
Dalam perjalanan menuju pantai Hpnya Grey bunyi, Grey pun langsung memasang headphone nirkabelnya ke telinga "halo, ya bro ada apa ?" tanya Grey setelah tahu Rio yang menelpon
"Kamu dimana ini, kata ibu kamu ke gereja sama Lila trs gereja mana aku susul ya, ni aku nggak ada kerjaan bingung mo kemana." sahut Rio.
Grey mendengus kesal "huh! nggak usah nyusul ni aku sama Lila sudah pulang dari gereja, apeli aja tuh Melly pasti bahagia dia, lagian apa kurangnya Melly sih jelas jelas dia suka banget sama kamu, langsung aja sosor !"
Rio langsung protes "kenapa nggak elo sendiri yang ngapeli secara dia kan sekretaris elo, huh! menyebalkan. " umpatan Rio dibalas Grey dengan ketawa puas lalu ditutup telponnya tanpa menunggu Rio banyak bicara , cih! menganggu saja, lalu Grey menekan tombol non aktif pada HPnya. Lila memperhatikan tingkah Grey lalu bertanya
"Kok di off kan kak ? nanti kalo ada yang nyari kakak dan itu penting gimana ?" Grey tersenyum tanpa menoleh ke arah Lila, dia terus berkonsentrasi menyetir "biar konsen nyetirnya Lil " jawab Grey asal.
Lila menoleh ke arah Grey dia pengen bertanya soal semalam waktu Grey mengecup bibirnya, dia terus menatap Grey, ragu-ragu mau bertanya. Akhirnya mendengus dan menatap ke arah depan lagi.
"Ada apa Lil ?" tanya Grey "ada yang mau kamu tanyakan ?" sahut Grey lagi. Lila menatap lagi ke arah Grey dan akhirnya dia bertanya "kak, kenapa kakak kemarin mengecup bibir Lila ? kakak sudah mencuri ciuman pertamanya Lila huffft kakak harus ambil balik! "
Dan Grey langsung meminggirkan mobilnya dan menghentikan laju mobilnya yang membuat Lila kaget saat Grey melepas sabuk pengaman dan menatap Lila sangat dekat. Lila langsung memalingkan mukanya.
Grey menangkup wajah Lila dengan kedua tangannya memaksa Lila untuk menatapnya "yakin nih mau aku ambil balik kecupannya ? " sahut Grey sambil mendekatkan wajahnya ke Lila semakin mendekat dan langsung didorong sama Lila.
"Kakak ihhh apaan sih, maksud Lila tuh gimana caranya kakak hapus ingatan kemarin malam gitu lho kak, bukan seperti yang ada di pikiran kakak sekarang huh!" dengus Lila kesal.
Grey tertawa melihat Lila yang merona malu Grey menatap Lila hmm imut juga ya kalo dia malu batin Grey.
"Lil, kemarin tuh emangnya kena di bibir kamu ya heeee ya maaf waktu itu aku kesandung trs bibir aku mendarat deh di muka kamu secara kan wajah kita dekat banget waktu itu, ya aku nggak ngerti lah mana bibir, mana hidung, mana mata kamu kan gelap, ya sori klo kena bibir. "
Grey berbohong ke Lila supaya Lila tenang dan nggak mempermasalahkan lagi kecupannya kemarin yang memang sengaja dia lakukan hihihi batin Grey.
Lila pun percaya saat memandang ke mata Grey yang kelihatan bersungguh sungguh saat menjelaskannya lagi "ya udah kak, lupakan aja kalo kakak nggak sengaja. Lila maafkan kok." sahut Lila tersenyum lalu menepuk bahu Grey. dan Grey pun lega dia memasang kembali sabuk pengamannya dan melajukan mobilnya ke arah pantai.
Setelah satu jam perjalanan Grey melirik ke arah Lila lalu tersenyum saat melihat Lila tertidur pulas. Grey membiarkan Lila tidur, lalu dia mengaktifkan lagi HPnya dia mengklik nomer ibunya "halo Bu, Lila sama Grey mau ke pantai refreshing sebentar Bu hmm kayaknya sampe rumah agak petang nanti." kata Grey yang langsung mendapatkan lampu ijo dari ibunya.
