Love Me Please My Wife

Love Me Please My Wife
Chapter 28



🌹 Happy Reading 🌹


Saat ini keduanya tengah duduk saling berdiam dan larut ke dalam pikiraan mereka masing-masing.


Sampai akhirnya Morgan memilih untuk membuka suara terlebih dahulu, “Briell, sebenarnya apa arti dari kode kepalan tangan yang kamu berikan tadi?” tanya Morgan yang masih belum mengerti dan penasaraan dengan sikap Briell yang tiba-tiba menjadi bersahabat denganya.


Mendapatkan pertanyaan itu, Briell menjadi bungkam sejenak untuk memikirkan kalimat apa yang harus dia ungkapkan saat ini.


“Mari kita berteman,” lirihnya pelan dan ragu, namun karna hanya keheningan yang ada di dalam kamar itu, membuat Morgan bisa mendengar dengan jelas apa yang barusan di katakan oleh istrinya itu.


Morgan memilih untuk diam sejenak agar bisa mencerna baik-baik semua kalimat yang yang keluar dari mulut Briell, “apa kamu bisa memperjelasnya ? Berteman seperti apa yang kamu maksud?” dia membutuhkan penjelasaan yang lebih lagi agar bisa memahaminya dengan sempurna, dan pertanyaan itu malah membuat Briell menjadi salah tingkah di buat oleh Morgan.


“Iyah, kita berteman misalnya bekerja sama menjadi satu tim yang solid,” ujarnya kali ini dengan raut wajah yang serius tanpa keraguan sama sekali yang terlihat.


Namun kalimat Briell barusan, malah membuat Morgan mentapnya dengan aneh tanpa berkedip, menunggu apa yang akan di lakukan atau di ucapkan oleh istrinya itu selanjutanya.


Sedangkan Briell yang melihat Morgan menatapnya dengan tatapan Aneh, perlahan menghembuskan nafasnya kasar, dia yakin jika suaminya ini terlalu bodoh untuk mengerti kalimat ambigu yang dia berikan.


Sambil menggelengkan kepalanya pusing, Briell langsung mengambil ponselnya yang berada di atas meja, lalu mencari sebuah file yang tersimpan di dalam ponsel cerdasanya itu.


Dan setelah mendapakan file itu, dia langsung memperlihatkanya kepada Morgan untuk memberikan bukti rekaman CCTV yang kemarin sempat di hapus oleh Aiden, kini dia telah berhasil memulihkanya.


Dengan tenang Morgan menerima ponsel Briell dan mulai melihat isi rekaman itu. Dan beberapa detik kemudian, wajah Morgan terlihat berubah warna menjadi merah padam. Saat ini dia bisa melihat dengan jelas siapa pelaku kriminal yang menjebak dirinya itu.


Selesai menonton vidio itu, Briell kembali memberikan sebuah bukti yang memperlihatkan Victor dan Clarissa yang sedang melakukan Morena Despacito di luar pernikahaan mereka.


Yang itu berarti mereka melakukanya di saat Clarissa masih berpacaran denganya dan sudah bertunangan, “aaaahhhh brengseekk kalian,” emosinya sambil meninju meja di hadapanya yang terbuat dari kaca itu hingga pecah.


Dengan emosi Morgan menoleh pada Briell yang saat ini juga sedang menatapnya santai, “apa?” Bentak Briell yang tidak terima dengan tatapan iblis Morgan yang mengarah kepadanya.


“Dari mana kamu mendapatkan semua vidio ini dengan sangat lengkap, bahkan kamu memiliki rekaman CCTV yang ada di dalam apartemen milik Victor,” ujarnya sinis perlahan mulai memperlihatkan sisi gelapnya.


Melihat tatapan tajam penuh emosi , Briell langsung tersenyum puas dengan itu, memang rencanya dari awal ingin membangunkan jiwa iblis yang ada di dalam diri Morgan, dia mau agar suaminya ini berubah dan tidak menjadi bodoh terus menerus yang akan menjadi boomerang untuk dirinya sendiri.


Briell mau Morgan menjadi kuat agar bisa melawan seluruh keluarga dan membuka rahasia apa yang tersimpan rapat di dalam keluarga ini.


To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **🙏🏻😊*


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


Follow IG Author @Andrieta_Rendra