Me And My Cold Hearted Boss

Me And My Cold Hearted Boss
Part 95. Dendam Jason



Selamat Membaca ~


Setelah 14 hari berbulan madu, akhirnya Rendra dan Nia kembali ke Kota A. Nia sudah tidak sabar menjalankan studionya. Raya mengatakan bahwa berkat acara pernikahan Rendra dan Nia, studio dan event organizer milik Nia kebanjiran pesanan.


Begitu pula dengan Rendra. Sudah banyak janji temu dengan koleganya yang harus segera Ia tepati. Ia juga berencana memperluas usaha miliknya yang berada di Kalimantan.


Bagaimana dengan dunia uhukk mereka berdua? Tenang saja, mereka masih sangat rutin ber-uhukk. Sebetulnya Rendra dan Nia bersepakat untuk menunda kehamilan hingga beberapa bulan ke depan. Nia rajin mengonsumsi obat - obatan khusus yang Ia dapat dari dokter spesialis. Mereka ingin menikmati masa pacaran terlebih dahulu. Selain itu, Nia juga ingin meluaskan sayap The Orchida miliknya.


Benar - benar pasangan yang serasi, bukan hanya cantik dan tampan. Mereka juga memiliki passion yang sama. Keduanya sama - sama haus akan prestasi kerja.


🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️


Tidak terasa, usia pernikahan Rendra dan Nia telah menginjak 6 bulan. Studio Nia semakin dikenal bukan hanya dalam kota, tapi juga sampai luar kota. Bahkan sudah sampai ke luar pulau.


Begitu pula dengan Rendra, bisnisnya semakin berkembang. Usaha yang Ia rencanakan untuk dikembangkan di daerah Kalimantan pun sesuai dengan target yang Ia buat.


Sementara di sisi lain, Jason masih tetap menyimpan rasa dendam dalam dirinya. Ia benar - benar memyalahkan Rendra atas semua yang terjadi padanya. Ia bahkan sudah bertekad untuk membalas dendam.


Hari ini adalah hari di mana Derry dan Tommy akan bebas. Jason sudah bersiap menjemput dan menyambut kebebasan dua orang terdekatnya itu.


Ia secara khusus datang untuk.menjemput mereka langsung dari pintu keluar rumah tahanan. Bukankah Ia dilarang masuk lagi ke Indonesia? Tentu saja Ia menggunakan jalur khusus, bermain dengan orang dalam.


Seluruh bisnis dan hidupnya hancur gara - gara Hartawan! Geramnya dalam hati.


Ia dengan sabar menunggu Tommy dan Derry di depan pintu gerbang rumah tahanan. Setelah menunggu sekitar 30 menit, yang ditunggu - tunggu akhirnya keluar juga.


Ia melihat Tommy lebih kurus dari terakhir kali mereka bertemu. Hal itu membuatnya merasa semakin geram, Tommy yang telah membantu dan merawatnya selama ini.


Jason keluar dari mobil dan meyambut kedua orang teman terdekatnya itu. Bersalaman, kemudian berpelukan singkat.


" Saudaraku, akhirnya kita bertemu lagi. " ucap Jason seraya menepuk pelan bahu Tommy.


Tommy membalas dengan anggukan. Derry menepuk pelan pundak Jason.


" Ayo kita pergi merayakan kebebasan kalian. " ajak Jason yang langsung disetujui oleh Derry dan Tommy.


🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️


Di sebuah restoran chinese food di pinggiran kota ~


" Bagaimana caranya Anda bisa masuk ke sini? Bukankah Anda dilarang masuk ke Indonesia? " tanya Tommy.


" Itu, tentu saja dengan bantuan pihak tertentu. " jawab Jason kemudian menyeruput espresso.


" Siapa? Jangan sampai kau menimbulkan masalah lain lagi. Sudah cukup yang kemarin. Aku tidak ingin terlibat lagi dengan hal - hal aneh lagi. " ucap Derry dengan wajah serius.


