Me And My Cold Hearted Boss

Me And My Cold Hearted Boss
Part.140 Haruskah Gagal Lagi?



Selamat Membaca ~


" Cepat periksa ruangan Karunia dan Saraha " perintah Jason.


Kevin dan Tommy bergegas berlari menuju ruangan tempat Nia dan Sarah disekap. Kevin dengan tergesa membuka pintu ruangan di mana Sarah dan Nia disekap.


Terkejut karena ada suara berisik dan pintu yang dibuka dengan kasar, Nia dan Sarah terbangun. Nia yang tubuhnya masih lemas dibantu oleh Sarah untuk duduk.


" Mereka masih di sini, Tuan! " teriak Kevin.


" Bawa mereka berdua! " perintah Jason.


Tommy membopong Nia yang masih sesekali merintih kesakitan. Sedangkan Kevin, Ia menarik kasar tangan Sarah untuk mengikutinya.


Jason dan anak buahnya segera berusaha melarikan diri membawa Nia dan Sarah melalui pinti belakang bangunan. Satu hal yang mereka tidak sadari, sudah ada Jessie, Andra, dan satu orang agen lain yang menunggu di sana.


" Angkat tangan! " seru Andra.


Jason dan seluruh anak buahnya merapatkan posisi mereka.


" Lepaskan tawanan! Atau kalian akan merasakan akibatnya! " seru Andra lagi.


Jason tak bergeming.


" Kalau aku tidak mau melepaskan, kau mau apa? Kau bisa apa? " tanya Jason.


" Kalian ini hanya bertiga. Sedangkan kami berbanyakan. " ucap Jason dengan nada menghina.


" Kalian kalah jumlah! " teriak Kevin.


" Tuan Narendra bilang, yang terpenting adalah kualitas Bukan kuantitas. " celetuk Jessie.


Andra memberi kode kemudian Jessie menembakkan senjatanya ke arah atap.


" Aaaa!!!! " teriak Nia dan Sarah bersamaan.


" Diam! " seru Jason.


" Serakan Nyonya Karunia dan Nona Sarah! Maka kaki tidak akan melukai kalian! " seru Andra.


Tiba - tiba muncul Anton, Rendra, dan Andreas dan 2 orang agen lain di belakang Jason dan anak buahnya.


Semua orang saling mengarahkan senjata. Tidak terkecuali Tommy. Ia ikut mengangkat senjata mengarahkannya kepada Andra.


Dorr!


Rendra menembakkan senjatanya ke arah kaki salah satu anak buah Jason hingga Ia roboh.


" Cepat lepaskan istriku dan Sarah. Sebelum masa depanmu akan menjadi lebih sulit dan kelam dibandingkan masa lalumu! " seru Rendra.


" Hahahahaha " Jason tertawa dengan volume suara yang menggelegar.


" Cepat lepaskan istriku! " seru Rendra dengan tangan yang masih mengarahkan senjata berapinya arah Jason.


Anton dan Andreas maju beberapa langkah, mereka melumpuhkan dua orang anak buah Jason yang berada terdekat dengan mereka.


Jason menarik rambut Nia dan menariknya ke arahnya.


" Aaa... " rintih Nia menahan sakit.


Begitu pilu yang dirasakan Rendra saat melihat Nia dalam keadaan lemah dan tersiksa seperti itu.


" Lepaskan mereka! " seru Rendra masih dengan mengarahkan senjatanya ke arah Jason.


Jason tersenyum licik, Ia tidak bergeming.


" Jangan macam - macam kalau masih ingin melihat dia hidup! " seru Jason, Ia mengarahkan senjata berapi ke arah kepala Nia.


Nia yang masih sakit, dan dalam kondisi lemah semakin tidak berdaya dengan adanya senjata berapi yang ditempelkan di keningnya. Salah gerak sedikit bisa melayang nyawanya.


Tommy terkejut dengan aksi Jason. Ia hanya bisa mengangkat senjata dan mengarahkannya ke arah Rendra setelah Nia ditarik paksa oleh Jason dari tangannya.


Melihat hal itu, Rendra dan anak buahnya reflek berhenti dan mengangkat tangannya ke atas.


" Tahan, jangan bertindak gegabah. " ucap Andreas.


Sekali lagi, Jason tersenyum sinis dan membuang mukanya. Ia memberi kode kepada Tommy dan anak buahnya untuk mengukutinya


" Beri kami jalan! Jika masih ingin melihat wanita ini dalam keadaan selamat! " seru Jason.


Anton memberi kode kepada Andra dan Jessie untuk memberi jalan kepada Jason dan anak buahnya.


Demi keamanan dan keselamatan Sarah dan Nia, Andra dan Jessie terpaksa mundur memberi mereka jalan. Begitu pula dengan satu agen lain yang berada di dekat mereka.


Jason menarik kasar tubuh Nia untuk mengikutinya ke arah luar rumah. Kevin pun tidak kalah kasar menarik paksa Sarah yang berusaha bertahan.


Tatapan Sarah yang terlihat sangat memelas dan meminta tolong ke arah Andreas membuat Andreas merasa lemas. Ia harus melihat wanita yang Ia sayangi tersiksa seperti ini.


Mereka hanya bisa menatap Jason dan anak buahnya membawa Nia dan Sarah menjauh, menghilang ditelan gelapnya malam.


Kali ini, apakah Rendra dan Andreas akan gagal menyelamatkan Nia dan Sarah?


馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍


Halo readers, maafkan kemarin penulis sempat hilanh sekitar 2 atau 3 hari yaaaah 馃檹馃徎


Mendekati akhir bulan, penulis kejatuhan banyak deadline laporan pekerjaan dan lain - lain. Sebenernya belum selesai sih kerjaan kantornya, tapi tangannya udah gatel pengen up terus.


untuk yang episode ini, maaf yah kalo.kelewat singkat 馃檹馃徎