My Brother

My Brother
Hotel Bahagia



Hmmmh, Ibnu hanya bisa menarik nafas dalam lalu membuangnya kasar. Ia tak pernah berharap persahabatannya pecah karena salah satu dari sahabatnya bertemu dan jatuh cinta pada Indah, adiknya.



*Mas tunggu di Hotel Bahagia*. Chat Ibnu.



*Kenapa di Hotel*? Balas Indah. Ia tidak tau jika selama ini Ibnu bekerja di Hotel.



*Datang saja, nanti Adek akan tau maksud mas*. Ibnu.



Setelah menunaikan ibadah empat rakaat, Indah pamit pada Bu Sri. Iya, sudah lama Bu Sri mengijinkan Indah bertemu keluarga kandungnya. Hal itu ia lakukan karena dirinya yakin bahwa Indah tidak akan meninggalkannya untuk kembali pada keluarganya sendiri.



Indah berhenti di depan Hotel, duduk di atas sepedanya. Sorot matanya menatap tajam mencari keberadaan Ibnu.




"Mmmm, Iya mas!" Jawab Indah ragu.



"Kamu adiknya Ibnu, 'kan?" Angga tidak yakin dengan pikirannya. Padahal beberapa menit sebelumnya Ibnu sudah memintanya menunggu sang adik yang wajahnya 99,99% mirip dengannya namun gender mereka yang membedakan.



"Iya, benar." Indah



................



**Mohon maaf ya, Kak. Up nya dikit karena Mak Othor sedang tidak enak badan,🙏🙏🙏**