Love Me Please My Wife

Love Me Please My Wife
Chapter 29



🌹 Happy Reading 🌹


Briell merasa puas dengan perubahan Morgan saat ini, dia benar-benar akan berusaha membuat suaminya itu berubah sifat.


Dia sudah mengambil langkah untuk membantu Morgan agar bisa keluar dari masalah besar yang dia terima saat ini.


Briell tau pasti ada yang tidak beres dalam keluarga ini dan dia berjanji akan membuka kasus ini secara detail dan sempurna.


“Inilah yang aku inginkan Morgan, jika perlu kamu mengeluarkan segala kebencian yang selama ini kamu pendam sendiri, jadilah orang kuat agar kamu bisa melawan dunia dan orang-orang yang merendahkan mu itu.” Gumam Briell dalam hati sambil tersenyum-senyum sendiri membayangkan bagaimana nanti jika Morgan di takuti oleh keluarganya dan orang lain bagaikan raja.


Morgan yang sedari tadi menunggu jawaban namun tak kunjung mendapatkannya,kini perlahan dia mendekatkan wajahnya untuk menatap Briell lebih dekat.


Dia bisa melihat begitu jelas jika saat inu istrinya itu tengah tersenyum dengan mata yang terfokus ke depan namun pikiranya entah kemana, yang membuat Morgan merasakan jika bulu kuduknya berdiri seketika.


Namun Morgan mencoba menetralisirkan otaknya dulu agar mejadi waras dia tidak ingin berpikir negatif tentang hal-hal gaib, dia mencoba untuk menempelkan tanganya pada kening istrinya untuk mengecek suhu tubuh Briell apakah normal atau tidak, tapi sejauh ini dia melihat semuanya normal dan tidak ada masalah.


Dia terdiam sejenak untuk memikirkan cara apa yang cocok untuk mengembalikan kesadaran istrinya itu, pasalanya dia sudah memanggil dan menggoyang-goyangkan tubuh Briell namun tetap saja, istrinya itu masih tersenyum-senyum sendiri bahkan kadang tertawa nyaring.


Dan di saat Morgan tengah bingung dengan sikap Briell saat ini.


Briell malah asik dengan berimajinasi membayangkan jika Clarissa dan Victor akan menjadi pelayan pribadinya.


Di dalam imajinasinya di mengkhayalkan dirinya yang menjadi seorang ratu yang di layani oleh seluruh Laki-laki yang melayaninya.


Zein dan Aiden berdiri di kanan dan kiri untuk mengipasinya, sedangkan Clarissa dan Rose memijat kakinya.


Morgan yang menjadi raja duduk dengan santai di sebelahnya dengan gagah dan berwibawa.


Sedangkan Martin, James, Vincent menjadi rakyat jelata yang mengemis padanya.


“Hahahhahahahahhahahahah,” taunya yang sangat menunjukkan kepuasaan dalam berimajinasi.


Dan tiba-tiba....................


Byuuurrrrr


“Aaaaahhhhhhhssshhhh sialaan,” umpatan kesal karna tiba-tiba ada yang menyiraminya dengan air dingin.


Briell langsung mengeluarkan tatapan membunuhnya pada Morgan si pelaku tindak kriminal saat ini.


Dengan senyum terpaksa Morgan menatap ke arah Briell dengan senyuman jahilnya. “Briell Viss,” serunya mengeluarkan dua jari tanda perdamaian dan detik kemudian dia perlahan melangkah melarikan diri dari tanduk singa yang sudah mengeluarkan api.


“Morgan kamu benar-benar ya," teriak Briell dengan emosi merapi yang sedang erupsi.


"Ammmpuunnn, Briell janji gak ulangin, aaaahhhhh." Jeritanya Morgan yang terdengar sangat nyaring.


Buggghhhh,,bugghhh...


Hingga dari luar kamar sampai ke post security hanya terdengar suara teriakan jeritan Morgan yang di bantai habis oleh singa betina, dan berharap semoga besok tidak ada breaking news suami mati mengenaskan akibat KDRT dari istrinya, yang di sebabkan keisenganya menghancurkan imajinasi indah istrinya.


To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **🙏🏻😊*


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


Follow IG Author @Andrieta_Rendra