
Selamat Membaca ~
Di sebuah mobil van berwarna hitam yang terparkir tidak jauh dari sebuah club malam.
“ Apa? Mereka sepertinya berniat untuk membunuh wakil walikota? “ tanya Anton bermonolog.
“ Hei kau! “ seru Anton kepada salah satu anak buahnya.
“ Ya, Tuan? “ sahut orang itu.
“ Beritahukan hal ini kepada Tuan Andreas. Kirim pesan padanya. “ perintah Anton.
“ Baik Tuan. “ sahut orang itu lagi.
“ Bagus, setidaknya mereka secara tidak langsung mengakui perbuatan bejat mereka. “ ucap Anton, bermonolog lagi.
🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️
Kembali ke dalam ruang VVIP ~
“ Siapa nama wakil walikota Anda? “ tanya Jason.
“ Ben Walker. “ jawab Lionell.
“ Dia masih sangat muda dan sangat berambisi. Jika dia mau menerima tawaran kerja sama kita, saya yakin Anda akan memiliki kolega terbaik yang pernah ada. “ imbuh Lionell.
“ Hemm.. Apakah Anda pernah mencoba untuk mengajaknya bekerja sama dengan kita? “ tanya Jason.
Tiba - tiba Jason merasa tertarik untuk membuat Ben Walker menjadi salah satu 'orang'nya. Akan sempurna jika walikota dan wakilnya berada dalam genggamanku. Batinnya.
“ Pernah, dan memang dia tidak tertarik dengan urusan seperti ini. Dia justru menentang dan menceramahiku panjang lebar. “ jawab Lionell dengan wajah kesal.
“ Hahaha. Jika nanti Ia menghalangi jalan kita, Thomas sudah tau apa yang harus Ia lakukan. Bukan begitu Thomas? “ tanya Jason.
“ Tentu saja. “ jawab Thomas singkat.
“ Tapi Tuan, apakah pabrik Anda ini nanti akan memproduksi bahan kimia saja? “ tanya Simon.
“ Tentu saja tidak. Anda sudah tahu aku bekerja dalam bidang apa. Hahahaha “ jawab Jason.
“ Jadi, Anda akan memproduksi obat - obatan terlarang juga? “ tanya Simon lagi.
“ Tentu saja. Sebuah bisnis yang sangat menguntungkan. “ jawab Jason.
" Menghasilkan uang dalam jumlah sangat banyak. Sangat cukup untuk memberi hadiah yang pantas untuk Anda sekalian yang berada di ruangan ini. " imbuhnya.
" Apakah ini berarti Angkasa Grup yang terkenal bergerak dalam bidang bahan baku tekstil juga hanya sebagai kedok saja? " tanya Simon yang ternyata memiliki banyak rasa penasaran dalam dirinya.
" Angkasa Grup tetap fokus pada produksi bahan baku tekstil. Aku hanya memanfaatkan dari segi distributornya. " jawab Jason
" Aku mengirim obat - obatan terlarang dengan dalih mengirimkan bahan baku tekstil kepada penadah. " imbuhnya.
“ Dari mana Anda mendapat bahan baku Anda? “ tanya Simon. " Seingat saya, bahan bakunya termasuk ke dalam barang yang langka. "
Mendengar pertanyaan Simon, Tommy reflek menoleh dan menatap tajam ke arah Simon
“ Anda bertanya melebihi batas Tuan. “ Tommy mengingatkan.
“ Oh, maaf maaf. Saya tidak akan mengulanginya lagi. “ sahut Simon.
Asisten dia ini memang sedikit menakutkan. Terlihat seperti mau membunuhku saja. Batin Simon.
“ Thomas, kenapa kau daritadi asik sendiri? “ tanya Derry yang sedari tadi memperhatikan Thomas asik ‘bermain’ dengan Aiko.
“ Masa kau tidak hapal? “ tanya Jason.
“ Dia, jika tidak memegang bagian – bagian tubuh wanita barang dalam sehari saja, bsa meledak dia. “ imbuh Jason.
“ Carilah kamar sana. Jangan mencumbunya di sini. “ ucap Derry yang merasa jengah.
" Kalau kau ingin, cari sana wanita yang bisa kau ajak. " ucap Thomas yang asik memainkan bagian belakang telinga Aiko.