Setelah 2 jam perjalanan mereka tempuh sampailah mobil Grey di pantai dan Grey memilih parkiran mobil yang paling teduh lalu mematikan mesin mobilnya dan membuka sabuk pengamannya lalu dia menoleh ke arah Lila hufft imutnya gumam Grey pelan.
"Sudah bangun ?" suara Grey membuat Lila kaget. "kak ini pantai ? kok kakak nggak bilang kita mau kesini sih? bikin Lila pengen main air tapi Lila kan nggak bawa baju ganti hufft" cerocos Lila sambil memonyongkan bibirnya ke arah Grey yang langsung dikecup sama Grey.
Lila membelalakkan matanya tp tidak dihiraukan Grey yang langsung melangkah keluar dari mobilnya. dia merentangkan tangannya ke arah depan dan ke atas melepas penat setelah menyetir dua jam tadi.
"Kak !!!" teriak Lila sambil ikutan keluar dari mobil melangkah ke arah depannya Grey memelototkan matanya "maksudnya tadi apa ?" tanya Lila sambil memukul dada bidangnya Grey.
Grey menghela napas panjang dan menatap Lila lalu tersenyum dan memegang tangan Lila yang memukul dada bidangnya. Lila mau menarik tangannya tapi ditahan sama Grey. Grey menatap Lila tajam yang membuat Lila jengah.
Lila memalingkan muka yang langsung ditangkup wajah Lila dengan kedua tangan Grey dan Grey pun mengecup bibir Lila lagi agak lama dan mulai ********** lembut dan entah kenapa ciumannya Grey membuat Lila merasa hangat dan nyaman tanpa sadar Lila pun membalas ciumannya Grey.
Mereka terbuai akan kehangatan ciuman mereka dan perasaan yang indah dan hangat yang mereka rasakan saat ini.
Sesaat kemudian Grey melepaskan ciumannya yang membuat Lila tidak bisa berdiri tegak lagi ya lutut Lila terasa lemas tubuh Lila langsung di dekap Grey ke dalam pelukannya. Grey memeluk Lila erat sambil melepas gairahnya yang mulai menggebu kalo dilanjutkan bakal bahaya batin Grey.
Makanya dia segera menghentikan ciumannya. Grey mengecup pucuk kepalanya Lila dan berucap "Lil kamu mau nggak jadi pacar aku ? baru kali ini aku merasakan rasa yang lain sama seorang cewek, ya baru ini sama kamu, aku merasakan rindu, ingin selalu bertemu dan takut kehilangan."
Lila diam membisu di dalam pelukannya Grey dia tidak tahu harus menjawab apa tiba tiba Lila pengen menangis hiks hiks hiks dan Grey pun kaget tahu Lila menangis dalam pelukannya dia langsung menjauhkan Lila dari tubuhnya agar dia bisa menatap wajah Lila lalu Grey menghapus air mata Lila dengan bibirnya kemudian dia mencium mata Lila agak lama sambil mengelus punggung Lila berharap Lila bisa tenang dan tidak menangis lagi.
Setelah Lila tenang Grey mencium kening Lila lalu menatap wajah Lila dan bertanya "Lil kamu kenapa ? maafkan kakak ya .'" ucap Grey.
"Maafkan Lila sudah bikin kakak bingung dan khawatir, Lila masih bingung dengan perasaan Lila dan Lila takut kak." sahut Lila kembali terisak.
"Hei hei jangan menangis lagi Lil, wajah kamu jadi jelek kayak nenek nenek nanti klo kebanyakan nangis." goda Grey. "memangnya kamu takut apa ?" tanya Grey bingung.
Salam kenal buat semuanya, ini karya pertama saya, mohon dukungannya🙏
Mohon tinggalkan jejak like, komen dan vote di setiap episodenya.
Terima kasih banyak. God Bless You all readers😘🤗