Love Me Please My Wife

Love Me Please My Wife
Spoiler 2



Jangan lupa sebelum membaca Pastikan sudah mengklik tombol Like terlebih dahulu !!!


Jangan sinder ya !!


🌹 Happy Reading 🌹


"Paman this time to playing," serunya pelan. Dan mulai melayangkan pisaunya kembali ke wajah pria itu.


"Arrggghh tidaakk ampunnn jangannn,” teriak pria itu kesakitan di saat Griffin mulai menyayat wajahnya dan sampai akhirnya Griffin mulai mencongkel kedua bola matanya.


Bahkan Grffin dengan berani memotong lidah pria itu lalu membuangnya sembarangan.


“Haishh, Griffin bosan paman, kamu gak seru,” lirihnya pelan lalu menikam perut pria itu berkali-kali tanpa ampun bagaikan sedang menusuk boneka beruang yang hanya mengeluarkan busa.


Melihat Griffin yang sudah membabi buta, Zein langsung segera menghentikanya. “Griffin, dia sudah mati oke, sudah cukup, sekarang ayo kita ke target selanjutnya.” Ajak Zein yang akan terus melatih jiwa Psychopat dalam tubuh Grifiin.


“Kak Briel, kak Albert, aku akan melatihnya menjadi orang hebat, lihat saja kalian pasti akan bangga denganya.” Batin Zein merasa puas dengam hasil pembunuhan pertama yang di lakukan oleh keponakanya.


Zein terus menerus membawa Griffin untuk menghabisi target-target mereka dengan senuah siksaan dan permainan kecil yang di anggap sangat menggemaskan. Membuatnya semakin tau cara mana lebih bisa membuat kepuasan di hatinya.


Dan hari ini cukup 8 korban yang telah di mutilasi olehnya, dan setelah itu Zein memintanya untuk membersihkan tubuhnya dari darah-darah yang menempel di tubuhnya.


Waktu sudah menunjukkan pukul 3 dini hari. Zein langsung mengantar Griffin untuk kembali pulang ke rumahnya.


Sesampainya di rumah, terlihat Jesper dan Valen yang sedangn berada di depan rumah Jesper dengan perasaan yang sangat khwatir.


“Itu Griffin dan Zein,” seru Valen yang melihat kedatangan dua pria yang sedari tadi nyaris membuat mereka gila.


Sebenarnya jika hanya Zein saja yang tidak pulang, maka Valen tidak akan pernah mempermasalahkanya. Karna anak itu memang sudah sering tidak pulanh sampai beberapa hari lamanya.


Namun saat ini dia tengah membawa Griffin keponakanya. Valen sangat takut jika Zein mengajarkan Griffin hal di luar batas.


Jesper terlihat dingin menatap ke arah Griffin, “kamu masuk ke dalam kamar sekarang!” Perintah Jesper dengan sedikit menaikkan suaranya.


Dengan acuh Griffin langsung melangkah masuk ke kamar, tanpa perduli dengan Nenek dan Pamanya yang masih berada di luar. Baginya ini adalah pertama kalinya Kakeknya itu membentaknya, dan itu sedikit membuatnya merasa tidak di sayang.


Setelah Griffin masuk ke dalam, Jesper dan Valen langsung menarik Zein untuk masuk ke dalam rumah juga. Namun beruntungnya Jesper memasang peredam suara di kamar Griffin. Sehingga dia tidak akan pernah mendengar apa yang akan di bicarakan orang-orang di luar.


“Zein apa yang sudah kamu lakukan sekarang! Kemana kamu membawanya tadi!” Bentak Jesper dengan menahan emosinya.


Plaaakkkk Valen replek langsung melayangkan satu tamparan yang cukup keras di pipi Zein.


“Bunda nampar Zein?” Sahutnya terkejut jika Valen berani menamparnya. Seimur hidupnya ini Valen hanya bersikap lemah lembut tanpa tahu cara memukulnya. Namun kali ini untuk yang pertama kalinya Valen menampar dirinya.


“Iya Bunda memukul mu Zein, karna kamu sudah lancang mengajarkan keponakanmu sendiri cara membunuh di usianya yang masih sangat kecil.Ya Allah Zein, apa yang ada di otak mu ha,” tangis Valen yang tak habis pikir dengan jalan pikiran dari anaknya ini.


“Bunda sudah mendidikmu sedari kecil Zein, tapi jika memang kamu mengikuti langkah dari Papah kamu. Bunda sama sekali tidak bisa melarangnya. Itu hak kamu dan dosa juga kamu yang menanggungnya. Tapi Griffin masih kecil, apa jadinya nanti Akhlaknya dia ketika besar?” Serunya lagi menasehati anak kakaknya ini.


Jesper merangkul tubuh Valen agar emosinya tidak meledak seperti ini, “sudahlah mungkin memang ini sudah saatnya Griffin belajar, ini sudah kita diskusikan tadi Valen, tolong jangan mengubah keputusan yang sudah ada,” balas Jesper membela Zein.


Dia membenarkan sikap Zein yang sudah lebih dulu mengambil star untuk membentuk kekuatan Griffin, walaupun untuk kelas membunuh ini adalah hal yang terlalu cepat. Namun Jesper bisa memakluminya.


Karna sedari kecil memang Griffin sudah saatnya di bekali oleh jiwa Psychopat ini, mengintat dirinya memanglah penguasa Dunia selanjutnya. Dan terlebih lagi dirinya yang banyak di incar musuh.


To be continue.


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭*Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**😘😘 *


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


Follow IG Author @Andrieta_Rendra


Sekedar info ya gengs, karya Griffin'S Struggle akan Mimin PO di akhir bulan ini.


Dan kemungkinan akan Ready di pertengahan bulan Agustus.


Untuk yang bertanya kenapa gak update di Nt, saya hanya mengingatkan jika ini adalah karya dengan adegan kekerasan ya. Bukan romance sesungguhnya. Namun akan ada kisah cinta Jesper dan Valen yang terselipikan di dalamnya.


Karya cetak berjumlah 300 halaman ya, dan 10 halamanya akan Mimin upload di sini sebagai spoiler. jadi mungkin harga akan sedikit mahal. Namun karna POnya masih lama . Masih bisa nabung dulu ya teman-teman.🙏🏻


Terima kasih m.