Me And My Cold Hearted Boss

Me And My Cold Hearted Boss
Part 123. Syarat



Selamat Membaca ~


Masih di ruang kerja Rudi Hanggono ~


" Hah? Syarat? Syarat apa? " tanya Rudi dengan nada sedikit meninggi karena terkejut Rendra mengajukan syarat.


" Ya, sebuah syarat. " jawab Rendra.


" Tapi Anda kan sedang berusaha menyelamatkan istri Anda, dan anakku adalah teman dekat istri Anda. " bantah Rudi.


" Tapi tetap saja aku ingin memberi syarat pada Anda. Sebuah syarat yang tidak sulit. " ucap Rendra.


" Apa itu? " tanya Rudi serius.


" Aku ingin setelah kita menyelamatkan putri Anda, Anda mengijinkan saudaraku ini menikah dengan putri Anda. " ucap Rendra.


Andreas dan Rudi terkejut dengan syarat yang diajukan oleh Rendra. Rudi nampak berpikir, Ia memperhatikan Andreas dari atas ke bawah.


Ini adalah kali pertama Ia bertemu dengan Andreas. Ia terlihat sopan dan pekerja keras. Ia juga tampan, gen keluarga Hartawan memang nampak padanya.


" Bagaimana? " tanya Rendra.


Andreas memegang lengan Rendra, bermaksud untuk melarang Rendra mengajukan persyaratan itu.


Rendra menganggukkan kepala dan berbisik, " Tenang saja. "


" Dengan syarat putriku harus kembali dalam keadaan utuh. " ucap Rudi.


" Kenapa Anda jadi mengajukan syarat juga? " tanya Rendra.


" Saya harus memastikan putri saya kembali dalam keadaan sehat dan baik - baik saja. Lagipula, saya takut jika terjadi sesuatu pada fisik anak saya, saudara Anda tidak akan mau menerima putri saya dengan baik. " jawab Rudi panjang lebar.


Rendra berusaha memahaminya. Ketakutan seorang ayah, takut jika anaknya mendapatkan perlakuan tidak baik dari laki - laki lain. Taut jika keadaan fisik anak perempuannya dipermasalah dan menjadi alasan mendapat sikap buruk dari orang lain.


Rendra melirik ke arah Andreas. Andreas masih duduk dengan tegap, me jaga postur tubuhnya dan menatap Rudi dengan tatapan serius.


" Saya pastikan, kami bisa menyelamatkan putri Anda. " ucap Rendra.


" Sekalipun terjadi sesuatu, saya akan tetap menerima putri Anda dengan baik. Karena saya mencintai Sarah karena dia adalah Sarah. Bukan karena fisiknya semata. " lanjut Andreas dengan mantap.


Rendra tersenyum tipis, Ia bangga dengan keberanian Andreas. Akhirnya Ia berani menyuarakan hatinya, selama ini Andreas tidak berani melanjutkan ke jenjang yang lebih serius karena Ia merasa minder dengan status sosialnya.


" Baiklah, terima kasih. Aku terima tawaran bantuan kalian. " sahut Rudi.


" Tapi, aku juga ingin terlibat dalam misi penyelamatan putriku. " ucap Rudi.


Rendra tersenyum, " Anda bisa membantu kami. "


" Saya dengar, Anda memiliki seorang keluarga berkewarganegaraan Kamboja. Dan dia adalah seorang yang sangat berpengaruh di dunia pemerintahan? " tanya Rendra.


" Anda tau kabar ini dari siapa? " tanya Rudi kebingungan.


" Saya tau dari siapa, bukanlah hal terpenting saat ini. Yang jelas saya yakin kolega Anda juga bisa membantu kita. " ucap Rendra.


" Baiklah, saya akan mencoba menghubunginya. Apa yang harus saya katakan padanya? " tanya Rudi.


" Katakan padanya, kapal yang membawa istriku dan putri Anda akan berlabuh besok sekitar sore hari. Minta dia mengulur waktu kapal itu agar anak buahku punya waktu yang cukup untuk menyelamatkan istriku dan juga putri Anda. " ucap Rendra.


" Bagaimana caranya kolegaku bisa melakukan itu? Dia hanya seorang pengusaha yang mengirimkan bahan makanan antar negara. " tanya Rudi.


" Itulah mengapa kolega Anda bisa melakukan itu, " jawab Andreas.


" Berdasarkan informasi yang kami dapat, kapal itu akan berlabuh untuk mengisi bahan makanan dan perbekalan lainnya. Dan, pihak yang menyeduakan bahan makanan itu adalah kolega Anda. " lanjut Andreas.


" Baiklah, apa aku bisa memberitahunya juka ada Sarah di sana? Agar dia mengerti alasan mengapa aku ingin dia memperlama proses pengisian? " tanya Rudi.


" Keputusan itu ada pada Anda, Anda bisa memberitahukan pada dia dengan catatan, dia lebih memihak kepada Anda daripada ke pihak penculik. " ucap Rendra.


" Benar juga, aku tidak tahu dia akan lebih memihak kepada siapa. Mengingat si penculik pasti juga memberinya keuntungan yang besar. " timpal Rudi.


" Tapi, apakah Anda tahu siapa kemungkinan penculiknya? " tanya Rudi.


" Untuk saat ini, kami mencurigai dalang di balik semua ini adalah Jason Alexander. Pemilik Angkasa Grup. " ucap Rendra.


" Bukankah dia sudah dilarang masuk ke Indonesia? " tanya Rudi.


" Orang dengan akal licik akan selalu menemukan cara licik untuk memenuhi segala keinginannya. " sahut Andreas.


" Betul juga. " sahut Rudi.


" Apakah tidak sebaiknya kita juga melaporkannya pada pihak pemerintah kita jika ada warga negara asing yang sedang menculik warga negara Indonesia? " tanya Rudi.


" Anda tenang saja, kami sedang mengurusnya juga. Permasalahan berat yang kita hadapi adalah, bahwa Jason dilindungi oleh pemerintah Finlandia. Selama ini Ia menggunakan itu sebagai senjata untuk melindunginya dari segala tuduhan. " jelas Rendra.


" Baiklah kalau begitu, aku mempercayakan semuanya pada kalian. " aahut Rudi.


" Aku akan menghubungi kolegaku sekarang juga. " lanjutnya.


" Baiklah, kalau begitu kami pamit. Kami harus mengurus hal yang lain. Beri kami kabar secepatnya. " ucap Rendra.


" Baiklah, saya akan segera memberi kabar setelah mendapat respon dari kolega saya. " sahut Rudi.


馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