Me And My Cold Hearted Boss

Me And My Cold Hearted Boss
Part 80. Peresmian



Selamat Membaca ~


Kembali ke rencana Rendra dan Ben Walker. Mereka sudah siap dengan segala sesuatunya. Perangkap yang mungkin akan menjadi perangkap terbesar abad ini sudah disiapkan. Tim pengacara yang terdiri dari beberapa pengacara terbaik di kota ini juga sudah disiapkan.


Hari ini adalah hari di mana peresmian industri bahan kimia milik Jason akan diresmikan. Jason merasa sudah menang hari ini. Jika industri ini resmi beroperasi, tidak terbayangkan berapa jumlah uang yang akan mengalir tiap harinya. Beginilah keuntungan jika memiliki pengaruh dari orang dalam. Semua proses perijinan akan menjadi sangat mudah dan bisa segera mengoperasikan perusahaan.


Seperti biasa, pihak pemerintah akan diundang dalam acara peresmian sebagai bentuk formalitas. Lionell, Simon, dan Ben juga sudah bersiap – siap. Mereka akan berangkat sebagai rombongan dengan mobil terpisah. Rendra pun juga mendapat undangan langsung dari Derry.


Rendra sengaja tidak mengajak Nia, akan sangat berbahaya jika Ia mengajak Nia saat ini. Ia meminta Anton memasang banyak penjaga di sekitar Nia, selain Andra dan Jessie. Yah, bagaimanapun juga kedua agen itu pernah membuat kesalahan fatal.


Rendra sendiri dijaga oleh beberapa penjaga saja, karena Rendra juga memasang penjaga khusus untuk menjaga Ben. Setelah berkoordinasi dengan Ben, Rendra pun berangkat menuju daerah O ditemani Andreas dan Anton.


“ Nia, hari ini mungkin aku akan pulang telat. Kau bersenang – senanglah di studiomu hari ini. Jangan terpisah dari dua penjagamu itu. “ Rendra mengingatkan Nia.


Nia menganggukkan kepalanya. Sebetulnya dia penasaran, kenapa hari ini Rendra terkesan memberi penekanan bahwa dia tidak boleh terpisah dari Andra dan Jessie? Tapi Ia hanya bergumam dalam hatinya saja. Ia akan benar – benar menuruti Rendra kali ini, terakhir kali pertemuannya dengan Jason dan Thomas Alfredo membuatnya benar – benar kapok.


“ Jaga dirimu, akan ada beberapa penjaga tambahan hari ini. Mereka akan menyamar, jadi tenanglah jika mungkin kau melihat wajah asing hari ini. “ ucap Rendra.


“ Ingat, jangan terpisah dari yang lain. “ Rendra mengingatkan lagi dengan penekanan.


“ Ada apa sebetulnya? “ tanya Nia penasaran.


“ Sudah, turuti saja ucapanku. “ ucap Rendra dengan wajah seriusnya.


Akhirnya Nia mengangguk saja. Sudah menjadi kebiasaan Rendra selalu meggantung jika memberi perintah seperti ini. Mau kesal, tapi kekasih sendiri. Repot sekali. Gerutu Nia dalam hati.


Setelah berpamitan, Rendra pun berangkat dengan mobil yang dikendarai oleh Anton. Mobil yang ditumpangi Rendra diikuti oleh mobil lain yang berisi sekitar 4 orang yang adalah penjaga tambahan untuk hari ini.


🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️


Di acara peresmian Industri Bahan Kimia Daerah O ~


Jason terlihat sumringah. Ia duduk di kursi barisan depan bersama dengan Lionell, Simon, dan Ben. Sedangkan Derry Armando yang menjadi pusat perhatian kali ini berada di tengah. Ya, sekali lagi nama Derry digunakan sebagai pemilik industri bahan kimia ini untuk menutupi bahwa Jason adalah pemilik asli dari industri bahan kimia ini.


Rendra yang baru datang disambut hangat oleh Derry, mereka berjabat tangan dan berpelukan sebagai formalitas. Andreas dengan mata elangnya memperhatikan keadaan sekeliling. Ada satu orang yang hilang, tidak dapat Ia temui di kerumunan.


“ Thomas Alfredo tidak ada di sini. “ bisik Andreas pada Rendra.


Rendra memberi kode dengan mata dan dibalas dengan anggukan oleh Andreas. Anton yang juga mendapat kode pun segera mengirim red code pada agennya yang lain untuk segera stand by di posisi yang telah diperintahkan sebelumnya.


🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️


Acara pembukaan pun dimulai. Sebagai awal, Lionell selaku walikota memberi sambutan dan ucapan selamat atas ijin operasional dari industri bahan kimia milik Derry.


Jason pun ikut memberi ucapan selamat selaku sahabat dekat Derry. Sampai akhirnya, ketika Derry yang memberi ucapan terima kasih sekelompok orang berbadan tegap datang diikuti beberapa orang berseragam.