Tangan Thomas yang merambat turun ke bagian leher. Kemudian makin turun ke dada Aiko dan hendak turun ke bagian bawah perut Aiko. Namun Aiko dengan cepat mencegah pergerakan tangan Thomas. Sebelum Ia menjadi lebih liar.
“ Maaf Tuan, saya sedang datang bulan. Jadi saya tidak bisa menemani Anda bermain malam ini. “ ucap Aiko.
“ Tidak masalah. Yang penting aku bisa beberapa bagian tubuhmu saja sudah cukup. Aku bisa bermain dengan fantasiku sendiri. “ ucap Thomas dengan suaranya yang serak.
“ Mari Tuan, saya tuangkan minuman lagi. “ ucap Sandra pada Lionell.
Lionell mengangkat gelasnya dan Sandra pun menuangkan whiskey ke dalamnya.
“ Aku belum pernah melihatmu. Apa kau baru? “ tanya Lionell.
“ Iya Tuan, saya baru di sini. Masih tersegel. “ jawab Sandra.
“ Wah wah, boleh kan aku membuka segelmu malam ini? “ tanya Lionell.
“ Tentu saja Tuan. Setelah urusan Anda selesai. Tidak perlu terburu – buru. “ jawab Sandra.
Lionell kemudian menciumi leher Sandra liar.
“ Tahan dulu Tuan Lionell Adam. “ ucap Jason sambal terkekeh.
“ Banyak hal yang harus kita bahas. “ lanjutnya.
“ Oh, tentu saja. “ ucap Lionell kemudian menghentikan aktivitasnya tadi.
“ Seperti perusahaanku yang lain, kali ini aku akan menggunakan nama temanku ini, Derry Armando sebagai pemilik utamanya. Jadi, jangan sampai ini semua terbongkar. “ ucap Jason mengingatkan.
“ Ah ya, tentu saja. Hal itu sangat mudah diatur. “ sahut Lionell.
“ Baiklah, aku tidak akan lupa untuk memberikan imbalan yang pantas nantinya. Jadi Anda tidak perlu khawatir. “ucap Jason.
“ Ya ya, selama ini bekerja sama dengan Anda memang tidak pernah mengecewakan. “ sahut Lionell.
Sekali lagi, terdengar suara riuh tawa yang menggema di ruangan itu.
🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️
Di saat yang sama, di apartemen Andreas ~
Andreas memeriksa ponselnya yang sedari tadi berbunyi notifikasi pesan singkat masuk ke dalam ponselnya.
Ia membaca pesan dari anak buah Anton. Dengan tenang Ia membaca pesan itu.
Mereka mau menyingkirkan wakil walikota? Ben Walker? Kenapa mereka melibatkan orang lain lagi. Geram Andreas.
Aku akan mengabari Rendra besok. Dia pasti sudah tertidur di jam ini, batin Rendra sambil menatap ke arah jam dinding yang ada di kamarnya
Waktu sudah menunjukkan pukul 23.40 tentu saja Rendra sudah tertidur dengan sangat nyenyak. Ia berhasil merayu Karunia untuk berhenti bekerja. Pasti hatinya diliputi kedamaian. Ucap Andreas bermonolog.
Andreas tinggal sendiri di sebuah apartemen mewah hasilnya bekerja.
Rendra sudah menawari Andreas sebuah mansion atau penthouse untuknya. Namun Andreas menolaknya karena saat ini Ia masih melajang. Ia belum memerlukan pent**house atu mansion.
Ia melihat layar ponselnya sekali lagi.
Ada pesan dari seseorang yang sejak tadi sore belum Ia baca. Bisa mengamuk lagi nanti dja jika tidak segera kubalas.
Terlihat Ia mengetik beberapa kata sebelum menekan tombol kirim pada ponselnya. Sebuah pesan singkat Ia kirimkan kepada sebuah nama yang sangat unik. Tinkerbell 💚
Setelah memastikan semua dalam kondisi aman, Ia memutuskan untuk beristirahat. Besok pekerjaan berat lainnya telah menunggunya.
🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️🔹️🔸️
Halo halo haloo,
Tidak bosan - bosan penulis mengingatkan teman - teman readers untuk memberi rate, vote, like, dan komentar yaaah
kalau mau kasih hadiah juga boleh banget.
Yuk yuk, dukung aku sebagai penulis baru yah ❤