Lila And Grey

Lila And Grey
Tahap mengenal lebih dalam



Grey akhirnya meraih tangan Lila dan menariknya menuju ke bibir pantai mereka tidak ingin terlalu dekat ke pantai takut terkena air karena mereka berdua nggak bawa baju ganti.


Lila menatap Grey dari samping setelah bisa menenangkan diri akhirnya Lila berkata "kak, Lila takut kalo Lila nanti tidak bisa mengimbangi kakak bagaimana pandangan orang lain nanti, secara kakak kan orang sukses,terpandang,cerdas dan......."


Belum selesai Lila ngomong sudah dipotong sama Grey "yang pacaran sama kamu nanti aku apa orang lain ? kenapa peduli sama pandangan orang lain sih yang penting kita saling mengenal, saling cinta dan bisa bahagia cukup kan." sahut Grey.


Lila menghela napas pelan pelan lalu berkata lagi "aku hanya gadis dari keluarga yang sederhana kak, ayahku cuma seorang pedagang biasa di pasar X di kota S, dan aku ambil jurusan sekretaris karena aku ingin bisa cepat lulus dan bekerja meringankan beban orangtuaku." Lila menatap Grey dari samping dan berkata lagi "aku sebenernya sudah mempunyai rasa untuk cowok lain, cuma..........."


Belum selesai ngomong tiba tiba tubuh Lila ditarik Grey menghadap ke dia dan berkata dengan tegas "nggak boleh ada rasa buat cowok lain Lil, kamu milikku dan aku sudah memberi stempel kepemilikan tadi waktu aku mencium bibir kamu." Grey menatap tajam ke arah Lila dan saat Lila mendongak Grey pun mengecup bibir Lila kembali.


Lila juga bingung saat bersama Grey, saat dicium Grey perasaannya untuk Dony yang sudah lama dia pendam lama-lama memudar.


"Hufft baiklah kak, kita mencoba untuk saling mengenal lebih dalam dulu, kalo tidak cocok ya kita putuskan nanti kita bersahabat saja."


Grey mendengus kesal "cih! siapa bilang tidak cocok, enak aja aku merasa cocok banget sama kamu dan aku nggak mau cewek lain selain kamu titik nggak pake koma."


Lila tertawa melihat tingkah Grey yang kekanak kanakkan.melihat Lila tertawa dada Grey membuncah senang lalu dia mendekap Lila kembali ke pelukannya sambil menatap ke arah pantai melihat ombak yang begitu indah dan aroma cinta yang begitu manis membuat Grey merasa begitu bahagia.


Walaupun Lila masih belum sepenuhnya menerima dia sebagai kekasihnya tetapi paling tidak Lila memberikan Grey kesempatan untuk lebih membuktikan cinta,perhatian dan kasih sayangnya pada Lila.


Krruuuuukkkkkkkkk.


Grey menoleh ke arah Lila sambil tertawa kecil "kamu laper ya ?" Lila malu tidak menjawab malah menyembunyikan wajahnya di dada Grey yang semakin membuat Grey gemas, Grey mengecup ujung kepala Lila kemudian menarik Lila ke parkiran mobil setelah masuk memakaikan sabuk pengamannya Lila, memasang sabuk pengamannya sendiri dan melajukan mobilnya meninggalkan pantai menuju ke resto terdekat, kasihan Lila kalo terlalu jauh cacing cacing dalam perutnya Lila bisa demo besar besaran sama Grey.


Grey membelokkan mobilnya ke sebuah resto yang cukup besar dan ramai kayaknya enak masakannya batin Grey. Jaraknya dari pantai juga cuma 10 menit aman untuk Lila yang kayaknya sudah lapar tingkat dewa. Mereka pun turun, masuk ke resto tersebut dan memesan beberapa makanan yang kebanyakan masakan ikan dan udang " eh tunggu kamu nggak alergi seafood kan?" tanya Grey. Lila menggeleng dan tersenyum dia senang Grey begitu perhatian. Tidak begitu lama makanan dan minuman yang mereka pesan datang.


Pelayannya seorang cowok yang tanpa sadar tingkahnya diawasi Grey karena pelayan itu menatap tidak berkedip ke arah Lila eheeemmm Grey pun berdehem dengan sengaja yang langsung membuyarkan tatapan si pelayan tadi dan langsung ngacir meninggalkan mereka.


