Love Me Please My Wife

Love Me Please My Wife
Chapter 87



🌹 Happy Reading 🌹


Albert,James,Martin dan Alson kini perlahan melangkah mendekati Vincent yang seperti orang stres dengam beban hidup yang berat.


"Kamu kenapa Vincent? Ada masalah apa kamu? Kenapa diam saja?" tanya Albert sambil menepuk pelan pundak Vincent agar menyadarkanya dari lamunan gilanya.


Vincent menoleh pada teman-temanya. Lalu dia mengenduskan nafasnya dengan pelan. "Kenapa perempuan susah sekali di mengerti dan mengerti ?" tanyanya yang sontak langsung membuat teman-temanya memutarkan bola matanya malas.


"Weh dimana-mana kalo kamu mau di mengerti, kamu juga harus mengerti dia, bukan hanya sebelah sisi yang mau di mengerti. Hati-hati sekarang banyak PHO, jadi kamu jangan longgar," ucap James yang lebih mengerti masalah cinta.


Vincent menganggukan kepalanya, paham apa yang di maksud oleh temanya itu.


"Intinya, apa yang dikatakan wanita itu selalu bertabrakan dengam hatinya." sahut Albert seakan juga mengerti masalah wanita.


James, Martin dan Vincent langsung menyeritkan keningnya bingung. "Maksudnya apa weh?" tanya Martin yang kesal dnegan jawaban ambigu dari Albert.


"Iyanya wanita itu berarti tidak, dan tidaknya cewek itu berarti tidak, iya bukan juga berarti tidak, tidak juga bukan berarti iya. Iya itu kadang tidak dan tidak juga kadang iya, mudah kan," serunya yang membuat teman-temanya terlihat menaikan emosinya.


"Kalo gak bisa jawab, mending gak usah jawab Sultan, kamu brisik soalnya," timpal Vincent yang semakin pusing dengan jawab yang diberikan oleh Albert.


James yang melihat wajah kesal dari Vincent langsung melingkarkan tanganya di pundak milik temanya itu, agar tidak stress kembali.


"Santai aja bro, kita nikmati hidup pake uangnya sultan, gak akan habis woy, kamu tinggal pilih cewek mana yang kamu mau, kamu juga bisa lamar cewek kamu yang sekarang, orang mana dia?" tanya James yang mulai kepo dengan sosok wanita dari Vincent.


"Orang mana siapa?" tanya Vincent bingung.


"Pacar kamu orang mana ? Kamu punya pacarkan sekarang makanya kamu pusing begini," imbuh James lagi yang juga bingung dengan jawaban dari Vincent.


Vincent tertawa pelan mendengar pertanyaan dari James, "belum ada pacar aku, cuman baru tanya-tanya aja biar nanti kalo aku punya, aku bisa mengerti dia," jawabnya tanpa dosa.


Buggghhh,,buggghhh,,bugghhh,,bugghhh.


Vincent langsung mendapatkan tinjuan-tinjuan maut dari ke tiga temanya itu.


"Mati aja loe di laut, sok-sok mikir berat ternyata masih jomblo, ngenes loe," ucap Martin yang kesal.


Alson menepuk bahu Vincent sekilas. "Yang sabar ya, nanti pasti juga akan ketemu jodoh kok, tunggu aja jodoh gak akan kemana, oke," ucap Alson memberikan semangat pada manusia yang baru saja di aniaya oleh teman-temannya itu.


Vincent menanggukan kepalnya singkat sebagai jawaban.


Kemudian Alson juga ikut melangkahkan kakinya keluar, menuju kamarnya.


Dia juga ingin beristirahat untuk persiapan makan malam nanti.


Hari ini benar-benar melelahkan, dia harus mempersiapkan diri dan pikiranya untuk menghadapi hari besok, yang masih belum di ketahui akhirnya.


Namun di perjalanaya menuju kamar, dia mendengar suara seseorang sedang memainkan piano.


Suara yang terdengar sangat merdu dan indah, mampu menenangkan jiwa siapa pun yang mendengar, membuatnya melangkah mendekat dan mencari sumber suara itu.


Perlahan namun jelas, dia mulai bisa mendengar suara itu.


"Siapa yang memainkan piano se bagus ini?" Tanyanya dalam hati, ketika belum melihat sosoknya.


To be continue.


*Jangan lupa sedakah Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**😘😘 *


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


Follow IG Author @Andrieta_Rendra


Maaf ya gengs, beberapa hari ini mimin updatenya satu chpater doang, soalnya keadaan tubuh yang masih belum stabil, membuat mimin susah untuk menulis banyak, dan mungkin untuk kidah arvan dan lucas akan mimin lanjut besok ya 🙏🏻🙏🏻


Maafin ya semua, mimin masih usahakan update kok, meskipun tubuh yang kurang fit, tapi demi kalian semu tercinta mimin usahakan walaupun hanya satu chapter.


Terima kasih pengertianya 🙏🏻🙏🏻