Purity Online - The World For The Fallens

Purity Online - The World For The Fallens
Day 57: The Tournament Begins!! (Part 1)



Matahari bersinar dengan penuh semangat di langit yang tampak sebiru batu turqoise. Hari ini, semua murid diliburkan. Namun, arena utama di yang terletak di belakang sekolah tampak padat oleh siswa-siswi, guru, dan orangtua murid. Tentu saja, karena ini adalah hari dilaksanakannya turnamen yang hanya ada sekali dalam setahun, turnamen tahunan wajib bagi kelas-kelas jurusan Teknik Sihir Perburuan dan Pertarungan, Turnamen Maximus Potentia.


"Wah, ramai sekali, ya," ucap Kakek Yurato sembari duduk di kursi yang telah ia pesan.


"Tentu saja. Pertunjukan ini hanya ada sekali dalam setahun," sahut Yuukaru sambil turut duduk di kursinya.


"Ryugai juga berpartisipasi dalam turnamen ini, 'kan?" Otomura menimpali.


"Tentu saja. Ini turnamen wajib bagi jurusan Teknik Perburuan dan Pertarungan. Lagipula seandainya turnamen ini tidak wajib, pasti pemuda itu tetap akan berpartisipasi. Orang seperti dia mana mungkin melepaskan yang beginian," sahut Yuukaru.


"Semoga saja penampilannya nanti tidak mengecewakan."


"Kakak bodoh, ya? Mustahil pemuda yang punya harga diri seperti Ryugai main-main dalam event penting seperti ini."


"Ya, ya. Pacarmu memang hebat."


"Sudah kubilang, dia bukan pacarku!!"


"Hey!! Hey!! Lepaskan!! Nanti aku jatuh!!!"


"Hehehe, maaf."


"Kau ini .... Memangnya kalau aku jatuh kau mau bayar biaya pengobatanku?"


"Maaf, kakak."


"Dasar anak muda ...." Kakek Yurato terkekeh geli. "Sudah, sudah. Jangan berisik. Sepertinya acaranya sudah mau mulai."


"Ah, baik."


"Abang-abang yang ganteng dan eneng-eneng yang cucok, gimana kabarnya hari ini?"


(*plak!!*


Ryugai: gapapa lah thor, biar ada komedinya :v


Author: DIAM!!! >:v Saya scriptwriternya di sini. Saya yang bikin naskah!!! Kalian cuma pemain!! Mau gaji kalian saya turunkan?!


Ryugai: jangan dong thor masa gaji kami diturunin, gaji Rp500 / chapter aja udah rendah banget thor :"v


Author: makanya akting yang bener!! >:v


Siswa yang jadi komentator: najis authornya baperan -_-


Author: okeh mari kita ulangi :v lupakan soal tadi. Anggap saja itu tidak pernah terjadi.)


"Ladies and gentlemen, selamat datang di Turnamen Tahunan Wajib Maximus Potentia!!!" Anggota OSIS yang bertugas sebagai komentator membuka pembicaraan dibantu oleh sihir pengeras suara. Sorakan gembira dari para hadirin segera menyusul setelahnya.


"Kalian pasti sudah tidak sabar ingin melihat aksi hebat dan kemampuan-kemampuan menakjubkan dari para peserta turnamen, tapi jangan buru-buru. Sebelum kejuaraan ini dimulai, mari kita dengarkan dulu sambutan dari kepala sekolah Akademi Sihir Zanz, Bapak Nakagami Yuutaro Exparius!!!"


Sorakan penonton kembali terdengar. Seorang pria paruh baya bersetelan formal berdiri dari kursinya dan memasuki tempat khusus komentator di tribun. Sang Komentator tersenyum ramah dan membungkukkan badannya dengan sopan, kemudian menyerahkan sihir pengeras suara kepada beliau.


"Selamat pagi, para penonton dan peserta!! Wah, hari ini semuanya terlihat bersemangat, ya? Kepada para peserta, bapak harap kalian bersedia menunjukkan potensi maksimal kalian di turnamen kali ini dan bertanding dengan serius. Bapak juga berharap kalian bertanding dengan sportif dan tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan. Sebelum turnamen dimulai, saya akan menerangkan tentang aturan-aturannya terlebih dahulu."


"Seperti yang kalian lihat, arena ini berbentuk lingkaran dan terdapat parit dangkal di sekelilingnya. Peserta yang bertarung harus mendorong lawannya sampai keluar arena dan jatuh ke parit ini. Batas waktunya adalah sepuluh menit. Jika sudah sepuluh menit berlalu, tapi belum ada satupun dari kedua peserta yang keluar dari lingkaran arena, maka akan diadakan babak perpanjangan berdurasi 20 menit. Jika setelah babak perpanjangan berakhir sekalipun masih belum ada yang melewati batas arena, maka hasil dari pertandingannya adalah seri. Kalian boleh menggunakan sihir peledak, tetapi jangan yang dampak ledakannya terlalu besar. Dilarang menggunakan racun yang mematikan dan bisa sampai membunuh korbannya. Oh, ya. Turnamen ini memang ditujukan untuk siswa-siswi jurusan Teknik Sihir Perburuan dan Pertarungan, tapi bukan berarti peserta tidak boleh menggunakan sihir dari jurusan lain. Asalkan dampaknya tidak terlalu besar dan teknik sihir itu tidak terlalu berbahaya, kalian boleh menggunakannya."


"Sekarang, bertarunglah seperti kesatria dan tunjukkan kemampuan kalian yang sebenarnya!!!"


Seruan itu langsung disambut oleh sorakan dari tribun penonton yang menggema ke segala arah.


"Dengan ini, Turnamen Maximus Potentia tahun ini ... dimulai!!!"


To be continued