
Selamat Membaca ~
Hari yang ditunggu - tunggu telah tiba. Misi penyelamatan akan dimulai saat ini juga. Kapal yang bermuatan barang dan membawa Sarah juga Nia akan berlabuh hari ini untuk mengisi perbekalan makanan dan juga bahan bakar.
Kapal itu akan berlabuh hingga badai di Laut Cina Selatan akan mereda. Prediksi saat itu paling cepat adalah 3 hari dan paling lama badai akan mereda adalah 7 hari.
Informasi ini sudah diketahui oleh Anton dan juga agen - agennya. Walaupun begitu, mereka tidak boleh berlama - lama dan harus bergerak cepat dalam misi penyelamatan ini. Demi keselamatan Nia dan Sarah.
Anton menempatkan dua orang agennya untuk ikut membantu dalam proses pengisian bahan makanan ke dalam kapal. Dua orang agen lainnya ditempatkan sebagai teknisi yang akan memeriksa keadaan mesin kapal. Jessie dan Andra dipasangkan lagi sebagai cleaning service tambahan di dalam kapal. Anton dan Zyco akan mengawasi dari luar.
" Perhatikan! Ini adalah cetakan blue print dari kapal itu. " ucap Anton bersemangat di depan agen - agennya.
" Pintu masuk utama ada di sini, " ucap Anton sambil menunjuk salah satu titik.
" Jessie dan Andra, kalian akan masuk melalui pintu lain yang berada di sini. Kalian berdua masuk melalui pintu utama yang ada di sini. " lanjutnya.
" Kalian berdua, kalian akan berpura - pura memeriksa pasokan bahan makanan dan barang lainnya dari pintu masuk barang yang ada di sini "
Sesekali Anton berbicara sambil memperhatikan agen - agennya. Memastikan bahwa mereka paham apa yang telah Ia sampaikan.
" Aku dan Zyco akan segera menyusul masuk ketika kalian beri sinyal. Ingat, pastikan kalian saling dalam kendali posisi. Ketika ada sinyal segera berkumpul. " lanjut Anton lagi.
" Baik, Tuan. " sahut keenam agennya kompak.
" Baguslah. Pastikan senjata kalian dalam keadaan aman. Alat komunikasi kita juga jangan sampai ketinggalan. " Anton mengingatkan anak buahnya sekali lagi.
" Baik, Tuan. " sahut semua agen dengan kompak.
" Bagus, sekarang tempati pos kalian masing - masing! " perintah Anton.
" Baik. " sahut agennya lagi.
Dua orang agen berpakaian khas pakaian mekanik berwarna oranye. Dua orang agen lainnya berpakaian rapi, bertindak sebagai pemeriksa bahan makanan dan barang. Sedangkan Jessie dan Andra sudah siap dengan pakaian seragam cleaning service.
Masing - masing dari mereka telah siap dan menempati pos masing - masing.
Dua orang agen yang bertugas sebagai mekanik masuk dan menyusuri bagian dalam kapal sambil mencari kemungkinan tempat di mana Nia dan Sarah disekap. Mereka juga bertugas untuk membuat kerusakan yang lebih berat sehingga kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan.
馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍
Di depan pintu tempat Nia dan sarah disekap ~
Sarah : Bagaimana keadaan di luar? Aman?
Rania : Aman, ayo ikuti aku.
Rania mengajak Nia dan Sarah untuk mengikutinya. Mereka mengendap - ngendap berjalan pelan - pelan menyusuri lorong tempat Nia dan Sarah.
Entah kenapa, tumben sekali lorong ini sepi. Tidak ada penjaga sama sekali. Batin Nia.
" Ke mana orang - orang? " tanya Nia.
Sarah mengangkat kedua pundaknya bersamaan.
" Mana aku tau? " bisik Sarah.
Mereka berjalan mengendap - ngendap, masuk ke lorong lain yang entah akan membawa mereka ke mana.
Mereka terus berjalan mengendap seraya membungkukkan tubuhnya sedikit. Sepertinya mereka menuju ke area dapur. Sama seperti area lainnya. Dapur pun sepi.
" Rania, kenapa tidak ada orang? Ke mana mereka semua? " tanya Sarah berbisik.
Rania berhenti, dan menjawab dengan bahasa isyarat. " Mereka sedang mengawasi pengisian bahan makanan. Sebagian lagi sedang mencari hiburan. "
" Syukurlah kalau begitu. " ucap Sara.
" Tenang, kita sedang dalam posisi aman. " ucap Sarah menenangkan Nia.
Nia membalas dengan anggukan.
Setelah mengendap cukup lama, akhirnya Nia dan Sarah berhasil keluar dari kapal itu rania membawa mereka melalui gudang penyimpanan bahan baku.
Rania : Dari sini, kalian berjuang sendiri ya. Aku akan tetap di sini, karena keselamatan kakekku di desa menjadi taruhan.
Sarah : Ikut saja dengan kami, nanti kita bisa memastikan keselamatan kakekmu. Mari ikut saja dengan kami
Rania : Tidak, aku hanya akan di sini saja. Cepatlah pergi. Sebelum mereka datang!
Sarah : Tapi bagaimana jika nanti kau ketauan menyelamatkan kami?
Rania : Tenang saja, aku sudah menyiapkan alasan. Lagipula, Tuan Tommy berada di pihakku.
Mengetahui akan hal itu, Sarah pun merasa tenang. Ia kemudian menarik tangan Nia dan berlari kecil menuju pintu keluar pelabuhan.
馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍
Sementara itu, dua orang agen yang bertindak sebagai pemeriksa bahan makanan memastikan jika terjadi sesuatu mereka bisa lolos dengan mudah. Memastikan bahwa penjaga dari kapal itu dapat mereka lumpuhkan jika diperlukan.
Jessie dan Andra berpura - pura membersihkan lorong - lorong sambil mencari tempat Sarah dan Nia disekap.
Sayangnya, mereka sedikit terlambat. Setelah mencari lebih dari dua jam mereka tidak menemukan Sarah ataupun Nia di dalam.
" Laporkan pada Tuan Anton. " bisik Jessie pada Andra.
Andra mengangguk, Ia mengambil ponsel dan memberi tahu Anton bahwa mereka tidak bisa menemukan Nia dan Sarah di manapun.
" Kalau begitu, cari bukti kemungkinan jejak Nyonya dan Sarah di kapal itu. Cari bukti yang bisa menguntungkan kita. " perintah Anton.
" Baik Tuan, " sahut Andra.
Andra kemudian mengajak Jessie untuk mencari ruangan yang kemungkinan menjadi ruang nahkoda atau pemilik kapal.
" Ke mana kita akan mencarinya? " tsnya Jessie.
" Tentu saja ke kamar yang palibg bagus. Pemilik kapal pasti mendapat ruangan terVVIP. " ucap Andra.
Jessie pun mengangguk dan mengikuti Andra. Mereka mencari ruangan terbaik yang ada di kapal ini. Sedangkan 4 agen lainnya masih tetap berusaha mencari keberadaan dan jejak Nia jyga Sarah.
馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍馃敼锔忦煍革笍