Nampaknya, ditahan selama 6 bulan cukup membuatnya merasa kapok.


" Tenang saja. Aku tidak akan melibatkan kau lagi dalam masalah. " jawab Jason.


" Aku sarankan sudahi saja jika Kau sedang merencanakan sesuatu yang aneh - aneh. " Derry memperingatkan Jason lagi.


" Sudah cukup semua harta dan perusahaanmu disita. Bahkan Kau sampai didepak dari Indonesia. " ucap Derry lagi.


Jason seperti cuek, Ia menyuapkan nasi goreng seafood ke dalam mulutnya. Ia justru asik dengan isi kepalanya. Rencana pembalasan untuk King Narendra Hartawan.


" Tuan, ada betulnya yang dikatakan oleh Tuan Derry. Sebaiknya urungkan saja niat jelek Anda. Atau anda akan semakin menyesal. " ucap Tommy yang sedari tadi diam.


" Diam Tommy! Ingatlah kau berhutang budi pada keluargaku. Keluarga Aexander. " ucap Jason dengan mata tajamnya.


" Justru karena saya merasa berhutang budi kepada keluarga Anda, kepada orang tua Anda, saya mengingatkan Anda. " ucap Jason lagi dengan wajah serius.


" Tidak bisa Tommy! Kau tidak pernah berada di posisiku. Ketika semua milikmu direbut. Kau tidak pernah tau bagaimana rasanya! " ketus Jason.


Tommy terdiam mendengar ucapan Jason. Memang, batas menerima rasa sakit hati setiap orang itu berbeda. Mungkin Jason memanglah seorang pendendam, itulah yang membuat dia selalu ingin membalas Rendra.


" Aku tidak akan mau ikut dengan rencana - rencana gilamu lagi. Jika kau bersikukuh untuk menjalankan rencana pembalasan dendam dramamu, aku tidak akan pernah mau untuk terlibat! '" ucap Derry dengan nada lebih tinggi.


" Dasar tidak tahu diuntung! Sebelum bertemu denganku, kau hanyalah manusia yang tidak ada bedanya dengan tikus got! Ini bentuk balas budimu?! " seru Jason tidak mau kalah tinggi.


" Balas budi bagiku sudah cukup dengan menjadi ondel - ondelmu selama beberapa tahun terakhir! Bahkan aku sampai dipenjara selama 6 bulan! Kau kira hidupku hanya untuk terus mematuhi logikamu yang tidak masuk akal itu? " sahut Derry.


" Kalau kau memang maunya seperti itu, pergilah! Aku tidak butuh manusia tidak tahu terima kasih! " sahut Jason. Tidak mau kalah,


" Lagipula, kau mau ke mana? Bahkan pakaian - pakaian yang kau kenakan saja adalah aku yang beri! " ucap Jason dengan nada menghina.


Sontak Derry beranjak dari kursi tempat Ia duduk. Ia membuka kancingan bajunya satu persatu hingga semua tubuhnya lolos dari kain penutup.


" Aku kembalikan padamu! " seru Derry seraya melemparkan pakaian yang tadi Ia genakan pada pasien.


Jason tertawa terbahak - bahak. " Mau ke mana kau? Kau kan tikus got! tidak punya tujuan! "


Derry senyum sebelah, senyum mengejek.


" Hei Tuan Jason yang terhormat, kuberi tahu agar kau semakin pandai! " seru Derry.


" Belajarlah untuk menerima setiap permasalahan dalam hidup! Jika kau terus seperti itu, aku bisa memastikan bahwa kau tidak akan pernah berhasil ! " ucap Derry bijak.


Setelah mengucapkan itu, Derry segera pergi dari restoran itu. Hatinya kesal, bagaimana bisa dia menghinaku habis - habisan seperti itu. Gerutu Derry dalam hati.


🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️


Jason mah begitu yah, yang dipikirin dendaaam terrusss.


teman - teman readers, tolong jangan lupa untuk selalu mendukung penukis dengan cara memberi rate, vote, like dsn komentar


Terima kasih yah ❤