Love Me Please My Wife

Love Me Please My Wife
Chapter 24



🌹 Happy Reading 🌹


Briell yang di tanya seperti itu, dengan reflek dia menanggukan kepalanya pelan sambil terus menikmati makanya, “its okay,” jawabnya singkat jelas dan padat membuat Trevor dan Rose saling menatap satu sama lain melihat ke tidak sopanan menantunya itu.


Ketty yang sedari tadi melihat sikap Briell pun akhirnya ikut berkomentar. “Cikh benar-benar bar bar, sangat tidak pantas sekali kamu bersanding dengan keponakan saya yang lembut dan humble, dasar wanita bodoh sudah menikah dengan pangeran masih saja banyak tingkah,”singungnya yang membuat Briell tertawa sinis mendengarnya.


“Jadi keponakan mu ini pangeran?” tanyanya dengan suara yang mengejek.


Morgan yang melihat adanya percikan api yang memancing emosi istrinya mencoba menggengam tangan Briell, “sudah tidak usah di layani.” Bisiknya pelan di telinga Briell.


“Jelas dia pangeran, seluruh keturunan kami itu adalah yang terbaik,” sahut Ketty dengan sombongnya.


“Jika keponakannmu ini adalah Pangeran, lalu mengapa dia di tinggalkan waktu pernikahaany,” sinisnya menatap ke arah Ketty dan Clarissa.


Sontak Clarissa yang geram dengan ucapan Briell, dengan reflek langsung menyiramkan air ke wajah Briell.


“Aaahhh.” Desah Briell ketika air itu membasahi wajahnya.


“Clarissa apa-apaan kamu ha,” bentak Morgan dengan emosi, lalu membantu Briell mengeringkan wajahnya.


Trevor dan Rose yang melihat itu hanya mampu terdiam tanpa berkata, sedangankan Victor malah melangkah ke arah Briell dan juga ikut membantunya, membuat Clarissa semakin emosi.


“Di sini aku yang di khianati, kenapa kalian lebih menyanjungnya?” Tanyanya kepada seluruh keluarga.


Briell yang mendengar umpatan itu langsung melangkah ke arah Clarissa dengan tatapan membunuhnya. “Aaaaarrggghhhh.” Jeritan Clarisaa di saat Briell menggoreskan Garpu ke wajahnya hingga berdarah.


“Briell apa-apaan kamu? Jangan gila kamu Briell!” Bentak Morgan yang melihat Istrinya tidak bisa mengendalikan emosinya.


Trevor dan Rose juga hanya terdiam shok melihat sikap menantunya yang satu ini.


“Kamu gila.” Bentak Clarissa pada Briell sambil menahan sakit di wajahnya dengan darah yang terus mengalir.


Namun bukanya berhenti Briell malah menarik rambut itu dengan kasar. “Aaaarrrggghhh lepaskan aku!,” pinta Clarissa dengan mulai mengeluarkan air matanya menahan sakit yang hebat di kepalanya.


“Jika kamu merasa pintar, mengapa kamu memilih menikah dengan Victor di bandingkan dengan Morgan? Kamu meninggalkan Morgan hanya untuk seorang pria brengsek seperti Victor hahahhaha sungguh mengharukan.” Ucapnya lalu menghempaskan kepala Clarissa ke meja hingga berdarah .


“Briell.” Teriak Rose dan Ketty bersamaan di saat melihat Briell sudah melewati batasnya namun tidak di perdulikan oleh Briell.


“Lepaskan aku sakit.” Mohonya pada Briell agar melepaskan rambutnya dari gengamanya, namun bukanya melepas Briell semakin kencang menjambak rambut itu.


“Aku muak lihat wajah mu ini, kamu pikir aku bodoh bisa kalian kelabui ha? Aku bukan Morgan yang bisa kalian perlakukan se enaknya, aku sudah tau pelaku sebenarnya di malam itu, dan jangan pernah memancing kemarahanku jika kalian tidak mau saya bertindak pada kalian.” Tegasnya dengan kalimat yang penuh ancaman, dan replek Clarissa menganggukan kepalanya pelan.


Dan detik selanjutnya Briell melepaskan rambut itu, namun entah drama atau benar, Clarissa tiba-tiba saja pingsan jatuh ke lantai. Briell yang melihat itu memilih melangkahkan kakinya pergi tanpa membantu atau mengecek keadaanya lagi.


Dia langsung melangkah masuk ke dalam kamarnya dengan di susul oleh Morgan di belakangnya.


To be continue.


*Jangan lupa Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya gengs **🙏🏻😊*


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


Follow IG Author @Andrieta_Rendra