"Lil jangan pernah tersenyum semanis itu di depan cowok lain selain aku, itu bahaya tahu nggak ?" Grey langsung pasang sikap posesifnya lagi dia nggak rela ada cowok lain menatap Lila cih! pengen aku uleg pake sambel pelayan tadi berani beraninya menatap Lila ku batin Grey.


"Aaaaa ayok mangap Lil aku pengen menyuapi kamu" ucap Grey semangat yang bikin Lila malu karna ada beberapa pasang mata yang menatap kemesraan yang Grey tunjukkan. Setelah Grey terus menyodorkan sendoknya akhirnya Lila mangap dan mengunyah makanan yang disuapkan Grey dengan malu.


Setelah mereka selesai makan mereka pun cepat cepat melangkah ke mobil dan Grey melajukan mobilnya agak cepat takut kemalaman dan Lila nggak diijinkan masuk ke kostnya.


Grey melirik ke arah Lila yang tampak tegang "tenang Lil, bentar lagi nyampe ke kost kamu, lagian kalo sudah ditutup gerbangnya kamu ijin lagi gih sama ibu kost kamu terus kamu bisa nginap lagi di rumah aku heeee." kata Grey sambil meringis yang langsung dapat cubitan di pinggangnya "aw Lil bahaya nih aku lagi nyetir lho " Lila menoleh ke Grey dan mencebikkan bibirnya.


" Lil kamu sedang menggoda aku untuk aku cium lagi ya." sahut Grey dan Lila langsung menutup bibirnya dengan kedua tangannya yang membuat Grey langsung tertawa melihat tingkah Lila.


Akhirnya jam 8 tepat mereka sampe di depan kostnya Lila saat Lila melepas sabuk pengaman dan buruan mau turun dari mobil tangannya ditarik Grey dan Grey mengecup pipi Lila "selamat tidur ya cantik" ucap Grey sambil tersenyum. Lila pun langsung merona dan buruan turun dari mobil dan berlari masuk ke kostnya. Grey tertawa lagi melihat tingkahnya Lila.


Grey pun melajukan mobilnya untuk pulang, begitu masuk ke dalam rumah langsung diberondong pertanyaan sama Bu Ratih "Lila aman kan Grey nggak kamu apa apain kan ingat jaga kesuciannya Lila kalo mau ngapa ngapain nikahin dulu Lila nya hmm terus sekarang Lilanya mana ?"


Grey tersenyum manis mencium punggung tangan ibunya dan memeluknya setelah melepas pelukannya Grey menjawab " aman Bu, Lila gadis yang baik mana mungkin Grey tega merusak Lila sih lagian Grey cinta sama Lila Bu dan Grey juga sudah nembak Lila tadi." wajah Bu Ratih langsung sumringah bahagia


"Ya sudah besok kalian langsung menikah aja ndaftar dulu ke kantor catatan sipil baru nanti pemberkatan di gereja." sahut Bu Ratih menggebu nggebu saking bahagianya.


Grey menghembuskan napas pelan pelan menatap wajah ibunya yang saat ini sudah Grey ajak duduk di sofa ruang tamu "Bu, nikah itu harus saling mengenal lebih dulu nggak bisa terburu buru walaupun Grey sudah yakin sama Lila tetapi Lila itu cewek Bu dia lebih butuh waktu untuk bisa lebih mengenal Grey."


Bu Ratih agak kecewa dan berkata lirih "tapi Grey ibu cepat cepat ingin menimang cucu, dan ibu sangat cocok dan sangat menyayangi Lila jangan lama lama masa pengenalannya ya seminggu aja cukup kan?"


Grey tertawa, kenapa kalo begini ini ibu mirip banget ya sama Lila kalo pas ngambek, batin Grey.


"Iya ibuku wanita paling cantik sedunia setelah Lila heeee jangan kuatir pokoknya Grey usahakan secepatnya untuk menikahi Lila, sudah ya Bu ni Grey udah gerah banget mau naik dulu keatas, mandi dan istirahat ." sahut Grey sambil mengecup pipi ibunya.


Salam kenal buat semuanya, ini karya pertama saya, mohon dukungannya🙏


Mohon tinggalkan jejak like, komen dan vote di setiap episodenya.


Terima kasih banyak. God Bless You all readers😘🤗