My Brother

My Brother
PAT



Fathur segera mengajak Indah dan yang lain berganti pakaian. Mereka keluar dari area kolam renang untuk makan siang sebagai pengganti energi mereka yang habis di kolam renang terutama Indah.


"Minumlah dulu!" Fathur menyodorkan segelas teh hangat untuk Indah.


"Terima kasih!" Ucap Indah sembari meraih teh hangat pemberian Fathur dan meminumnya hingga tersisa setengah bagian.


Tak lama setelahnya, Makanan pesanan mereka datang.


Seseorang tetap mengawasi mereka dari jarak yang tidak terlalu jauh namun tidak terlihat.


"Ada apa? Kenapa melihatnya dari jauh? Mengapa tak mengajaknya datang ke rumah?" Heri menghujani Ibnu dengan beberapa pertanyaan.


"Belum saatnya!" Hanya itu jawaban yang singkat yang diberikan Ibnu.


🌼🌼🌼


Author mohon maaf karena up dikit bingit. Author sibuk mempersiapkan PAT (Penilaian Akhir Tahun).


Jangan lupa terus dukung novel receh ni ya, Kak!!!


Sumbangkan like n komentarnya juga!


Koin receh juga Author ga nolak, apalagi vote!


Happy Reading!!!