THE PERFECT GIRL

THE PERFECT GIRL
70 *SPECIAL MOMENT*



"Sayang.. Ini sudah sore, bangunlah, sayang." Arion membangunkan Grace yang sedang tertidur pulas.


"Eerrgghh, aku masih ngantuk, Ar. Jangan ganguin, ihh." Grace menutup wajahnya dengan menarik selimut tebal itu sampai ke ujung kepalanya.


Arion menarik kuat selimut itu dan menarik tangan Grace hingga dia terduduk.


"Kamu mau mandi sendiri atau aku yang mandikan? Atau kamu mau kita..." Ucapan Ar terhenti saat Grace menutup mulutnya menggunakan kedua telapak tangannya.


"Iya! Aku langsung bangkit! Aku langsung mandi!" Grace pun bangkit dari tempat tidur.


Tiba - tiba saja Ar menarik tangan Grace, membalikkan badannya dan "CUP..!!" Ar mencium sekilas bibir sang kekasih.


"Ar..!! Kamu itu yaa..!!" Hampir saja kepala Ar ditimpuk pakai bantal, untung saja Ar bergerak cepat berlari keluar kamar menghindari lemparan bantal itu.


Dengan wajah kesal, Grace pun mengambil pakaian ganti dan handuk untuk dibawa ke kamar mandi. Dia tidak ingin melakukan kesalahan seperti waktu itu lagi.


Selesai mandi, Arion mengajak Grace pergi ke suatu tempat yang tidak diketahui oleh Grace.


"Kita mau kemana sih? Kamu itu pelit banget sih!" Grace masih dalam mode ngambeknya.


Arion hanya terkekeh melihat tingkah lucu kekasihnya itu. Hari ini dia ingin menunjukkan sebuah kejutan yang luar biasa pada sang kekasih.


Sesampainya di sebuah Restoran Mewah, Ar mengajak Grace masuk ke dalam dan berhenti di sebuah pintu yang masih tertutup rapat. Ar memberikan aba - aba dari luar pintu tanpa di sadari oleh Grace.


"Semoga kamu menyukainya, sayang." Ar pun mendorong sedikit tubuh Grace hingga dia berada di tengah - tengan pintu itu. Grace yang masih kebingungan, mencoba membuka pintu tersebut dan masuk ke dalam diikuti oleh Arion.


Terdengar Sorak - sorai yang meriah dan nyanyian Happy Birthday to You (by. NN) yang di tujukan pada Grace.


Happy Birthday to You ~~


Happy Birthday to You ~~


Happy Birthday Dear Grace Victoria ~~


Happy Birthday to You ~~


"YEAY..!! SELAMAT ULANG TAHUN GRACE..!!"


Grace terdiam seperti patung tidak menyangka akan mendapat kejutan semeriah ini dari semua orang - orang terdekatnya. Dia sangat dan sangat terharu dengan apa yang dilihatnya hingga matanya berkaca - kaca.


"Happy Birthday Grace."


"Happy Birthday ya, Grace."


"Selamat Ulang Tahun, Grace."


Semua orang bergantian menyalami sambil memeluk dan memberikan kado secara bergantian pada Grace. Ada Daddy, Papa, Mommy, Mama, Lini dan Lina, Sam, Kak Adam, Kak Steve, Kak Silvia, Jeff, Anne, Wilsen, Ahza, Iwan, Nayaka, bahkan Ricky, Elvina dan Edzard pun datang untuk meramaikan acara Ulang Tahun Grace.


Arion pun membawa Grace ke dalam ruangan mewah yang berhiaskan balon - balon dan segala pernak - pernik yang ikut serta memeriahkan suasana acara ini. Sekarang Grace berhadapan dengan kue ulang tahun yang sederhana. Lilin - lilin juga sudah menyala di atasnya. Semua orang menyanyikan lagu "Tiup Lilinnya" sambil bertepuk tangan.



Tiup Lilinnya Tiup Lilinnya ~~


Tiup Lilinnya Sekarang juga ~~


Sekarang juga Sekarang juga ~~


Grace pun menutup matanya dan menyematkan jari - jarinya di depan dadanya sambil berkata dalam hati.


'Bapa Yang Baik, terimakasih atas kemurahan hati-Mu hingga pada hari ini kami semua bisa berkumpul di tempat ini. Di momen spesial ini, aku berharap semoga kebahagiaan, kehangatan dan keakraban kami akan selalu ada smapai selamanya. Semoga kami semua akan tetap menjadi keluarga besar yang akur dan saling mendukung, meskipun kami berbeda suku, agama dan ras. Dalam Nama Tuhan Yesus Anak-Mu yang Tunggal, aku berdoa dan mengucap Syukur. Amin.'


Grace pun meniup semua lilinnya sampai tuntas diiring sorak - sorai dari orang - orang yang sedang mengambil foto dan vidio. Sudah saatnya acara selanjutnya, semua orang bertepuk tangan dan menyanyikan lagu Potong Kuenya.


Potong Kuenya Potong Kuenya ~~


Potong Kuenya Sekarang juga ~~


Sekarang juga Sekarang juga ~~


Grace pun memotong sebagian kue itu menjadi potongan - potongan kecil.


Pertama, kue itu diberikan kepada Papa dan Mama.


Kedua, kue itu diberikan kepada Daddy dan Mommy.


Ketiga, kue itu diberikan kepada Arion


Setelah acara suap - menyuap kue itu selesai, Arion memberikan kado secara khusus pada Grace.



"Sayang, semoga kamu suka dengan hadiah kecilku untukmu. Untung saja di Momen Spesial ini, Authornya membuatku normal kembali. Kalau tidak, bagaimana bisa aku mengingat Hari Ulang Tahunmu dan mempersiapkan ini semua hanya untukmu?"


*Arion kurang ASEM..!! Kenapa Authornya diseret juga?!!*


Grace hanya terkekeh mendengar ucapan Arion. Sudah saatnya makan malam. Mereka semua berkumpul di meja makan yang sangat panjang. Acara ini seutuhnya adalah ide Arion. Tapi, dia tetap dibantu oleh semua orang. Orang - orang itu tidak suka jika mereka tidak ikut andil dalam mendekorasi ruangan itu.


Baru kali ini, Grace mendapat kejutan yang meriah seperti ini di hari Ulang Tahunnya. Biasanya, dia tidak merayakan Hari Ulang Tahunnya sampai - sampai dia secara pribadi lupa akan Hari Ulang Tahunnya.


"Terimakasih banyak semuanya.. Aku sangat bahagia, karena kalian semua mengingat dan bahkan merayakan Hari Ulang Tahunku sampai semeriah ini." Grace mengungkapkan perasaannya pada semua yang hadir di tempat itu.


 


 


**********


Special Momentini memang secara khusus Author tulis di eps 70 ini, untuk merayakan Hari Lahirnya Grace dan Authornya sendiri..


Semoga suka dengan ceritanya yaa..


Tidak lupa Author ucapkan terimakasih banyak bagi para readers setia The Perfect Girl..


Lempar yang banyak jempolnya untuk eps ini yaa..


Biar Authornya semakin semangat melanjutkan cerita ini..


Salam Kasih untuk Yang Terkasih 😊🙏


Love You All 💞