“ Saya Sean Hamilton, staff penyelidik dari kejaksaan negeri kota A. Kami menangguhkan peresmian dari industri bahan kimia milik Derry Armando. “ ucap seorang yang mengaku bernama Sean.


Seketika terjadi keributan di antara tamu undangan yang hadir. Derry terlihat kebingungan karena selama ini dia memang hanya berstatus pinjam nama sehingga Ia tidak tahu apa yang sedang terjadi.


“ Sebentar, ada masalah apa? Industri ini sudah memiliki ijin legal dari kedinasan dan walikota langsung. “ ucap Jason.


“ Ya betul, industri ini sudah berijin resmi. Ini buktinya. “ ucap Derry seraya menunjukkan surat ijin yang Ia bingkai dengan bingkai berwarna cokelat.


“ Ijin itu tidak dikeluarkan dari kantor perijinan resmi. Selain itu kami mencium adanya praktek penghindaran pajak di sini. “ ucap Sean.


“ Bagaimana mungkin ini tidak resmi?! “ seru Jason.


“ Ijin ini resmi aku dapatkan dari Tuan Ben Walker dan Tuan Lionell Adam! “ serunya lagi.


“ Ijin ini tidak resmi, saya tidak mengatakan akan mengeluarkan ijin resmi bukan? “ ucap Ben dengan tenang.


Jason hampir saja menyerang Ben setelah mendengar ucapan Ben barusan, beruntung Tommy segera memegang tubuh Jason.


“ Tenanglah Tuan, jika Anda terbawa emosi Anda bisa dikenakan pasal penyerangan juga. “ bisik Tommy berusaha menenangkan Jason.


Setelah Jason bisa meredam emosinya, barulah Tommy melepas pegangannya. Jason merapikan kembali pakaiannya dengan kasar,


“ Tuan Lionell Adam selaku walikota juga telah memberi ijin atas pendirian dan beroperasinya industri ini. “ ucap Derry.


“ Hal itu selanjutnya bisa kita lanjutkan di persidangan nanti. “ ucap Sean tegas.


“ Bawa Tuan Derry, Tuan Jason, Tuan Tommy, Tuan Simon, dan Tuan Lionell. “ perintahnya kepada orang – orang berbadan tegap yang datang bersamanya.


“ Apa yang kalian lakukan? Aku tidak terlibat! Aku adalah kepala kepolisan Kota A! “ seru Simon seraya berusaha melepaskan diri dari cengkeraman petugas kejaksaan.


Sean mendekat dan menepuk pelan pundak Simon, “ Tenang Tuan Simon yang terhormat, kita punya masalah yang harus diselesaikan. “


“ Bawa dia!” perintah Sean.


“ Eits, yang ini jangan lupa. “ ucap Sean lagi sembari memberi kode mata kea rah Lionell yang kemudian disusul dengan dibawanya Lionell ke dalam mobil.


Jason dan Derry berjalan melewati Rendra dan Andreas yang sedang berdiri tenang di dekat Ben dengan wajah penuh kebencian. Begitu pula dengan Lionell dan Simon, aura kebencian sangat kentara di wajah mereka.


Wartawan yang memang sengaja disiapkan untuk memberitakan bahwa industri bahan kimia terbesar itu akan beroperasi justru mendapat berita lain yang lebih menjual hari itu. Bagaimana tidak, ini adalah operasi penggerebekan terbesar dengan jumlah tangkapan yang sangat banyak.


“ Satu, dua, tiga,…. Masih kurang satu orang! “ Seru Sean yang baru saja menghitung hasil tangkapannya.


“ Siapa yang tidak ada di antara kalian? Katakan! “ Seru Sean.


Tidak ada yang menjawab, hanya terlihat jelas senyum menyeringai Jason menatap ke arah Rendra.


“ Lihat apa kau?! “ seru Sean.


“ Cepat cari satu orang lagi! “ perintah Sean yang disusul dengan berpencarnya 6 orang laki – laki berbadan besar di sekitar tempat peresmian.


“ Hahahaha! Kau rasakan saja sebentar lagi Narendra! Aku tau semua ini ulahmu! “ teirak Jason dari dalam mobil.


Srraakk! Brrukk!


Sean menutup pintu mobil dengan kasar.


“ Thomas Alfredo tidak ditemukan, Tuan! “ lapor anak buah Sean dengan napas terengah – engah.


Sean, Ben, Rendra, dan Andreas pun saling pandang.


🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️


Jadi, kira - kira Thomas ke mana ya? Kok tiba - tiba ngilang sih? Jangan - jangan ada rencana lain lagi nih mereka semua.


🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️


anw teman readers, kayanya bakal lama nih review episode kali ini.


percaya deh, aku usah up kok. tapi emang proses review akhir2 inu lebih selektif.


mohon bersabar yah, dan mohon dukungannya terus yaaah ❤