of being bothered by him again." Ujar Tiffany. Mengatakan jika tiba-tiba saja Mike mendapatkan promosi dan dia dipindahkan di supermarket yang ada di luar kota. Dan Mike harus langsung pindah ke keesokan harinya, hal itu membuat Mike cukup terkejut. Begitu juga dengan yang lainnya tetapi Mike tidak bisa menolak dan dia memang mendapatkan promosi yang bagus lalu menerimanya jadi saat ini Mike sudah tidak ada di kota ini lagi. Sehingga Aire bisa tenang sekarang tanpa perlu takut diganggu lagi olehnya.
"Are you serious????" Tanya Aire tidak percaya.
"Did you see my face as a joke??? Yes, of course, I was seriously. Michelle herself told me she was also very surprised but anyone who gets a promotion like that certainly won't be able to refuse even if they have to be transferred to a distant place, anyway I think this is a very good thing because Mike doesn't have to bother you anymore and you can calmly be here at the same time you can find a new boyfriend." Tiffany terlihat sedikit kesal ketika Aire mersgukan ucapannya. Tiffany menyuruh Aire melihat wajahnya apakah di terlihat sedang bercanda. Ya tentu saja dia serius lah. Michelle sendiri yang tadi mengatakan kepadanya dan Michelle juga sangat terkejut tapi siapapun yang dapat promosi seperti itu tentu tidak akan bisa menolak meskipun harus dipindahkan ke tempat yang jauh. Lagi pula menurut Tiffany ini adalah hal yang sangat bagus karena Mike tidak perlu mengganggu Aire lagi dan Aire bisa tenang berada di sini sekaligus Aire bisa cari pacar baru. "So what's up with Victor, the owner of the cafe???" Tanya Tiffany pada Aire tentang Victor si pemilik Cafe itu.
"It's good that he's away from this place at least I can be more calm and focus on doing my final project and you shut up don't discuss Victor anymore, now we better finish this food." Aire merasa senang karena Baguslah kalau Mike ada jauh dari tempat ini setidaknya dia bisa lebih tenang dan fokus mengerjakan tugas akhirnya.Dan Aire meminta Tiffany diam dan jangan membahas Victor lagi, sekarang lebih baik kmereka mengabiskan makanannya.
Aire kembali mengambil ayam goreng jangan memakannya dan mencoba mengalihkan pembicaraan mengenai Victor dengan Tiffany. Karena dia benar-benar tidak ingin membahas lelaki itu, apalagi sejak kejadian ciuman yang kemarin airnya juga merasa malu juga harus bercerita tentang masalah itu kepada Tiffany yang ada sahabatnya itu justru akan menertawakannya dan akan menggodanya lebih baik akhirnya menyimpannya Sendiri Saja?
Aire juga merasa senang sekali bahwa Mike sudah tidak ada di kota ini jadi dia tidak harus bertemu lagi dengan lelaki itu ataupun harus berurusan lagi dengan lelaki itu. Kejadian kemarin benar-benar membuat Aire merasa kesal sekali apalagi penggunaan yang dilakukan Mike terhadapnya. Dan lelaki itu berani sekali menghina dan merendahkannya. jujur Aire benar-benar merasa sangat kecewa dengan apa yang diucapkan oleh Mike tentang dirinya.
*****